Analisa Persepsi, Kepuasan, Loyalitas dan Niat Penggunaan Produk Kecantikan Ekstrak Tumbuhan Alami di Kota Medan Sumatera Utara

Pane, Topan Eros Kurnia (2011) Analisa Persepsi, Kepuasan, Loyalitas dan Niat Penggunaan Produk Kecantikan Ekstrak Tumbuhan Alami di Kota Medan Sumatera Utara. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R42-01-Topan-Cover.pdf

Download (135kB)
[img]
Preview
Text
R42-02-Topan-Abstrak.pdf

Download (87kB)
[img]
Preview
Text
R42-03-Topan-RingkasanEksekutif.pdf

Download (104kB)
[img]
Preview
Text
R42-04-Topan-DaftarIsi.pdf

Download (107kB)
[img]
Preview
Text
R42-05-Topan-BabIPendahuluan.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text
TESIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (855kB)

Abstract

Seiring kemajuan jaman, kecantikan dan kesehatan kian menjadi penting bagi banyak manusia kecantikan telah menjadi sebuah komoditas bisnis yang sangat menjanjikan, dimulai dari usaha penjualan produk kecantikan, perawatan kulit, perawatan rambut, kuku, tubuh, dan lain sebagainya.Tren kosmetika pun sejalan dengan tren fashion yang selalu berubah-ubah. Bersamaan dengan gencarnya produk kosmetik yang menawarkan inovasi mutakhir, dunia kecantikan melakukan penciptaan produk natural. Produk kosmetik selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat karena segala sesuatu yang menyangkut penampilan fisik dan kecantikan makin menjadi kebutuhan utama dalam penampilan. Hal ini menimbulkan persaingan produk produk kosmetik untuk menawarkan kecantikan bagi masyarakat selaku konsumen.Indikasi pertumbuhan persaingan bisnis kosmetika ini pun terlihat dari beberapa penjualan dan target penerimaan yang di pasang oleh beberapa perusahaan kosmetika di Indonesia. Seiring meningkatnya bisnis kecantikan dan adanya paradigma kecantikan berbahan dasar tanaman tanaman alami (natural) maka produk produk yang ditawarkan kepasar juga mengalami berbagai variasi. Berbagai Variasi produk dapat dilihat dengan banyaknya bahan dasar yang berbasis tanaman alami (natural) muncul dipasar. Hal ini dapat melahirkan berbagai persepsi , kepuasan, dan niat penggunaan produk bagi konsumen untuk memilih produk yang ideal Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis profil konsumen kecantikan ekstrak tumbuhan alami (Natural) dan Non Natural.Menganalisis Persepsi, Sikap Konsumen Kecantikan ekstrak tumbuhan alami (Natural) dan Non Natural. Menganalisis Kepuasan dan Loyalitas Konsumen produk kecantikan natural dan non natural. Menganalisis Niat penggunaan produk kecantikan ekstrak tumbuhan alami (Natural) dan Non Natural. Merumuskan Implikasi Manjerial dalam pemasaran produk kecantikan ekstrak tumbuhan alami (Natural). Penelitian ini dilakukan di Kota Medan propinsi Sumatera Utara dengan mengambil lokasi di beberapa pusat perbelanjaan terbesar di Medan Sumatera Utara yang memiliki tempat tempat penjualan produk kecantikan. Pengambilan Responden dilakukan dengan melakukan survey kepada para konsumen produk kecantikan yang baru habis membeli produk di gerai tempat penjualan produk kecantikan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2011. Jenis penelitian deskriptif yang dilakukan adalah penelitian survei (survey research). Tipe penelitian survei yang digunakan adalah cross sectional survey, Metode penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non probability sampling. Pengambilan kuesioner dilakukan secara convenience sampling Penelitian ini menggunakan jumlah sampel sebanyak 105 orang untuk reponden produk natural dan 105 orang untuk responden non natural. Dalam analisis sikap responden memakai model sikap multiatribut Fishbein. Dalam menganalisis kepuasan penelitian ini menggunakan Structural Equation Modelling. Mengukur Niat menggunakan Theory Plannned Behaviour melalui uji regresi berganda. Penelitian ini mengembangkan variabel dari dimensi kualitas produk yaitu quality Killer, Quality Driver, Quality Enhancers,Quality Service untuk variabel persepsi, dan kepuasan loyalitas.Sementara Niat melalui variabel variabel Theory Planned Behaviour. Secara umum baik responden produk kecantikan Natural dan Non natural didominasi usia muda 16-26 tahun dan 27- 37 tahun dengan dominasi tingkat pendidikan terakhir SMU dan pendidikan tinggi (Diploma,dan sarjana. Juga didominasi pelajar/mahasiswa/ibu rumah tangga dan beberapa bagian bekerja dengan tingkat pendapat didominasi sampai dengan 4.000.000 pengeluaran secara umum didominasi maksimal dapat menjangkau 400.000. Perilaku pembelian didominasi baik responden natural dan non natural oleh mengenali kebutuhan membersihkan melembutkan dan memutihkan kulit wajah dengan dominasi sumber informasi yang berpengaruh adalah teman kenalan bagi responden natural dan Media massa bagi non natural. Juga didominasi oleh alasan keamanan mengkonsumsi produk dan khasiat produk. Responden juga memperhatikan pembelian produk dengan terencana walau masih ada dominasi perilaku situasional bagi konsumen produk kecantikan non natural.Pembelian produk juga tergambar dibeli bersama sama teman lain dengan kombinasi hari libur dan hari kerja. Dan kebanyakan banyak mengunjungi pusat perbelanjaan seperti supermarket dengan kemasan produk berbentuk Foam Kebanyakan responden dapat menerima kenaikan harga sebesar 5% hal ini dapat berdampak pengurangan konsumsi Perilaku Penggunaan secara umum responden natural dan Non Natural memakai produk sudah lebih dari satu tahun dengan frekuensi pembelian didominasi pembelian dua kali dalam sebulan Responden juga memperhatikan perawatan lain seperti counter kecantikan, pemakaian suplemen. Dengan pemakaian didominasi tumbuhan alami langsat, jeruk nipis,mawar, kenanga. Dalam hal pengetahuan untuk zat berbahaya dan penyakit berbahaya masih banyak didominasi ketidak tahuan konsumen Analisis Multi Atribut menunjukkan bahwa berbagai variabel merupakan variabel penting bagi responden . Kehandalan terhadap Efek samping membentuk tingkat kepentingan sangat penting bagi responden. Kepercayaan pada produk natural juga kebayakan dipercaya oleh responden. Sebagian variabel seperti kecepatan reaksi, harga dan bonus memiliki kepercayaan yang biasa saja. Nilai yang tinggi pada sikap didapat dari kategori reabiility atau kehandalan produk tetapi pada kategori seperti Kategori Service yakni bonus produk menempati urutan pemebentukan sikap paling rendah. Angka tingkat kepuasan konsumen (CSI) dibentuk oleh nilai paling tinggi pada dimensi Quality Killer dengan variabel indikator kemudahan menyimpan produk dan yang paling rendah pada Quality Enhancers dengan variabel indikator Bonus Produk Pada Tingkat kepuasan Pelanggan variabel indikator yang mempunyai nilai paling tinggi adalah posisi produk dibanding produk lain dan paling rendah adalah ketetapan memilih produk Tingkat Niat Konsumsi produk Natural Tinggi bagi Responden Natural dan Sedang untuk Responden Non Natural. Dalam membentuk Niat perilaku penggunaan produk natural Kategori Sikap dan perilaku mempunyai nilai yang lebih tinggi dibanding kategori lainnya yang mempunyai nilai sedang untuk responden Natural sementara untuk responden Non Natural Masing Masing Kategori Mulai dari Sikap perilaku, Norma Subyektif, dan Kontrol Perilaku bernilai sedang. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pembentukan niat adalah Kontrol Perilaku bagi responden Natural sementara untuk responden Non Natural adalah sikap perilaku Beberapa Implikasi Manjerial yang dapat dilakukan. Produk Natural Mengikuti Gaya Hidup Tampilan Citra dan kesan Muda, Memposisikan Harga yang Terjangkau untuk Kelas Menengah. Porsi Produksi terbanyak adalah Produk berbahan baku tumbuhan alami yang memiliki Fungsi Membersihkan dan melembutkan Kulit, , dan memutihkan kulit . Promosi lewat Media Massa harus ditingkatkan dan harus dapat bersaing . Ketersediaan / Jalur Distribusi/Tempat Penjualan Produk Memprioritaskan Supermarket. Prioritas Bentuk Kemasan Foam dalam penjualan. Membuat/membentuk sistem member dan keanggotaan club serta ketersediaan counter/klinik konsultasi . Inovasi produk yang Minim Efek Samping, Edukasi mengenai zat berbahaya dan dampak timbul ditonjolkan, Edukasi Kecepatan Reaksi produk bukan lah hal yang utama dan dapat berdampak . Peningkatan angka CSI dapat dilakukan dengan mengembangkan tiap dimensi Kualitas sehingga meningkatkan kepuasan konsumen terutama dimensi Quality Killer. Dimensi Quality Enhancers terutama variabel indikator bonus lebih dikembangkan produsen produk natural dengan berbagai prodrgam bonus/ hadiah, penghargaan dan lain sebagainya untuk meningkatkan kepuasan konsumen . Menigkatkan sisi Variabel Kontrol Perilaku bagi Konsumen produk Natural dan mengembangkan sisi Sikap Perilaku bagi konsumen Non Natural

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Produk Kecantikan Natural, Persepsi, sikap perilaku, Kepuasan, Loyalitas, Niat Perilaku. Multiatribut Fishbein, Structural Equation Modelling, Theory Planned Behaviour.
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 19 Apr 2012 01:30
Last Modified: 26 Jan 2023 08:14
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1421

Actions (login required)

View Item View Item