Analisis Positioning Produk Aloe vera Dessert Implikasinya Terhadap Strategi Pemasaran pada PT. Niramas Utama Indonesia.

HADRON, ZAIFUL (2001) Analisis Positioning Produk Aloe vera Dessert Implikasinya Terhadap Strategi Pemasaran pada PT. Niramas Utama Indonesia. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
r18_01-ZaifulBadron-cover.pdf

Download (353kB)
[img]
Preview
PDF
r18_02-ZaifulBadron-ringkasaneksekutif.pdf

Download (415kB)
[img]
Preview
PDF
r18_03-ZaifulBadron-daftarisi.pdf

Download (308kB)
[img]
Preview
PDF
r18_04-ZaifulBadron-pendahuluan.pdf

Download (366kB)

Abstract

Salah satu jenis tanaman yang dapat dikembangkan menjadi ptoduk pangan baru adalah lidah buaya. Tanaman lidah buaya memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, baik sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat. Banyaknya kegunaan atau nilai lebih dari lidah buaya telah mendorong munculnya ide untuk menjadikan makanan ataupun minuman kesehatan seperti koktail, yoghurt, es krim ataupun salad. Di Indonesia sendiri pemanfaatan lidah buayasebagai obat dan produk makanan belum banyak dikenal masyarakat, karena umumnya tanaman ini dijadikan tanaman pekarangan dan dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, tanpa mengetahui manfaatnya lebih jauh. Namun ada beberapa perusahaan yang berhasil mengolah lidah buaya menjadi koktail ataupun juice sebagai makanan kesehatan. PT. Niramas Utama Indonesia telah merintis membuat lidah buaya sebagai makanan kesehatan yang biasa disebut Aloe vera Dessert pada Mei 1999. Sebagai perusahaan yang sejak awal memproduksi Nata de Coco dan Jelly, dalam memulai memproduksi Aloe vera Dessert tidaklah begitu sulit sebab teknologi untuk membuat Nata de Coco bisa diterapkan pada lidah buaya. Dalam memasarkan Aloe vera Dessert, PT Niramas Utama Indonesia menghadapi banyak kesulitan, disebabkan konsumen melihat produk Aloe vera Dessert sebagai produk shampo ataupun produk . kecantikan, hingga konsumen enggan untuk mengkonsumsi produk tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan perumusan masalah yang akan akan dibahas dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana perilaku konsumen dalam tahapan keputusan pembelian produk Aloe vera Dessert. 2) Bagaimana positioning produk Aloe vera Dessert pada saat ini. 3)Apa yang harus dilakukan oleh PT Niramas Utama Indonesia untuk menghadapi berbagai kendala dalam pemasaran produknya. 4) Bagaimana formulasi strategi pemasaran PT Niramas Utama Indonesia dalam memposisikan produknya. Sejalan dengan permasalahan yang telah dirumuskan diatas maka tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis perilaku konsumerr dalam tahapan keputusan pembelian produk Aloe vera Dessert. 2) Menganalisis positioning produk Aloe vera Dessert berdasarkan persepsi konsumen. 3) Menganalisis strategi pemasaran PT Niramas Utama Indonesia dalam memposisikan produknya di benak konsumen. 4) Merekomendasikan suatu konsep strategi pemasaran, yaitu positioning produk Aloe vera Dessert yang sesuai dan bermanfaat bagi pengembangan usaha PT. Niramas Utama Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang bertujuan memperoleh gambaran yang jelas mengenai subjek yang diteliti. Materi yang disurvei adalah perilaku konsumen dalam keputusan pembelian dan positioning produk. Langkah-langkah penelitian sebagai berikut: 1)Mengumpulkan data dan informasi tentang produk Aloe vera Dessert, baik dari perusahaan tempat penelitian maupun lembaga dan instansi lain yang berkaitan dengan industri ini. 2) Mengumpulkan data dari responden dengan menyebarkan kuesioner tentang perilaku konsumen pada tahapan keputusan pembelian dan posisi produk Aloe vera Dessert berdasarkan persepsi konsumen. 3) Menyusun dan merekomendasikan strategi pemasaran berdasarkan perilaku konsumen dan positioning produk dari hasil kuesioner untuk mengembangkan bisnis Aloe vera Dessert yang diproduksi oleh PT Niramas Utama Indonesia. Pembahasan perilaku konsumen dalam keputusan pembelian Aloe vera Dessert INACO ditujukan untuk memahami bagaimana konsumen memutuskan pembelian dari tahapan sebagai berikut pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan pasca pembelian. Analisis ini bertujuan untuk mengembangkan perencanaan strategi pemasaran INACO. Hasil analisis ini bertujuan melihat posisi konsumen dalam tahapan keputusan pembelian. Pembahasan analisis positioning produk Aloe vera Dessert dimulai dari mensegmentasikan pasar dan menargetkan pasar INACO. Mensegmentasikan dan menargetkan pasar menggunakan peubah demografi dan perilaku konsumen (motivasi dan manfaat pembelian) dalam keputusan pembelian merek. Analisis Positioning Produk menggunakan dua metode yaitu analisis Citra dan Biplot. Pembahasan analisis Citra dan Biplot bertujuan untuk mengidentifikasikan keunggulan produk Aloe vera Dessert INACO dilihat dari atribut harga, kemasan, citarasa, rasa manis, rasa asam, tekstur, aroma, warna, kesegaran dan merek. Berdasarkan hasil survei konsumen menunjukan bahwa dari sejumlah 130 orang responden, sebanyak 96,92 % responden masih mengasosiasikan atau yang pertama kali yang difikirkan setelah mendengar kata lidah buaya adalah shampo, dan 3,08 % responden mengasosiasikan sebagai body lotion dan tanaman Hal ini berarti bahwa di mata responden lidah buaya masih diasumsikan atau diposisikan sebagai produk shampoo Analisis perilaku keputusan pembelian Aloe vera Dessert menunjukkan bahwa posisi konsumen dalam tahap keputusan pembelian (pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, proses pembelian dan proses pascapembelian) berdasarkan survei perilaku konsumen produk Aloe vera Dessert berada pada tahapan pencarian informasi di sebabkan : (1) Motivasi pembelian produk Aloe vera Dessert oleh konsumen masih didasarkan pada keinginan mencoba (60.81%). (2) Konsumen mendapatkan informasi tentang produk masih dalam bentuk komunikasi personal yaitu "dari mulut ke mulu!" dengan persentase 69.37%. (3) Konsumen mengevaluasi alternatif yang ada dengan pertimbangan rasa, dan merek (77.03%). (4) Konsumen berdasarkan frekuensi pembelian masih taraf 1-2 kali pembelian (87.84%). Sebelum melakukan analisis positioning produk Aloe vera Dessert dilakukan segmentasi pasar dan targeting. Segmentasi yang digunakan adalah dengan pendekatan demografi dan perilaku konsumen. Berdasarkan hasil analisis segmentasi dan targeting yang menggunakan dua metode (tabulasi silang dan analisis korespondensi) yang memperlihatkan bahwa pasar Aloe vera Dessert INACa adalah "eksekutif muda yang beraktivitas tinggi yang membutuhkan makanan sehat yang back to nature" Berdasarkan hasil analisis positioning menujukkan bahwa produk INACa diposisikan oleh konsumen sebagai harga yang tepat, citarasa yang enak, rasa manis dan asam yang pas, aroma yang berselera, dan kesegaran. Sedangkan kelemahan dari produk INACa adalah ketidakpopuleran merek INACa pada segmen eksekutif muda, tektur yang kurang baik dan kemasan yang kurang baik. Berdasarkan hasil analisis Biplot dan Citra dengan tujuan mengidentifikasikan keunggulan kompetitif, maka dari keunggulan tersebut dipilih empat keunggulan kompetitif yang dapat menunjang produk Aloe vera Dessert INACa sebagai berikut : 1) Citarasa yang sangat enak. 2) Rasa manis dan asam yang pas. 3) Aroma yang berselera. 4) Kesegaran. A1asan dari memilih 4 keunggulan kompetitif ini adalah bahwa selain merupakan keunggulan kompetitif potensial yang dimiliki oleh INACa juga merupakan merupakan karakteristik ideal yang harus dimiliki oleh produk makanan maupun minuman. Perusahaan INACa mengkomunikasikan keunggulan kompetitif produknya dalam pernyataan identitas (positioning statement) suatu produk yang menghasilkan keunggulan dibenak konsumen sasaran. Positioning statement yang dapat digunakan antara lain adalah 1. Makanan segar dan bergizi yang alami dari daging lidah buaya 2. Makanan segar dari daging lidah buaya dengan rasanya yang pas 3. Makanan kesehatan dan kesegaran bagi orang yang sehat 4. Makanan yang bermanfaat dengan citarasa yang segar. 5. Makanan alami dengan aroma yang menyegarkan. 6. Makanan yang bermanfaaat bagi orang yang menginginkan kesegaran tubuh . 7. Makanan kesegaran hanya ada padaAloe vera Dessert INACa 8. Makanan bagi orang-orang yang beraktifitas tinggi Perusahaan dapat juga menciptakan positioning statement dengan penggabungan dari statement diatas dengan kandungan manfaat produk yang berbeda dari merek lain atau khasiat yang secara spesifik tidak dimiliki oleh perusahaan sejenisnya misalnya tidak mengandung kolestrol dan dengan penggunaan gula yang rendah dan asli dengan statement: 1. Makanan yang tidak mengandung kolestrol dan menyegarkan yang dapat dimakan kapan saja. 2. Makanan dari daging lidah buaya yang tidak mengandung kolestrol yang menggunakan gula pasir asli. 3. Makanan yang beraroma kesegaran yang tidak mengandung kolestrol Berdasarkan analisis perilaku konsumen dan analisis positining produk maka strategi yang harus diambil oleh perusahaan dalam langkah meningkatkan penjualan, mengkomunikasikan suatu produk baru maupun meciptakan posisi produk pada konsumen sasaran dan calon konsumen adalah melakukan bauran promosi. Bauran promosi pemasaran terdiri dari empat perangkat (iklan, hubungan masyarakat dan penjualan personal dan sales promotion) dimana dari keempat perangkat tersebut yang tepat untuk mengkomunikasikan produk baru maupun untuk memposisikan produk Aloe vera Dessert serta yang berhubungan dengan posisi konsumen pada tahapan keputusan pembelian ada tiga yaitu iklan, hubungan masyarakat dan penjualan personal. Pada sales promotion tidak dapat digunakan pada produk Aloe vera Dessert, dikarenakan produk tersebut merupakan produk baru yang mencari image pada konsumen, penggunaan bauran ini akan merusak citra dari produk !NACO. Sales promotion merupakan promosi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan pada saat penjualan menurun. Penggunaan sales promotion ini biasanya dengan pemotongan harga dan pemberian hadiah-hadiah. Sales Promotion berimpilikasi hanya pada peningkatan penjualan namun tidak bertujuan untuk jangka panjang dan peningkatan brand awareness. Berdasarkan hasil penelitian survei konsumen yang dilakukan di perusahaan PT Niramas Utama Indonesia pada produk Aloe vera Dessert ada beberapa saran yang dapat membantu pengembangan bisnis perusahaan : 1) Perusahaan sebaiknya memperbaiki kemasan produk Aloe vera Dessert secara keseluruhan seperti pada gambar lidah buaya yang ada pada kemasan. Gambar tersebut dapat diperkecil ataupun dihilangkan karena akan mengembalikan image konsumen pada produk shampo ataupun produk kecantikan yang telah lebih dulu melekat dibenak konsumen. Perusahaan juga periu menambahkan variasi kemasan misalnya dalam bentuk cup, karena berdasarkan penelitian ini kemasan yang disukai oleh konsumen adalah kemasan kaleng. 2) Diperlukan adanya penelitian lanjutan yang berkaitan dengan penelitian ini guna mempertajam hasil analisis yang dilakukan terhadap konsumen Aloe vera Dessert . Hal ini berguna• sebagai salah satu alat penunjang dalam pengambilan keputusan perusahaan dibidang pemasaran. Penelitian yang sesuai seperti analisis tentang brand awareness dan analisis peluang pasar dari produk Aloe vera Dessert.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: PT. Niramas Utama Indonesia, INACO, Aloe vera Dessert, Keputusan Pembelian, Positioning Produk,
Subjects: Manajemen Pemasaran
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 09 Jan 2012 07:00
Last Modified: 09 Jan 2012 07:00
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1025

Actions (login required)

View Item View Item