Strategi Pembangunan Pertmian Tanaman Pangan di Kota Pekanbnu Melalui Pengembangan komoditi Unggulan.

Hawari, Irwan (2002) Strategi Pembangunan Pertmian Tanaman Pangan di Kota Pekanbnu Melalui Pengembangan komoditi Unggulan. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
r21-01-irwan_hawari-cover.pdf

Download (351kB)
[img]
Preview
PDF
r21-02-irwan_hawari-abstrak.pdf

Download (262kB)
[img]
Preview
PDF
r21-03-irwan_hawari-ringkasan_eksekutif.pdf

Download (302kB)
[img]
Preview
PDF
r21-04-irwan_hawari-daftar_isi.pdf

Download (325kB)
[img]
Preview
PDF
r21-05-irwan_hawari-pendahuluan.pdf

Download (349kB)
[img] PDF
img-210121604.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
img-210121903.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
img-210122057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Besarnya tantangan dibidang perekonomian yang akan dihadapi bangsa Indonesia dengan semakin dekatnya pelaksanaan era perdagangan bebas lingkup Asean (AFTA) tahun 2003 dan perdagangan bebas Dunia (global trade) pada tahun 2020, menuntut adanya sejumlah langkah-langkah strategis terutama bagi daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan luar negeri seperti Propinsi Riau. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa propinsi Riau sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan salah satu kawasan yang mempunyai tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi didunia (Singapore, Malaysia dan Thailand) mempunyai peran yang sangat strategis dalam menjawab tantangan tersebut. Untuk pengembangan sub sektor pertanian tanaman pangan kota Pekanbaru rnasih mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan yaitu lahan potensial sebesar 50.188,72 Ha yang belum digarap. Dari segi produksi, belum terpenuhinya jumlah kebutuhan konsumsi terhadap komoditi Pertanian Tanaman Pangan di Kota Pekanbaru merupakan hal yang harus medapat perhatian, mengingat pada saat-saat tertentu (hari-hari besar) komoditas pertanian menjadi barang yang langka dan harga menjadi sangat mahal. Ruang lingkup dari penelitian ini adalah tentang kajian penetuan strategis bagi pengembangan pertanian tanaman pangan dan penentuan komoditas unggulan di Kota Pekanbaru. Adapun lingkup dari tanaman pangan meliputi tanaman padi-palawija, sayur-sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/ bungabungaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rnetode deskriptif dalam bentuk survey pada sejumlah pihak yang terkait dalam pembuatan kebijakan pembangunan pertanian tanaman pangan di Kota Pekanbaru. Untuk penganalisaan data-data tersebut digunakan alat bedah analisis yaitu metoda Perbandingan Ekponensial (MPE) untuk menentukan prioritas Komoditi Unggulan dan Metoda SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) guna menganalisa strategi pengembangan Komoditi ungulan. Hasil analisa terhadap komoditi unggulan dengan metode MPE dari dua puluh orang responden memperlihatkan bahwa komoditi unggulan yang diprioritaskan adalah : sayur-sayuran (nilai skor rata-rata 4), buah-buahan (skor rata-rata 2,65 ), palawija (skor rata-rata 2,lO) dan tanaman hias (skor rata-rata 1,95). Responden memberikan penilaian untuk bobot yang berpengaruh dalam pengembangan komoditas unggulan berdasarkan kepada tingkat kepentingan dari faktor tersebut. Hail penilaian pembobotan untuk faktor internal adalah faktor SDM Petani (0,108); SDM Birokrat (0,090); Kebijakan Pemerintah (0,106); Kualitas-kuantitas hasil (0,106); Modal (0,107); Kondisi Usahatani (0,106); Jaringan Informasi (0,105); Infrastruktur (0,094); Kesesuaian Tanah (0,089 dan Ketersediaan Lahan (0,090), sedangkan bobot untuk kepentingan faktor strategis eksternal nilai bobot yang diperoleh yaitu pangsa pasar (0,103); PMA (0,075); politik pemerintahan (0,072); pertumbuhan ekonomi (0,073); pertumbuhan penduduk (0,075); APEC, AFTA dan WTO (0,08); fluktuasi harga (0,101); iklim (0,079); persaingan produk luar (0,068); saprodi (0,094); kerusakan lingkungan (0,098) dan nilai tukar (0,073). Hasil analisis terhadap faktor intemal menunjukkan bahwa komoditi unggulan sayur-sayuran di Kotamadya Pekanbaru mempunyai Kekuatan yaitu,: Kebijakan Pemerintah, SDM Birokrat, Infiastruktur, Kesesuaian Tanah dan Ketersediaan Lahan. Sedangkan faktor yang menjadi Kelemahan adalah SDM Petani, Kuantitas-kualitas hasil ,Kondisi Usahatani, Jaringan Informasi dan Modal. Faktor strategis Ekstemal yang mempengaruhi yaitu berupa Peluang dengan masing-masing skor yang terdiri dari Pangsa Pasar, Penanaman Modal Asing (PMA), Politik Pemerintahan, Pertumbuhan Ekonomi dan APEC, AFTA dm WTO. Sedangkan Faktor Eksternal yang dianggap sebagai faktor Ancaman adalah Fluktuasi Harga, Iklim, Persaingan Produk Luar, Sarana Produksi, Kemakan Lingkungan dan Nilai Tukar. Hasil penghitungan dari matrik IFE dan EFE menunjukkan bahwa strategi Dinas Pertanian Kota Pekanbaru yang sedang dijalankan pada saat ini belum mampu untuk merespon faktor Intemal berupa Kekuatan dan Kelemahan, tetapi mampu mengantisipasi faktor Ekstemal berupa Peluang dan Ancaman. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh strategi altematif yang dapat direkomendasikan untuk menjadi strategi pengembangan komoditi unggulan di Kota Pekanbaru yaitu strategi peduasan areal, strategi diversifikasi tanaman, kemitraan, subsidi usahatani dan unggul biaya Strategi yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan ditentukan berdasarkan kepada jumlah bobot yang dipunyai dari masing-masing elemen faktor strategis yaitu Strategi kemitraan dan Strategi perluasan areal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Komoditi Unggulan, Strategi, Kota Pekanbaru, Tanaman Pangan, Global Trade, AFTA dan pertumbuhan penduduk
Subjects: Manajemen Strategi
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 09 Feb 2012 02:21
Last Modified: 09 Feb 2012 02:21
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1404

Actions (login required)

View Item View Item