ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MIE INSTANT PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR WILAYAH DKI JAKARTA

Ekawati, Dian Yulia (2000) ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MIE INSTANT PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR WILAYAH DKI JAKARTA. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
R16-01b-Diah_Yulia_Ekawati-Lembar_Pengesahan.pdf - Published Version

Download (351kB)
[img]
Preview
PDF
R16-01-Diah_Yulia_Ekawati-Cover.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img]
Preview
PDF
R16-03-Diah_Yulia_EkawatiRingkasan_Eksekutif.pdf - Published Version

Download (353kB)
[img]
Preview
PDF
R16-04-Diah_Yulia_Ekawati-Daftar_Isi.pdf - Published Version

Download (330kB)
[img]
Preview
PDF
R16-05-Diah_Yulia_Ekawati-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (350kB)
Official URL: Http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

RINGKASAN EKSEKUTIF DIAN YULIA EKAWATI, 2000. Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Produk Mie Instant PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Wilayah DKI Jakarta. Dibawah bimbingan KIRBRANDOKO dan SRI HARTOYO. Jumlah penduduk lndonesia pada saat ini kurang lebih 210 juta merupakan pasar potensial untuk produk makanan. Namun demikian konsumsi per kapita mie instant di lndonesia masih rendah. Sementara tingkat pertumbuhan konsumsi di lndonesia terus meningkat diiringi dengan semakin meningkatnya kesadaran konsumen terhadap makanan yang sehat dan bergizi. Peluang ini disadari oleh PT. Indofood Sukses Makmur(ISM) dengan memproduksi dan menawarkan produk-produk mie instant dalam berbagai rasa dan ukuran yang disukai oleh masyarakat lndonesia.Berbagai produk mie instant yang diproduksi oleh PT. ISM diantaranya ialah Indomie, Supermi, Sarimi, dan lain-lain. Dalam penulisan ini, penulis mengkaji produk mie instant merek Indomie. Walaupun pasar mie instant merek lndomie mengalami penurunan sekitar 9 % pada tahun 1998, namun jumlah penjualan divisi ini meningkat menjadi Rp 3 trilyun karena kenaikan harga yang tidak dapat dicegah guna mengimbangi kenaikan harga bahan baku sebagai akibat merosotnya rupiah. PT. ISM melihat adanya perubahan pola konsumsi masyarakat yaitu cenderung ke arah serba praktis. Dalam ha1 ini mie instant merek lndomie merupakan makanan yang menawarkan kepraktisan dalam mengolah dan menyajikannya. Tetapi harus diperhatikan pula adanya perbedaan preferensi konsumen terhadap produk mie instant itu sendiri, dan ha1 ini tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan survey konsumen (melalui wawancara dengan konsumen dan dengan menyebarkan kuesioner) untuk mengetahui preferensi konsumen dalam mengkonsumsi produk mie instant. Sementara itu kemampuan mengenal, mengingat dan menyimpan merek produk mie instant dalam ingatan Imemori konsumen terbatas. Melalui survey konsumen tersebut, maka PT. ISM bisa menyusun strategi promosi yang tepat dalam rangka meningkatkan awareness terhadap produk mie instant merek lndomie. Berdasarkan wawancara dengan responden maka dapat diketahui bahwa usia antara 26 -35 tahun merupakan usia yang paling mendominasi dalam mengkonsumsi mie instant yaitu pada wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Sebagian besar dari mereka berlatar pendidikan perguruan tinggi, dengan demikian mereka mempunyai daya pikir yang lebih matang untuk mengambil suatu keputusan dalam membeli sesuatu, terutama kandungan gizi yang terdapat dalam produk tersebut. Dapat dilihat bahwa pekerjaan yang mendominasi adalah pegawai swasta dan pegawai negeri. Status mereka umumnya menikah dan pendapatan mereka berkisar antara Rp 500.000 -Rp 1.000.000. Hampir di semua wilayah,mereka bertempat tinggal di perumahan biasa. Berarti sebaiknya perusahaan dapat mengerahkan tenaga penjualnya ke perumahan-perumahan di dalam melakukan promosi penjualan kepada mereka. Hampir semua wilayah, ternyata para-konsumen tidak menentukan kapan waktu berbelanja, ha1 ini disebabkan karena kesibukan mereka dalam bekerja jadi mereka berbelanja jika ada waktu luang. Frekuensi pembelian dan konsumsi mie instant merek indomie dalam jangka waktu satu bulan rata-rata antara 1-5 kali. Sedangkan kuantitas pembelian dan konsumsi lndomie dalam jangka waktu satu bulan di semua wilayah yaitu < 10 bungkus. Umumnya mereka biasanya berbelanja lndomie di Supermarketdan warung.Alasan konsumen yang membeli lndomie di supermarket adalah karena tempat tersebut memberikan suasana yang nyaman dan praktis. Sedangkan alasan yang dikemukakan responden yang membeli indomie di warung adalah karena tempat tersebut dekat dengan rumah mereka. Sedangkan keseluruhan konsumen di semua wilayah merencanakan pembelian lndomie sejak dari rumah. Berarti penempatan produk-produk lndomie di supermarket dan warung sangat penting dan jangan sampai terhambat dalam pendistribusiannya karena ha1 itu bisa berdampak negatif di mata konsumen. Promosi seperti demonstrasi cara memasak mie instant dengan praktis dengan resep-resep yang be~ariasi dari bahan lndomie, pemberian sample gratis, penjualan door to door, penukaran bungkus kosong lndomie dengan hadiah, mengadakan kuis, pemberian diskon, pelayanan delivery, mendatangi kantor serta perumahan merupakan bentuk dari promosi yang diingini oleh konsumen. Iklan yang ditampilkan di televisi, radio maupun media cetak perlu juga melalui internet atau e-mail advertising yang memperlihatkan bagaimana cara membuat mie instant lndomie sampai membuat konsumen menjadi tergugah seleranya,atau menampilkan keindahan alam lndonesia. Citra lndomie di mata para responden umumnya baik, produknya dinilai merakyat, rasa sesuai dengan selera orang Indonesia, populer dan mudah di dapat tetapi sebagian dari mereka mengeluh mengenai harga lndomie yang relatif mahal dan kandungan gizi yang terdapat dalam Indomie. Berkaitan dengan sikap tenaga penjual, umumnya mereka menyatakan cukup ramah dan sopan, helpful, serta ulet tetapi hanya di tempat-tempat tertentu saja. Bahkan yang lainnya ada yang belum pernah menjumpai tenaga penjual lndomie. Di daerah yang lain, ada segelintir yang mengatakan tenaga penjual lndomie agak sedikit memaksa, dan tidak ramah. Sebagian besar dari responden menunjukkan bahwa mereka memperoleh informasi mengenai indomie berasal dari televisi. Sumber informasi yang paling banyak memberikan informasi mengenai lndomie adalah televisi. Sumber yang paling menarik juga melalui televisi. Sedangkan sumber yang dipercaya oleh responden adalah melalui teman.Dengan demikian iklan melalui televisi harus benar-benar diperhatikan oleh perusahaan agar pesan dapat diterima dengan jelas dan benar oleh konsumen dan juga memperhatikan cara penyampaian pesan yang akan ditampilkan. Sikap besar dari konsumen yang mengkonsumsi mie instant lndomie merasa puas dan mendorong mereka untuk membeli kembali produk lndomie. Dan mereka biasanya tidak mau mengganti produk mie instant merek lain. Berdasarkan analisis Fishbein, pada dasarnya konsumen memilih dan membeli mie instant merek lndomie dari atribut kualitas, rasa, tekstur, kemasan dan kemudahan memperoleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di PT. lndofood Sukses Makmur, maka ada beberapa saran untuk perusahaan, yaitu : (1) Dalam ha1 preferensi konsumen untuk lebih meningkatkan penjualan, perusahaan perlu mempromosikan faktor-faktor seperti kualitas produk yang baik, rasa yang sesuai dengan selera orang Indonesia, tekstur yang pas, kemasan yang menarik, mudah diperoleh dimana-mana yang merupakan keunggulan dari lndomie, (2) Untuk lebih meningkatkan promosi perusahaan perlu menempatkan tenaga penjual yang kreatif, ramah dan sopan, serta sebaiknya tidak memaksa konsumen untuk membeli produk karena mereka akan merasa tidak enak. Bila perlu diadakannya training khusus untuk mereka supaya menjadi lebih terlatih dan semangat serta ramah dalam menangani konsumen, (3) Pentingnya pemerataan penempatan tenaga penjual di seluruh wilayah Nusantara,(4) Perlunya meninjau kerjasama yang dilakukan dengan koperasi, karena mereka mengeluh tentang tidak datangnya secara tepat pesanan mereka terhadap lndomie.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen Strategi
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-2 Perpustakaan
Date Deposited: 24 Mar 2014 08:13
Last Modified: 24 Mar 2014 08:13
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1293

Actions (login required)

View Item View Item