Aplikasi Pencapaian Laba Dengan Metode Biaya-Volume-Laba Produk Kayu jati Olahan KIPKJ Cepu

SURYADI, HARRY (1997) Aplikasi Pencapaian Laba Dengan Metode Biaya-Volume-Laba Produk Kayu jati Olahan KIPKJ Cepu. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R10-_01-_Harry_Suryadi-_Cover.pdf

Download (319kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_02-_Harry_Suryadi-_RE.pdf

Download (291kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_03-_Harry_Suryadi-_DaIsi.pdf

Download (298kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_04-_Harry_Suryadi-_Bab1.pdf

Download (359kB)
[img]
Preview
PDF
R10-_05-_Harry_Suryadi-_Bab2DST.pdf

Download (1MB)

Abstract

Indonesia termasuk negara pengekspor kayu olahan yang cukup besar dan setiap tahun ekspor kayu olahan selalu meningkat, dimana data tahun 1994 dan tahun 1995 menunjukkan perkembangan ekspor rata-rata 4,11% pertahun. Hal ini berarti produk kayu olahan mempunyai potensi untuk dikembangkan sehingga dapat menunjang pemasukan devisa negara. Hutan kayu jati di Indonesia dikuasai dan dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah dalam ha1 ini Departemen Kehutanan, karena selain digunakan untuk kepentingan hajat hidup masyarakat juga luas areal tanaman kayu jati sangat terbatas. Untuk meningkatkan nilai tambah komoditi kayu jati maka Pemerintah membentuk beberapa badan usaha yang bergerak dalam pengolahan bahan baku kayu jati menjadi produk setengah jadi atau produk jadi, salah satu diantaranya adalah Kesatuan lndustri Pengolahan Kayu jati {KIPKJ) yang berlokasi di Cepu Jawa Tengah dibawah Perum Perhutani. Sebagai badan usaha milik negara KIPKJ mempunyai tujuan ganda yaitu menciptakan keuntungan dan memperluas lapangan kerja serta melaksanakan program Pemerintah dalam pembangunan disektor industri untuk kepentingan masyarakat banyak. Dengan tujuan ganda tersebut maka secara tidak langsung perusahaan akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan perusahaannya, namun tidak berarti manajemen IPKJ hanya sekedar mengoperasikan usahanya tanpa ada perencanaan dan pengendalian. Dengan adanya tujuan menciptakan keuntungan dan target yang diberikan oleh unit diatasnya maka manajemen harus menyusun perencanaan dan pengendalian guna merealisir target tersebut. Laba bersih yang diperoleh tahun 1995 sebesar Rp.1.371.174.718,- dan untuk tahun 1996 ditargetkan menjadi Rp.1.439.733.454,- atau naik sebesar 5%, titik impas terjadi pada saat penjualan mencapai Rp.5.080.653.951,- atau 1.541,271 m3 dengan MOS Rp.7.977.320.627,- atau 61,09%. Dalam rangka merealisir target laba pada kondisi biaya tetap, harga jual dan biaya variable per-m3 tidak berubah, maka anggaran penjualan yang harus dicapai sebesar Rp. 13.456.836.740,- dengan volume produksi 4.082,275 m3. Dengan asumsi rata-rata inflasi pertahun 7% maka apabila biaya variable dan biaya tetap diproyeksikan naik sebesar 7'10, maka titik impas akan tercapai pada tingkat penjualan sebesar Rp.8.202.658.020,- atau 2.488,364 m3. Dengan informasi titik impas saja bagi manajemen belum cukup untuk mengambil keputusan dan melakukan langkah-langkah dalam merealisir target laba. Untuk itu perusahaan perlu mengetahui berapa anggaran penjualan yang harus dicapai dan berapa batas aman penurunan penjualan. Apabila dihitung ternyata untuk mencapai target laba perusahaan harus dapat merealisir penjualan sebesar Rp.20.841.229.299,- atau -6.322,410 m3 dengan MOS 60,64% senilai Rp.12.638.571.279,-. Proyeksi kenaikan biaya atas dasar rata-rata inflasi dan tanpa diikuti dengan proyeksi -kenaikan harga jual merupakan proyeksi yang kurang wajar. Untuk lebih mendekati kewajaran dapat digunakan peramalan kuantitatif dengan analisis time series berdasarkan trend biaya dan harga jual beberapa tahun sebelumnya. Atas dasar trend maka biaya tetap diproyeksikan naik tiap tahun Rp.35.614.695,- dan biaya varaible naik Rp.183.815 serta harga jual naik Rp.225.191,- Dengan demikian anggaran penjualan yang harus direalisir sebesar Rp.13.604.052.083,- dengan volume penjualan 3.863,035 m3, titik impas Rp.5.264.640.047,- atau dalam unit sebesar 1,494,958 m3, sedangkan margin of safety adalah Rp.8.685.378.236,- atau 62,26%.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Aplikasi Pencapaian Laba,Metode Biaya-Volume-Laba, Produk Kayu jati Olahan, manajemen keuangan
Subjects: Manajemen Keuangan
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 14 Feb 2012 11:53
Last Modified: 14 Feb 2012 11:53
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1249

Actions (login required)

View Item View Item