Perencanaan Strategi di Majelis Usahawan Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (MUIPB).

Apriana, Rina (1997) Perencanaan Strategi di Majelis Usahawan Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (MUIPB). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R10-01-_Rina_Apriana-_Cover.pdf

Download (327kB)
[img]
Preview
PDF
R10-02-_Rina_Apriana-_RE.pdf

Download (393kB)
[img]
Preview
PDF
R10-03-_Rina_Apriana-_Daisi.pdf

Download (369kB)
[img]
Preview
PDF
R10-04-_Rina_Apriana-_Bab1.pdf

Download (379kB)
[img]
Preview
PDF
R10-05-_Rina_Apriana-_Bab2DST.pdf

Download (4MB)

Abstract

Masalah lingkungan tidak lagi merupakan masalah yang hanya diperhatikan oleh pakar lingkungan, melainkan telah menjadi masalah ekonomi. Dunia perdagangan pun, terutama perdagangan internasional, tidak lagi bebas dari permasalahan lingkungan. Kecenderungannya adalah perdagangan internasional akan semakin dipengaruhi oleh pertimbangan lingkungan. Mengingat Indonesia telah meniti dalam persaingan perdagangan di pasar intenasional, maka Indonesia dituntut untuk menyesuaikan diri dengan standar kualitas produk yang diberlakukan dalam mekanisme perdagangan dunia. MUIPB menyadari perlunya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeinginan untuk berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia dengan mendorong para usahawan agar berperan serta secara aktif dalam usaha dan kegiatan untuk tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. Anggota MUIPB terdiri dari perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor yaitu : industri kehutanan, bank dan finansial, teknik, konstruksi dan besi, pertambangan, minyak dan gas, otomotif, penerbitan, petrokimia, transportasi serta asosiasi dan LSM. MUIPB sebagai lembaga yang berkeinginan untuk menggunakan ekoefisiensi sebagai strategi pembangunan dunia usaha Indonesia, memelopori kinerja pembangunan berkelanjutan serta membantu dan bekerjasama dengan pemerintah dan semua pihak untuk tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. Majelis tersebut yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1992, perlu melakukan suatu self assesment terhadap program-program atau kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan selama ini. Selanjutnya MUIPB perlu menetapkan suatu strategi jangka pendek dan jangka menengah dalam pelaksanaan programnya di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data primer dan sekunder yang didapatkan diolah dengan menggunakan beberapa metode antara lain penentuan prioritas faktor internal dan eksternal dengan Proses Hirarki Analitik (PHA), Matrik Evaluasi faktor Internal, Matrik Evaluasi Faktor Internal, Analisis SWOT serta statistik uji Kai-kuadrat. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh MUIPB, apabila dihubungkan dengan analisis misi dan tujuan MUIPB itu sendiri, telah memiliki keterkaitan dengan misi MUIPB. Terutama misi pertama yaitu menjadi katalisator untuk terlaksananya pembangunan dan misi keempat yaitu mengambangkan pengertian yang jelas tentang pembangunan berkelanjutan di dunia usaha. Sedangkan misi yang lain belum secara nyata tercakup dalam kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan. Berdasarkan analisis posisi organisasi saat ini yang dapat dilihat dari matrik evaluasi faktor internal, MUIPB memiliki faktor internal yang kuat untuk memanfaatkan peluang dan menghindari ancaman yang ada. Akan tetapi berdasarkan matrik evaluasi faktor eksternal, MUIPB merespon lingkungan eksternal organisasi dengan tingkat keatraktifan yang rendah. Untuk dapat mengatasi persaingan bisnis para anggotanya dimasa kini dan masa yang akan datang, MUIPB harus dapat memanfaatkan kekuatan yang dimiliki oleh organisasi untuk mengatasi ancaman dan memanfaatkan peluang yang ada. Berdasarkan analisis misi dan dihubungkan dengan analisis SWOT, berbagai kegiatan yang dikembangkan dari strategi yang disarankan kepada MUIPB, dalam membantu organisasi mencapai misi dan tujuannya dipaparkan berikut ini. I. Program JangkaPendek II. Program Pemasaran - Promosi : penyebaran publikasi kepada perusahaan-perusahaan di pulau Jawa dan Sumatra. Publikasi tersebut dapat berupa company profile, brosur, leaflet, ataupun iklan. Penyebaran publikasi kepada berbagai sektor industri, terutama industri-industri yang berpotensi besar menyebabkan kerusakan lingkungan, memperbanyak program-program yang melibatkan berbagai kalangan, baik kalangan bisnis, masyarakat umum, maupun pemerintah, dan membuka homepage di jaringan internet untuk menjaring anggota dari berbagai kalangan - Produk : memperluas distribusi informasi secara sektoral maupun regional, membuat sistem informasi manajemen yang dapat menghubungkan antara anggota dengan anggota maupun anggota dengan sekretariat MUIPB, memanfaatkan jaringan internet untuk mendapatkan informasi-informasi aktual dari luar negeri terutama dari World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), menyediakan layanan konsultansi tentang kelestarian lingkungan, menjaga dan meningkatkan reputasi perusahaan anggota, baik di dalam maupun di luar negeri sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, memperluas jasa pelayanan informasi, tidak hanya terbatas pada penyediaan informasi mutakhir bagi anggota tetapi kepada semua pihak yang membutuhkan - Place (Tempat) : mengaktifkan jaringan sistem informasi manajemen yang menghubungkan anggota dengan sekretariat, sehingga setiap kegiatan MUIPB dapat diantisipasi dengan cepat oleh anggota dan membuat hubungan SIM dengan WBCSD sehingga antisipasi isu lingkungan tidak terlambat. 2. Program Penyediaan Produk dan Jasa Fokus area kegiatan MUIPB dibagi menjadi empat fokus yang mencakup pengembangan kebijakan, dua buah program yang berhubungan dengan manajemen lingkungan dan proyek percontohan. 1. Pengembangan Kebijakan a. Perdagangan dan Lingkungan Globalisasi bisnis dan perhatian yang kontinyu tentang lingkungan membuat interaksi antara perdagangan dan lingkungan dan pengaruhnya terhadap bisnis internasional merupakan prioritas terpenting bagi anggota MUIPB dan organisasi perdagangan, baik nasional maupun internasional. b. Konsumsi dan Bisnis yang Berkelanjutan Tujuannya adalah : mendefinisikan dan mengkomunikasikan perspektif bisnis dimana terjadi perubahan dalam konsumsi dan pola produksi yang berhubungan, yang secara praktek layak dan ramah lingkungan; memperkuat posisi MUIPB dalam pembangunan berkelanjutan yang berhubungan dengan produksi dan konsumsi yang berkelanjutan. c. Isu Energi dan Iklim Isu iklim, serta energi adalah lingkup kebijakan pada agenda Rio de Janeiro yang menjadi perhatian dari semua perusahaan anggota. d. Pasar uang Mengevaluasi dan mempromosikan aturan pasar uang terhadap isu pembangunan berkelanjutan serta ekoefisiensi, serta mengemukakan informasi apa yang dapat disediakan oleh perusahaan yang memungkinkan pasar untuk menilai kinerja perusahaan pada pembangunan berkelanjutan. 2. Strategi Bisnis dan Manajemen Lingkungan . Tujuan MUIPB adalah untuk berpartisipasi dalam melaksanakan perubahan arah bisnis, menerapkan ekoefisiensi, merangsang perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah, sejalan dengan menurunkan penggunaan enerji dan bahan baku, serta menurunkan pencemaran dan masalah limbah. MUIPB menyelenggarakan dua program untuk mencapai ha1 tersebut yaitu ekoefisiensi dan penilaian lingkungan. 3. Proyek Demonstrasi MUIPB mendukung program pendemonstrasian kegiatan-kegiatan yang ramah lingkungan yang dilakukan oleh anggota yang menunjukkkan bahwa ekoefisiensi dan kerjasama teknologi dapat bekerjasama, sekaligus mempromosikan kinerja manajemen yang dapat memperbaiki lingkungan Penyebaran informasi kepada anggota bertujuan untuk: Mempengaruhi anggota untuk menerima dan mengimplementasikan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan oleh MUIPB * Mendorong diskusi tentang isu kebijakan pembangunan berkelanjutan dengan menyediakan informasi, yang didukung oleh praktek-praktek yang terbaik sebagai contohnya, dari sektor perusahaan dan swasta. Memposisikan dan mengukuhkan MUIPB sebagai pelopor organisasi bisnis yang berkelanjutan. Implementasi penyebaran informasi kepada anggota dapat dilakukan dengan cara : a. Pengiriman langsung b. Menggunakan media massa seperti koran dan televisi c. Mempublikasikan berbagai notulen hasil rapat atau pertemuan penting lainnya d. Laporan ceramah. 3. Sumberdaya Manusia Membuat struktur organisasi yang mencakup pembagian tugas yang jelas, sehingga masing-masing SDM dapat mengoptimalkan pekerjaannya, melakukan pengembangan SDM, khususnya staf MUIPB dan staf perusahaan anggota dengan mengikuti berbagai program pelatihan lingkungan seperti program pelatihan AMDAL, seminar ISO, ekolabel dan sebagainya; meningkatkan keterlibatan anggota dengan mengadakan pertemuan rutin anggota minimal satu kali dalam tiga bulan. 4. Keuangan Program keuangan yang dapat dilakukan mula-mula adalah memperjelas status hukum MUIPB, sehingga MUIPB mem iliki kekuatan untuk menindak anggota yang tidak mematuhi AD/ART organisasi, mengaktifkan penarikan iuran anggota dengan memberikan sangsi terhadap anggota yang tidak membayar iuran, mengalokasikan dana untuk melakukan penelitian dan pengembangan program maupun kegiatan bagi anggota lainnya. 5 .Penelitian dan Pengembangan Untuk tujuan ilmiah dan penelitian, dampak sesungguhnya dari aktifitas industri pada faktor ekologi seperti biodiversitas dan pola iklim global masih harus dipelajari. Penelitian dan pengembangan yang mendalam mengenai tanggapan politis yang tepat harus dilakukan. 7. Sistem Informasi Manajemen MUIPB seharusnya memiliki suatu sistem informasi yang menghubungkan anggota dan sekretariat dan menghubungkan MUIPB dengan WBCSD Caranya antara lain dengan memanfaatkan jaringan internet. * II. PROGRAM JANGKA MENENGAH Program-program jangka menengah MUIPB untuk masing-masing kegiatan dipaparkan berikut ini. 1. Pemasaran Untuk kegiatan jangka menengah, MUIPB akan membuka kantor cabang di tempat lain, terutama di pulau Jawa. Apabila memungkinkan juga akan dibuka kantor cabang di Sumatra untuk mengakomodasi perusahaan di luar Jawa. 2. Program Penyediaan produk dan Jasa Untuk jangka menengah, MUIPB menyediakan konsultasi mengenai lingkungan perusahaan, dikhususkan kepada anggota maupun non-anggota yang memerlukan MUIPB memiliki Tim pakar yang dapat melaksanakan program tersebut. Direncanakan penyediaan tenaga lapangan untuk membantu perusahaan dalam mengatasi permasalahan di lapangan, maupun untuk menerapkan program-programnya di lapangan. MUIPB melaksanakan proyek demonstrasi berbagai fokus kegiatan yang diajukan oleh anggota yang membuktikan bahwa ekoefisiensi dan atau ekoteknologi dapat bekerjasama sekaligus mempromosikan kinerja manajemen yang dapat memperbaiki lingkungan. 3. Sumberdaya Manusia Kerjasama dengan lembaga pendidikan dalam penyediaan tenaga lapangan, konsultasi lingkungan maupun pengembangan sumberdaya manusia tentang lingkungan. 4. Penelitian dan Pengembangan MUIPB berusaha secara aktif untuk mengembangkan program-programnya yang mempengaruhi strategi bisnis anggota, dan berusaha untuk menciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi perkembangan perusahaan anggota khususnya. , 5. Sistem Informasi Manajemen Di masa yang akan datang, sekretariat tidak hanya mengurusi masalah administrasi anggota dan kegiatan serta informasi saja, akan tetapi dapat dijadikan sebagai narasumber permasalahan lingkungan bagi anggota organisasi dan mitra-mitra kerjasamanya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perencanaan Strategi, Majelis Usahawan Indonesia, MUIPB, manajemen strategis
Subjects: Manajemen Strategi
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 22 Feb 2012 01:34
Last Modified: 22 Feb 2012 01:34
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1355

Actions (login required)

View Item View Item