Analisis Kelayakan Investasi Penambahan Kapasitas Produksi pada PT. Soloroda Indah Plastik

Purwanto, Hadi (1997) Analisis Kelayakan Investasi Penambahan Kapasitas Produksi pada PT. Soloroda Indah Plastik. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R10-_01-_Hadi_Purwanto-_Cover.pdf

Download (318kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_02-_Hadi_Purwanto-_RE.pdf

Download (321kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_03-_Hadi_Purwanto-_DaIsi.pdf

Download (315kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_04-_Hadi_Purwanto-_Bab1.pdf

Download (370kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_05-_Hadi_Purwanto-_Bab2DST.pdf

Download (2MB)

Abstract

PT. Soloroda Indah Plastik adalah salah satu perusahaan yang menghasilkan karung plastik dengan kapasitas produksi per tahun 1.200 ton. Selama ini perusahaan telah berjalan dengan baik, volume penjualan terus meningkat dan kondisi keuangannya cukup baik. Permasalahan utama ialah kapasitas produksi yang terpakai saat ini telah mendekati maksimal. Kapasitas yang ada saat ini sebesar 1.200 ton/tahun, sedangkan kapasitas terpakai sebesar 1.115ton/tahun. Sementara itu, permintaan karung plastik saat ini masih terus meningkat, bahkan untuk permintaan yang sifatnya insidentil seringkali tidak dapat dipenuhi perusahaan. Oleh karena itu saat ini perusahaan sedang merencanakan penambahan kapasitas produksi sehingga menjadi 2.000 ton per tahun. Perluasan kapasitas produksi merupakan salah satu keputusan yang harus dihadapi perusahaan, namun demikian karena jumlah permintaan dimasa mendatang sulit diduga maka diperlukan suatu masukan yang dapat memberikan gambaran berikut analisisnya. Dari uraian diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (a) bagaimana kondisi permintaan kantung plastik dimasa yang akan datang, dan (b) apakah rencana investasi penambahan kapasitas produksi layak untuk dilaksanakan. Geladikarya ini bertujuan untuk (a) melakukan analisis terhadap lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi perusahaan, (b) mengkaji tingkat penjualan dimasa yang akan datang dan (c) melakukan analisis rencana investasi perluasan kapasitas serta (d) pengaruhnya terhadap kondisi keuangan perusahaan. Analisis difokuskan pada aspek keuangan (incremental analysis), sedangkan kelayakan investasi dinilai melalui kriteria Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period (PP). Penjualan pada proyeksi arus kas disusun berdasarkan peramalan kuantitatif dengan metode time series dengan model dekomposisi. Berdasarkan hasil analisis lingkungan menunjukkan sebagai berikut : Selama beberapa tahun terakhir industri karung plastik berkembang cepat, banyak investor tertarik pada industri ini, sehingga dalam beberapa tahun terakhir telah banyak ijin-ijin yang dikeluarkan baik ijin baru maupun perluasan. Oleh karena itu, persaingan dalam industri karung plastik semakin meningkat. Konsumsi karung plastik dimasa mendatang terus meningkat bahkan lebih besar dari suplai didalam negeri, diperkirakan prospek industri karung plastik cukup baik. Perusahaan mempunyai kemampuan dalam memasarkan produknya, terlihat bahwa pangsa pasar yang dikuasai sesuai dengan kemampuan kapasitas produksinya. Sehingga seluruh hasil produksinya (sesuai kapasitas ) dapat dipasarkan (Tabel 5 ). Kendala yang dihadapi keterbatasan kapasitas produksi, tidak mampu lagi mengimbangi pertumbuhan permintaan yang ada. Bila kondisi ini tidak segera diatasi maka kemungkinan peluang pasar yang ada dimasa mendatang bisa hilang. Analisis aspek keuangan dan incremental analysis investasi penambahan kapasitas menunjukkan sebagai berikut : Proyeksi arus kas menunjukkan bahwa tambahan fasilitas Kredit lnvestasi untuk peningkatan kapasitas sebesar Rp 1.600 juta (70 % dari total investasi) akan lunas selama 5 tahun yaitu tahun 2001, sedangkan fasilitas KI lama lunas tahun 1999. Secara keseluruhan perusahaan mampu menghasilkan laba dan membayar kewajiban bunga/angsuran. Sedangkan hasil perhitungan deferensial investasi penambahan kapasitas menunjukkan pada skenario I (atas dasar proyeksi penjualan) Net present Value (NPV) dengan tingkat discount factor 18.6 % menghasilkan angka sebesar Rp. 341,40 juta, Internal Rate of Return 213 % lebih tinggi dari yang diharapkan dan Payback Period 5 tahun 2,l bulan. Sedangkan pada skenario II (atas dasar proyeksi pangsa pasar) Net Present Value (NPV) sebesar Rp 624.48 juta, Internal Rate of Return 23,85 % dan Payback Period 4 tahun 9,7 bulan. Dengan berpedoman pada kriteria investasi yang ada maka investasi penambahan kapasitas tersebut layak untuk dilaksanakan bila dihitung dari tambahan investasinya saja. Perlu diingat bahwa lingkungan ekstern dan intern mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan perusahaan, yaitu persaingan peluang pasar dan keterbatasan kapasitas produksi. Oleh karena itu aspek lingkungan perlu dipertimbangkan pula, karena dalam kondisi lingkungan yang demikian bila perusahaan tidak mampu mengatasi peningkatan kapasitas produksi maka peluang pasar yang ada akan diambil oleh pesaing-pesaingnya. Analisis sensitivitas, dengan asumsi proyeksi penjualan turun sebesar 10 % dan HPP naik 5 % menunjukkan bahwa hasil analisis investasi berada dibawah kriteria yang diharapkan ini menunjukkan bahwa rencana investasi tersebut sensitif terhadap perubahan kedua variable tersebut. Apabila dilihat secara total investasi penambahan kapasitas produksi memberikan pengaruh positip terhadap kondisi keuangan perusahaan baik Likuiditas, Solvabilitas maupun Rentabilitas setelah investasi meningkat semakin baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis Kelayakan Investasi ,Kapasitas Produksi, manajemen keuangan
Subjects: Manajemen Keuangan
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 22 Feb 2012 01:34
Last Modified: 22 Feb 2012 01:34
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1248

Actions (login required)

View Item View Item