Analisis Strategi Pemasaran PT. BAS

M, Zaini (2003) Analisis Strategi Pemasaran PT. BAS. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E3K-_01-_M_Zaini_-_Cover.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
E3K-_02-_M_Zaini_-_RE.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
E3K-_03_-_M_Zaini_-_DaIsi.pdf

Download (620kB)
[img]
Preview
PDF
E3K-_04_-_M_Zaini_-_Bab1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
E3K-_05_-_M_Zaini_-_Bab2DST.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

Indonesia terletak di garis Khatulistiwa dengan 17508 pulau 81000 kilometer (km) garis pantai dan 4.200.000 hektar (ha) hutan bakau adalah merupakan potensi yang besar untuk lokasi budidaya ikan dan udang. Perairan yang luas tersebut yang kaya akan hasil laut merupakan potensi alamiah yang dapat menopang kegiatan bisnis perikanan tangkap yang hasil olahannya dapat menjadi sumber protein bagi masyarakat luas dan menjadi sumber devisa negara dari sektor kelautan dan perikanan Dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah dibidang ekonomi yang berorientasi global, dapat dikatakan bahwa sumberdaya laut yang mempunyai keunggulan komparatif untuk dapat dimanfaatkan agar dapat menjadi keunggulan kompetitif oleh industri yang berorientasi global dengan kemampuan daya saing tinggi . PT. Bahtera Adimina Samudera (PT. BAS) adalah salah satu perusahaan dari 15 perusahaan Grup Kompak yang dirintis oleh Windi Hermanto dan Djonny Taslim. Group Kompak didirikan di Jakarta sejak tahun 1988 sedang PT. BAS didirikan tahun 1989 yang bertujuan menjadi perusahaan yang bergerak di bisnis perikanan tangkap yang sekaligus memiliki sistem pengolahan dan pengemasan yang juga dipersiapkan untuk menghadapi persaingan dalam memasuki pasar ekspor. Permasalahan yang terkait dengan analisis strategi pemasaran dalam sebuah perusahaan perikanan yang berorientasi ekspor adalah bagaimana mengembangkan dan memperluas pasar yang telah dimiliki perusahaan mungkin yang mungkin awalnya hanya satu negara tujuan kemudian diharapkan menjadi beberapa negara tujuan dan mendominasi pasar dinegara tersebut. Untuk penelitian ini difokuskan pada penganalisisan strategi alternatif dalam pemasaran yang dlakukan oleh PT.BAS dan implementasinya diserahkan sepenuhnya kepada manajemen PT.BAS. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi strategi yang telah diterapkan, mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pengembangan pemasaran, serta merumuskan strategi pengelolaan terhadap hasil tangkapan dan sistem pengolahan - - guna menopang strategi peningkatan pemasaran PT.BAS. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Studi Kasus. Data primer dikumpulkan dengan metode observasi langsung yang dilengkapi dengan kuisioner agar dapat menilai faktor-faktor penentu dalam pemasaran produk. Kuesioner diberikan kepada responden yang terdiri dari pengguna serta manajemen PT. BAS yang memiliki kapasitas pengetahuan mengenai sistem pemasaran serta mampu memberikan penilaian mengenai PT.BAS dan ditetapkan secara sengaja (purposive sampling). Responden yang terlibat adalah Djony Taslim (wakil presiden direktur), Laurentius Soegiarto (presiden direktur), Apri Hartana (direktur), Djinarta Supardi (direktur), Makmur Darmo (direktur), Safrizal (manager pemasaran) dan Mansur (manager operasi). Jenis dan sumber data yang dikumpulkan meliputi sumber internal (PT.BAS) dan eksternal (para ahli dan sumber literatur yang berkaitan) dan sebagainya. Pengelolaan data diperoleh dan dianalisis secara kualitatif. Hal tersebut dilakukan guna menelaah aspek kualitatif sesuai identifikasi masalah yang ada. Metode yang digunakan adalah matriks SWOT/TOWS yang sebelumnya didahului dengan matriks EFE dan IFE. Metode tersebut digunakan karena memenuhi kebutuhan pengolahan data yang ada. Terdapat beberapa institusi yang ikut berperan dan mempengaruhi perkembangan PT. BAS sebagai perusahaan eksportir hasil laut antara lain Pemerintah Daerah, LSM dalam dan luar negeri, Koperasi Nelayan, Lembaga Pendidikan, Asosiasi Perusahaan Sejenis dan para karyawan di dalam PT. BAS. Kontribusi yang diberikan ada yang bersifat langsung dan tidak langsung terhadap jalannya dan perkembangan perusahaan. Adanya peningkatan trend penangkapan yang diikuti peningkatan penjualan dari tahun 1998 hingga tahun 2000 di PT.BAS. Untuk tahun 2001 mengalami penurunan penjualan akibat perusahaan melakukan pengurangan operasi dan pengurangan operasi akibat banyaknya kapal yang harus diistirahatkan. Prestasi gemilang diperoleh PT.BAS di tahun 2000 berkat keberhasilan manajemen perusahaan yang didukung semua komponen perusahaan, sehingga perusahaan berencana melakukan ekspansi guna penambahan kemampuan operasi. Pengelompokan strategi PT.BAS dalam menjalankan roda perusahaan yang khususnya menopang kegiatan pemasaran perusahaan yaitu pertama strategi tingkat korporat yang lebih bersifat umum dan dikendalikan pada tingkat direksi, kedua strategi tingkat bisnis unit merupakan rinci operasional daripada strategi korporate dimana strategi difokuskan pada jalannya perusahaan ditingkat operasional atau teknis yang dikendalikan oleh para manager tetapi tetap berkoordinasikan dengan jajaran direksi. Kemudian untuk mengimplementasikan strategi tingkat korporate diperlukan adanya strategi tingkat fungsi yang meliputi beberapa isu antara lain isu pemasaran (4P), isu fungsi operasi, isu fungsi keuangan, isu fungsi riset dan pengembangan, dan isu fungsi sumber daya manusia. Adanya hasil formulasi strategi PT. BAS adalah matriks SWOT dan matriks BCG yang digunakan untuk penyusunan formulasi strategi pemasaran PT. BAS untuk memasuki dan melakukan pengembangan pasar dapat diformulasi beberapa ha1 yaitu strategi tingkat korporate atau bisnis unit. Untuk hasil matriks SWOT diperoleh PT.BAS alternatif strategi yaitu strategi SO yang mengkombinasikan seluruh kekuatan perusahan untuk memaksimalkan peluang dimana perusahaan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki perusahaan mulai dari kemampuan SDM hingga kecanggihan teknologi guna memaksimalkan produksi dan penjualan, strategi ST yang mengkombinasikan segala kekuatan untuk menghindari datangnya ancaman seperti penurunan harga, penurunan kemampuan produksi dan pengaruh ketidakmenentuan deregulasi pemerintah dalam pelaksanaan bisnis perikanan tangkap, strategi WO yang mengkombinasikan ada peluang dengan menghindari kelemahan yang dimiliki perusahaan seperti langkah menajemen untuk tetap menjaga produktifitas pemasaran dengan memanfaatkan segala fasilitas dan kemudahan yang diberikan pemerintah, dan strategi WT dimana perusahaan menghindari ancaman yang datang seperti tetap menjaga kondisi armada dengan meminimalkan pembiayaannya. Untuk implementasi strategi pemasaran PT. BAS diperlukan acuan implementasi meliputi kegiatan penyusunan program, penyiapan anggaran yang sesuai dan penentuan prosedur. Dari hasil formulasi strategi pemasaran dan implementasi strategi diperoleh strategi pilihan yaitu strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar dan produk untuk pangsa pasar yang relatif tinggi sedangkan untuk pertumbuhan pasar yang tinggi difokuskan pada penjabaran 4P (marketing mix) menurut Phillip Kotler. Untuk menghadapi mekanisme global dan tetap menjaga kekuatan pemasaran ekspornya PT.BAS menitikberatkan pada Low Cost (biaya rendah) dan Good Quality (kualitas yang baik) yang terdiri dari produk yang mendapatkan kepercayaan yang kuat dari konsumen (highest quality and the most realible product), ketepatan waktu dalam pengiriman produk ke konsumen (best delivery and service performance), orientasi perusahaan untuk pemenuhan konsumen yang luas (the most people oriented company), harga produk bersaing di pasaran (price in market and least cost), dan persediaan perusahaan minimal atau perusahaan lebih terfokus pada pemasaran yang cepat (low inventory). Kesimpulan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah pertama adanya kemampuan PT.BAS untuk menciptakan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka mepertahankan, memasuki serta merebut pasar yang ada baik di negara tujan ekspor maupun di pasaran lokal serta masih terbukanya pasar yang luas bagi industri perikanan seperti di China. Kedua, meningkatkan penjualan yang telah dilakukan PT.BAS sejak tahun 1997 dengan meningkatkan kemampuan perusahaan. Ketiga PT.BAS lebih memfokuskan pada strategi pilihan yaitu dengan pengembangan produk yang ditopang peningkatan promosi, ketepatan distribusi dan harga yang diterima konsumen. Keempat, kebijakan strategis PT.BAS selain melaksanakan peremajaan kapal penangkap ikan baik ukuran besar maupun kecil juga melakukan pola kerja sama kemitraan dengan memberdayakan nelayan setempat dan menjalin kerja sama yang baik dengan stakeholder. Disarankan kepada PT.BAS untuk tetap menerapkan marketing mix secara utuh agar segala potensi yang dimiliki perusahaan termanfaatkan, perlunya mencari alternatif produk guna membangun pasar baru seperti Jepang dan negara-negara lain, dan tetap menjaga kerjasama dengan perusahaan sejenis. Selain itu PT. BAS diharapkan melakukan diferensiasi produk yang tidak memerlukan investasi yang besar serta diversifikasi produk yaitu udang yang diikuti diversifikasi pemasaran selain RRC seperti Jepang dan Taiwan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 30 Jan 2012 07:55
Last Modified: 30 Jan 2012 07:55
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1391

Actions (login required)

View Item View Item