Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kolektibilitas kredit debitur pada cabang area ii jakarta - pt bank xyz tbk

Adrianda, Arlan (2011) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kolektibilitas kredit debitur pada cabang area ii jakarta - pt bank xyz tbk. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E34-01-Arlan-Cover.pdf - Published Version

Download (354kB)
[img]
Preview
PDF
E34-02-Arlan-Abstrak.pdf - Published Version

Download (315kB)
[img]
Preview
PDF
E34-03-Arlan-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img]
Preview
PDF
E34-04-Arlan-DaftarIsi.pdf - Accepted Version

Download (340kB)
[img]
Preview
PDF
E34-05-Arlan-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (706kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Sektor perbankan yang memiliki peran sebagai lembaga intermediasi, dituntut harus tetap dapat meningkatkan kinerjanya ditengah persaingan yang cukup ketat di sektor industri ini. Ukuran keberhasilan suatu bank tentunya dilihat dari kinerja keuangannya. Peningkatan Non-performing loans (NPLs) berdampak langsung terhadap laba rugi bank, karena timbulnya tambahan biaya akibat Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) yang harus dibentuk berkenaan dengan meningkatnya NPLs tersebut. Perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi kinerja yang buruk menimbulkan kemungkinan kegagalan bayar atas kewajibannya kepada bank. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas kredit perusahaan tersebut yang tercermin dari tingkat kolektibilitas kreditnya dan secara total berdampak terhadap peningkatan NPLs di bank tersebut. Mengingat pentingnya kolektibilitas atas kredit yang diberikan, maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kolektibilitas kredit debitur khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah. Dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kolektibilitas kredit debitur, maka dapat ditentukan langkah-langkah untuk mencegah dampak yang lebih besar dari peningkatan NPLs tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kolektibilitas kredit debitur diidentifikasi berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Faktor-faktor tersebut adalah: tingkat suku bunga kredit, jangka waktu kredit, rasio plafon kredit terhadap total assets, jenis jaminan, sektor ekonomi (manufaktur, perdagangan, jasa), rasio working capital terhadap total assets, rasio retained earnings terhadap total assets, rasio earnings before interest and taxes terhadap total assets, rasio book value of equity terhadap book value of total liabilities, dan rasio total sales terhadap total assets. Untuk menganalisis pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap tingkat kolektibilitas kredit digunakan model ordinal logistic Regression. Dari hasil penelitian ini diperoleh tiga variabel yang berpengaruh signifikan (α < 0,1) terhadap tingkat kolektibilitas kredit, yaitu: plafon kredit per total assets, jenis jaminan, dan total sales per total assets. Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh dari ketiga faktor tersebut terhadap tingkat kolektibilitas kredit debitur, digunakan nilai odd rasio dari masing-masing variabel independen. Faktor yang menempati urutan pertama mempengaruhi tingkat kolektibilitas kredit debitur adalah jenis jaminan dengan nilai odd rasio sebesar 6,514. Hal ini menunjukkan bahwa apabila peringkat jenis jaminan debitur meningkat satu tingkat maka hal ini mengindikasikan peluang pada debitur tersebut untuk lancar sebesar 6,514 kali dibandingkan dengan peluang menjadi kredit bermasalah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas jaminan yang diberikan oleh debitur maka akan memberikan peluang lebih besar kepada debitur tersebut berada pada kategori kredit yang lancar. Faktor yang menempati urutan kedua mempengaruhi tingkat kolektibilitas kredit debitur adalah rasio total sales terhadap total assets ( ) dengan nilai odd rasio sebesar 1,553. Hal ini menunjukkan bahwa setiap adanya peningkatan rasio total sales terhadap total assets-nya sebesar 1 kali akan memberikan peluang pada debitur tersebut untuk lancar sebesar 1,553 kali dibandingkan dengan peluang menjadi kredit bermasalah. Sehingga dapat disimpulkan setiap terjadinya peningkatan rasio total sales terhadap total assets-nya memberikan peluang lebih besar bagi kredit debitur tersebut berada pada kondisi lancar. Faktor yang menempati urutan ketiga mempengaruhi tingkat kolektibilitas kredit debitur adalah rasio plafon kredit terhadap total assets ( ) dengan nilai odd rasio sebesar 0,078. Hal ini menunjukkan bahwa setiap adanya peningkatan rasio plafon pinjaman terhadap total assets-nya sebesar 1 kali akan memberikan peluang pada debitur tersebut untuk lancar sebesar 0,078 kali dibandingkan dengan peluang menjadi kredit bermasalah. Dapat juga dikatakan bahwa setiap adanya peningkatan rasio plafon pinjaman terhadap total assets-nya menurunkan peluang pada debitur tersebut untuk lancar. Untuk menghindari penyaluran kredit pada perusahaan yang memiliki potensi menjadi kredit bermasalah, maka kredit dengan jaminan sebagian besar berupa fixed asset harus lebih diutamakan dibanding kredit hanya dengan jaminan stok, piutang, atau jaminan pihak ketiga lainnya. Jenis jaminan tidak berdampak langsung terhadap kemampuan pembayaran, namun apabila jaminan yang diserahkan memiliki hubungan emosional yang tinggi dan cukup bernilai bagi debitur, maka walaupun kondisi keuangan atau usahanya kurang baik, debitur akan tetap berusaha memenuhi kewajibannya kepada bank. Penetapan plafon kredit yang hampir menyamai total assets-nya juga perlu diwaspadai karena memiliki potensi menjadi kredit bermasalah. Karena itu perlu diterapkan batas pemberian kredit (credit limit) bagi setiap debitur berdasarkan pertimbangan total asset-nya. Selain itu perlu dilakukan pembiayaan secara selektif dengan fokus pada perusahaan atau sektor industri yang memiliki prospek bisnis yang baik dengan mempertimbangkan rasio total asset turn over pada perusahaan tersebut dibandingkan dengan rata-rata industrinya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kualitas Kredit, Kolektibilitas Kredit, Regresi Ordinal Logistik, Altman Z Score, sektor UKM, Manajemen Keuangan
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 19 Apr 2012 01:29
Last Modified: 08 Jul 2014 02:15
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1429

Actions (login required)

View Item View Item