Kajian Pelaksanaan Sistem Penggajian di PT. AJI

Ariana, Mochammad, Sjafiun (1997) Kajian Pelaksanaan Sistem Penggajian di PT. AJI. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
R11-01-_Muchamad_Sjafiun_Ariana-Cover.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img]
Preview
PDF
R11-02-_Muchamad_Sjafiun_Ariana-RE.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img]
Preview
PDF
R11-03-_Muchamad_Sjafiun_Ariana-DaIsi.pdf - Published Version

Download (287kB)
[img]
Preview
PDF
R11-04-_Muchamad_Sjafiun_Ariana-Bab1.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img] PDF
R11-05-_Muchamad_Sjafiun_Ariana-Bab2DST.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id/

Abstract

Sumber Daya Manusia merupakan unsur penting didalam perusahaan terutama perusahaan yang memilih jenis produksinya padat karya . Untuk mempertahankan tenaga kerja yang ada dan mendapatkan tenaga kerja trampil di pasaran diperlukan adanya imbalan yang memadai. Oleh karena itu permasalahan yang dihadapi oleh PT. AJI adalah bagaimana menciptakan sistem imbalan yang dapat memuaskan karyawan dan masih dalam kemampuan perusahaan. Salah satu unsur imbalan yang menjadi topik kajian adalah sistem penggajian yakni apakah sistem penggajian yang ada saat ini telah memenuhi prinsip keadilan secara internal dan eksternal. Dengan latar belakang pada permasalahan diatas telah dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangan dalam menyusun kebijakan sistem penggajian didalam pemenuhan prinsip keadilan secara internal dan eksternal. Dalam operasional perusahaan , PT. AJI dipimpin seorang Direktur Utama membawahi 2 orang Manajer, masing-masing Manajer Produksi dan Manajer Administrasi dengan dibantu Kepala Seksi yang membawahi Supervisor dan Asisten untuk mengarahkan pekerjaan para pelaksana. Perusahaan yang bergerak dalam industri sepatu kulit tersebut bersifat padat karya dengan melibatkan 460 orang tenaga kerja terdiri 360 orang di bagian produksi dan 100 orang di bagian administrasi termasuk tenaga asisten dan supervisor. Komposisi jumlah tenaga kerja wanita 294 orang dan tenaga laki-laki 166 orang. Sistem penggajian yang dilaksanakan saat ini terutama yang bersifat finansial langsung maupun tidak langsung berpedoman pada Peraturan Perusahaan yang berlaku. Namun Peraturan Perusahaan tersebut belum dituangkan secara tertulis dalam Kesepakatan Kerja Bersama ( KKB ) antara pengusaha sebagai pemberi kerja dengan karyawan sebagai pencari kerja, karena serikat pekerja belum terbentuk dalam perusahaan sehingga aspirasi ketidak puasan karyawan tidak tersalurkan secara lebih transparan. Jenis imbalan yang diberikan kepada karyawan yang bersifat langsung berhubungan dengan prestasi kerja berupa gaji, lembur dan insentive kerja malam. Imbalan yang bersifat finansial lainnya berupa tunjangan makan, tunjangan transport dan Tunjangan Hari Raya, sedangkan imbalan yang bersifat tidak langsung berupa, jaminan perawatan/pengobatan kesehatan dan Asuransi Tenaga Kerja. Sistem penggajian yang terdapat di PT. AJI telah diterapkan dengan berpedoman pada golongan gaji yang disusun atas tiga macam golongan gaji meliputi golongan gaji Pelaksana, golongan gaji Asisten/Supevisor dan Pengelola dengan tetap memperhatikan ketentuan UMR daerah setempat sebesar Rp. 132.500,-. Take home pay karyawan terdiri atas komponen gaji pokok, tunjangan uang makan, tunjangan transpor dan uang lembur. Jumlah pendapatan yang dibawa pulang oleh seorang pekerja kadangkala lebih besar dari take home pay seorang asisten atau seorang supervisor, hal tersebut disebabkan adanya perlakuan aturan dimana Asisten atau Supervisor tidak mendapat uang lembur walaupun telah bekerja melebihi jam kerja. Masalah yang diidentifikasi berupa belum tercapainya kepuasan bagi karyawan karena sistem penggajiannya belum memperhatikan keadilan internal. Hal tersebut dapat tercermin dari garis trend yang menghubungkan nilai tengah (midpoint) dari tiap-tiap golongan gaji tidak menunjukkan garis lurus tetapi masih berbentuk patah terjal. Patahan tersebut terjadi karena struktur gaji yang diterapkan kurang ideal dilihat dari komposisi antar golongan gaji. Perbedaan besarnya gaji dalam satu golongan lebih menekankan pada unsur senioritas, bukan didasarkan atas bobot dari pekerjaan/jabatan . Keadilan eksternal belum pernah diukur secara pasti hanya saja tingkat penentuan gaji/ upah minimal telah mengikuti Peraturan Pemerintah yang selalu ditinjau kembali dalam setiap tahunnya. Untuk mendukung perolehan daya saing terhadap pasaran tenaga kerja yang tendensinya semakin membutuhkan tenaga trampil dan profesional , maka perusahaan perlu menciptakan sistem penggajian yang dapat mengakomodasi kemauan karyawan sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja. Berkenaan dengan kondisi saat ini perlu kiranya perusahaan untuk membenahi sistem imbalan yang ada, salah satunya adalah sistem penggajian yang memperhatikan unsur keadilan secara internal dan eksternal. Dengan demikian, diharapkan system tersebut dapat meningkatkan daya saing perusahaan. Sebagai perusahaan yang memilih jenis produksi padat karya , kekuatan perusahaan sangat ditentukan oleh keberadaan karyawan dengan spesifikasi tertentu seperti kwalitas tenaga kerja, latar belakang pendidikan dan tingkat ketrampilan . Dari sistem penggajian yang ada disimpulkan tingkat UMR yang berlaku belum dapat menutup kebutuhan hidup karyawan secara layak, demikian juga pengeluaran biaya perusahaan untuk pos tenaga kerja yang tinggi belum menjamin terpenuhinya kepuasan karyawan. Biaya tenaga kerja PT. AJI cukup tinggi yakni pengeluaran untuk upah langsung sebesar 11 % dari Biaya Pokok Produksi, sedangkan biaya karyawan lainnya ( tidak langsung ) mencapai 44 % dari total biaya pabrik tidak langsung ( Factory overhead). Kondisi tersebut belum memberikan kepuasan karyawan, sejalan dengan tanggapan karyawan 82 % menyatakan sistem penggajian yang ada belum adil dan 83,9 % menyatakan sistem penggajian yang ada belum sebanding dengan bobot pekerjaan . Faktor ketidakpuasan karyawan tersebut disebabkan karena belum diterapkannya penyusunan sistem penggajian yang memenuhi keadilan internal dan eksternal sehingga menyebabkan penetapan gaji yang belum konsisten. Dalam rangka penelitian untuk mencari solusi perbaikan terhadap sistem penggajian yang ada, disarankan perusahaan untuk memperbaiki sistem kompensasi secara menyeluruh guna memberikan kepuasan dan keadilan bagi karyawannya dengan memperhatikan asas keadilan internal dan keadilan eksternal. Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya mengantisipasi merebaknya persaingan dan sekaligus mencari peluang dalam era globalisasi dunia perdagangan. Pemecahan masalah diusulkan langkah-langkah pemecahan dengan menetapkan sasaran jangka pendek dan sasaran jangka panjang. Penetapan sasaran jangka pendek dimaksudkan untuk meningkatkan keadilan internal dengan lebih menitik beratkan pada beban kerja. Hasil yang di harapan belum dapat memenuhi keadilan secara internal secara lebih objektif, tetapi sudah terdapat upaya untuk dapat mengarah kepada penciptaan kondisi yang dapat menunjang terciptanya sasaran jangka panjang secara bertahap. Disarankan penentuan golongan gaji disesuaikan dengan jumlah golongan jabatan yang ada dengan tetap mempertimbangkan jarak antar golongan. Konsistensi terhadap kenaikan berkala menjadi upaya untuk menampung perubahan gaji yang tidak tertampung dalam kenaikan golongan. Sedangkan sasaran jangka panjang dimaksudkan untuk memecahkan inti persoalan yang mendasar, adanya unsur ketidak adilan yakni dengan melakukan perombakan total terhadap sistem yang ada dan menggantinya dengan sistem baru yang didasarkan pada analisis jabatan untuk memperoleh nilai bobot relatif pekerjaan/jabatan. Survai gaji diperlukan untuk menyesuaikan dengan tingkat gaji yang berlaku dipasar sebagai penerapan keadilan eksternal. Dengan melakukan perubahan terhadap sistem penggajian yang lebih baik dan tetap memperhatikan unsur-unsur keadilan baik secara internal maupun secara eksternal dan kemampuan keuangan perusahaan, akan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasaran tenaga kerja, sehingga perusahaan dapat memperoleh kwalitas sumber daya manusia yang tinggi dan mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Sistem Penggajian
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-6 Perpustakaan
Date Deposited: 24 Mar 2014 08:16
Last Modified: 24 Mar 2014 08:16
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1148

Actions (login required)

View Item View Item