Kajian Budaya Kerja Pegawai Di Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Achyar , Rachmat (2001) Kajian Budaya Kerja Pegawai Di Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
2EK-01-Rachmat_Achyar-cover.pdf - Published Version

Download (936kB)
[img]
Preview
PDF
2EK-02-Rachmat_Achyar-RE.pdf - Published Version

Download (867kB)
[img]
Preview
PDF
2EK-03-Rachmat_Achyar-DaIsi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
2EK-04-Rachmat_Achyar-Bab1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] PDF
2EK-05-Rachmat_Achyar-Bab2DST.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (36MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id/

Abstract

Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Propinsi DKI Jakarta merupakan unsur pelaksana Pemerintah DKI Jakarta di bidang pengumpulan pendapatan daerah yang bertanggung jawab terhadap perolehan pendapatan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dalam rangka kelancaran pembiayaan pemerintah daerah dan pembangunan di Wilayah Propinsi DKI Jakarta. Untuk melaksanakan tanggung jawab yang diemban tersebut, Dipenda Propinsi DKI Jakarta tentunya rnembutuhkan aparat yang handal, terampil, kreatif, produktif dan profesional, yang memiliki visi dan misi yang jelas disesuaikan dengan visi dan misi Pemerintah Propinsi DKI Jakarta serta mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapinya. Apabila hal ini terwujud akan dapat menjamin kelancaran pemerintahan dan kesinambungan pembangunan di Wilayah Propinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu kajian dan pembelajaran nilai-nilai budaya organisasi yang membentuk budaya kerja sebagai implementasi dari visi dan misi organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta. Seiring dengan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki beberapa tujuan, yaitu untuk 1) Mengkaji keberadaan budaya kerja aparat di lingkungan Dipenda Propinsi DKI Jakarta, 2) Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan budaya kerja aparat Dipenda Propinsi DKI Jakarta, dan 3) Memformulasikan berbagai upaya yang dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang kondusif di lingkungan Dipenda Propinsi DKI Jakarta sehingga mampu meningkatkan layanan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, dengan menggunakan analisis statistik, yaitu Uji Tanda dan Uji Rank's Spearman. Uji tanda digunakan untuk menganalisis keberadaan budaya kerja aparatur Dipenda Propinsi DKI Jakarta, sedangkan Uji Korelasi dengan Rank's Spearman digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan budaya kerja aparatur pemerintahan. Adapun sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini terdiri dari pegawai (sebagai pihak internal organisasi) dan pelanggan atau wajib pajak (sebagai pihak eksternal organisasi). Temuan-temuan yang dihasilkan penelitian ini berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap pendapat yang diberikan responden adalah sebagai berikut : 1. Berdasarkan Uji Tanda, kondisi budaya organisasi, baik menurut pegawai maupun menurut masyarakat yang diwakili oleh pelanggan (wajib pajak) menunjukkan kondisi yang masih rendah. Selain itu, juga terindikasi bahwa budaya organisasi yang eksis di Dipenda Propinsi DKI Jakarta adalah budaya hirarkis (Hierarchy Culture). Untuk kondisi kinerja layanan, dengan menggunakan uji yang sama menunjukkan bahwa kondisi kinerja layanan yang diberikan Dipenda Propinsi DKI Jakarta kepada masyarakat juga cenderung masih rendah. Selanjutnya, untuk kondisi budaya kerja aparaturnya sendiri, terindikasi bahwa kondisi budaya kerja pegawai Dipenda Propinsi DKI Jakarta ini juga menunjukkan kondisi yang masih rendah. Artinya budaya kerja yang eksis dalam organisasi perlu dibenahi. 2. Berdasarkan analisis korelasi Rank's Spearman, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kondisi budaya kerja pegawai dapat dikelompokkan menjadi faktor budaya organisasi dan faktor internal (inheren) budaya kerja pegawai itu sendiri. Adapun faktor budaya organisasi yang berhubungan dengan budaya kerja pegawai ini disebabkan adanya karakteristik budaya organisasi yang pegawai, dapat disimpulkan bahwa seluruh komponen budaya kerja yang ada merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi budaya kerja pegawai dalam menjalankan pekerjaannya. 3. Dari dua temuan di atas, upaya pembenahan kondisi budaya kerja pegawai Dipenda Propinsi DKI Jakarta yang dapat diberikan adalah upaya pembenahan yang didasarkan pada program budaya kerja terdiri dari beberapa tahap, yaitu 1) tahap mendiskripsikan kondisi eksisting dari berbagai faktor terkait dengan budaya kerja pegawai (tahap pemetaan kondisi), 2) tahap pelaksanaan program budaya kerja, dan 3) tahap pembentukan tim budaya kerja. Implementasi program budaya kerja yang terdiri dari tiga tahapan tersebut dilakukan berdasarkan pada analogi pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, berdasarkan beberapa temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini menuntut organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta untuk segera memperbaiki kondisi budaya kerja aparaturnya agar berbagai upaya yang dilakukan oleh organisasi dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat DKI Jakarta. Pada akhirnya apabila kualitas layanan masyarakat ini dapat meningkat, maka upaya tersebut sekaligus dapat secara langsung memberikan kontribusi yang optimal bagi upaya pencapaian visi dan misi Pemerintah DKI Jakarta.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Budaya Kerja Pegawai, Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Daerah Khusus fbukota Jakarta, Manajemen Sumber Daya
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-6 Perpustakaan
Date Deposited: 24 Mar 2014 08:15
Last Modified: 24 Mar 2014 08:15
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1169

Actions (login required)

View Item View Item