Efektivitas Pengorganisasian Suku Dinas Pendapatan Daerah Propinsi DKI Jakarta

Suryana, Cucun (2001) Efektivitas Pengorganisasian Suku Dinas Pendapatan Daerah Propinsi DKI Jakarta. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
2EK-01-Cucun_Suryana-cover.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
2EK-02-Cucun_Suryana-RE.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
2EK-03-Cucun_Suryana-DaIsi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
2EK-04-Cucun_Suryana-Bab1.pdf - Published Version

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id/

Abstract

Di era Otonomi Daerah ini Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dituntut untuk melakukan berbagai perubahan dan pembaharuan sesuai dengan berbagai kondisi yang berkembang di DKI Jakarta saat ini. Namun demikian, berbagai perubahan dan pembaharuan tersebut haruslah tetap bermuara pada tercapainya organisasi Pemerintah Propinsi DKI Jakarta yang sederhana (tidak birokratis), transparan dan akuntabel serta berorientasi kepada peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Berbagai fonemena yang dihadapi oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta tersebut, tentunya secara langsung berimplikasi pada unit-unit di dalam organisasi Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, termasuk juga yang dihadapi oleh Dipenda Propinsi DKI Jakarta yang memiliki tugas dan peran dalam mengelola pendapatan daerah di lingkungan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta yang ada saat ini, merupakan bentuk organisasi yang didasarkan pada paradigma lama, yaitu yang didasarkan pada Undang-undang No 5 tahun 1974 tentang Pemerintah Daerah. Seiring dengan berlakunya UU Nomor 22 Tahun 1999 dan UU Nomor 25 Tahun 1999, maka organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta perlu dikembangkan berdasarkan pada paradigma manajemen Pemerintah daerah yang baru sesuai dengan semangat yang terkandung dalam kedua UU tersebut. Hal ini mengandung arti bahwa organisasi Dipenda Propinsi DKl Jakarta perlu dikembangkan sesuai dengan tuntutan otonomi daerah dan kondisi karakteristik DKI Jakarta sendiri. Seiring dengan hal tersebut, upaya pengembangan organisasi Dipenda perlu diarahkan pada upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Berkaitan dengan upaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat tersebut, maka pihak Dipenda Propinsi DKI Jakarta perlu meningkatkan peran-peran unit-unit yang berada di bawahnya, terutama yang berhadapan langsung dengan masyarakat, yaitu unit-unit yang berada di wilayah. Namun demikian, dalam rangka meningkatkan peran-peran unit yang berada di bawah organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta tersebut perlu didukung oleh tingkat kesiapan pegawai. Hal ini penting, karena tingkat kesiapan pegawai juga ikut menentukan efektivitas dan efisiensi dalam penerapan kebijakan pemberdayaan peran-peran unit yang berada di bawah organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta. Berdasarkan kondisi yang melatarbelakangi tersebut, maka upaya untuk meningkatkan peran-peran unit di bawah organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat dihadapkan pada beberapa permasalahan. Permasalahan-permasalahan tersebut tentunya perlu segera diatasi agar upaya untuk meningkatkan peran unit-unit di bawah organisasi Dipenda Propinsi DKI Jakarta pada umumnya dan unit-unit tingkat wilayah (suku dinas) dapat berjalan secara efektif dan efisien. Atas dasar hal tersebut, maka rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana persepsi pegawai tentang efektivitas organisasi Suku Dinas Pendapatan Propinsi DKI Jakarta yang ada saat ini dalam menjalankan perannya sebagai unit pemberi layanan pada masyarakat, 2) Bagaimana tingkat kesenjangan antara kondisi yang ada saat ini dengan yang diharapkan (sesuai dengan tuntutan otonomi daerah) berkaitan dengan prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan layanan masyarakat yang diterapkan pada organisasi Suku Dinas Pendapatan Propinsi DKI Jakarta ?, dan 3) Upaya-upaya apa saja yang dapat diterapkan oleh Dipenda Propinsi DKI Jakarta agar unit-unit organisasi di tingkat wilayah (Sudipenda Propinsi DKI Jakarta) dapat lebih efektif dalam memberikan layanan ke-Dipenda-an kepada masyarakat ?. Untuk mewujudkan tercapainya tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan mewawancarai sebanyak 75 responden yang dipilih secara acak. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah 1) Teknik Analisis Binomial untuk mendiskripsikan kondisi efektivitas pengorganisasian, 2) Teknik Analisis Peringkat Bertanda Willcoxon untuk mendiskripsikan kesenjangan kondisi yang ada saat ini dengan yang diharapkan pada prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan layanan masyarakat yang diberikan oleh Sudipenda Propinsi DKI Jakarta, dan 3) Teknik Analisis Rank's Spearman untuk menganalisis korelasi dari berbagai komponen prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan layanan masyarakat terhadap efektivitas organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta. Dengan menggunakan ketiga teknik analisis tersebut, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1. Secara umum kondisi organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta menurut pegawainya cenderung masih belum sepenuhnya mampu menjalankan kegiatan atau aktivitas ke-Dipenda-an di tingkat wilayah dengan baik. Hal ini terindikasi dari hasil analisis dengan Uji Binomial terhadap pendapat responden yang menghasilkan taraf signifikansi yang sangat signifikan menyatakan kondisi organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta tidak efektif. Selanjutnya apabila dilihat komponen efektivitas keorganisasiannya, yaitu seperti lingkungan, teknologi, pilihan strategi, struktur kelembagaan, proses pengambilan keputusan dan budayanya, menunjukkan bahwa kondisi komponen-komponen tersebut juga belum mampu memberikan kontribusi yang positif pada tercapainya kondisi organisasi yang efektif. Kesimpulan ini didasarkan dari hasil analisis Uji Binomial terhadap pendapat responden yang menghasilkan taraf yang sangat signifikan tidak efektif. Dengan demikian, maka untuk masa yang akan datang kondisi efektivitas ini perlu segera dibenahi. 2. Kondisi kesenjangan yang ada anrara prinsip-prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan layanan masyarakat yang ada saat ini dengan yang diharapkan cenderung menunjukkan gap yang cukup tinggi. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil analisis kesenjangan dengan Uji Peringkat Bertanda Willcoxon terhadap pendapat responden tersebut yang cenderung menghasilkan taraf signifikansi yang sangat signifikan, yaitu di bawah taraf signifikansi 0,01. Dengan demikian, berdasarkan hasil analisis ini mengindikasikan bahwa untuk dapat eksis dan mampu menciptakan kondisi organisasi yang efektif di Era Otonomi Daerah ini, maka prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan layanan masyarakat perlu segera dibenahi. 3. Dari berbagai komponen yang mendukung prinsip pengorganisasian, struktur organisasi dan kualitas layanan masyarakat, menunjukkan adanya beberapa komponen yang memiliki korelasi yang signifikan sampai dengan yang sangat signifikan berkorelasi dengan kondisi efektivitas organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil analisis dengan Uji Korelasi Rank's Spearman yang menghasilkan taraf signifikansi beberapa komponen yang berada dibawah 0,01 (sangat signifikan berkorelasi) maupun yang berada di bawah 0,05 (signifikan berkorelasi). Kegiatan Kepala Sudipenda terhadap Pekerjaan yang bersifat Rutin dan Teknis (P010) dengan taraf signifikansi (α) 0.043, dan 3) Standarisasi Pekerjaan (S03) dengan taraf signifikansi 0.036, serta 4) Orientasi terhadap Masyarakat atau Pelanggan (LM1) dengan taraf signifikansi 0.025. Dengan hasil analisis ini, maka upaya yang perlu dilakukan oleh organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan efektivitas kelembagaannya adalah melakukan pembenahan berikut ini. a. Pelimpahan Kewenangan dari Balai Dinas Ke Tingkat Wilayah (Kota). b. Pergeseran Fokus Kegiatan Kepala Sudipenda dari Pekerjaan yang bersifat Rutin dan Teknis menjadi Kegiatan yang bersifat Strategis. c. Menciptakan Standarisasi dari seluruh Pekerjaan yang terdapat atau melekat pada struktur organisasi. d. Merubah Orientasi organisasi Sudipenda Propinsi DKI Jakarta dari orientasi pada kepentingan Internal ke orientasi pada kepentingan Masyarakat atau Pelanggan

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas Organisasi, Suku Dinas Pendapatan Daerah Propinsi DKI Jakarta, Manajemen Sumber Daya Manusia, Prinsip Pengorganisasian, Struktur Organisasi, Layanan Masyarakat, Uji Binomial, Uji Korelasi Rank's Spearman, Peringkat Bertanda Willcoxon, Data Primer, Data Sekunder
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-6 Perpustakaan
Date Deposited: 24 Mar 2014 08:09
Last Modified: 24 Mar 2014 08:09
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1186

Actions (login required)

View Item View Item