Sekuritisasi aset kredit usaha kecil (kuk) sebagai alat pengendalian risiko dan pengaruhnya terhadap return saham bank publik

Karno, - (2012) Sekuritisasi aset kredit usaha kecil (kuk) sebagai alat pengendalian risiko dan pengaruhnya terhadap return saham bank publik. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E34-01-Karno-Cover.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img]
Preview
Text
E34-02-Karno-Abstrak.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img]
Preview
Text
E34-03-Karno-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img]
Preview
Text
E34-04-Karno-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (350kB)
[img]
Preview
Text
E34-05-Karno-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (637kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Dalam menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi keuangan serta menjaga kelangsungan usahanya dimasa mendatang, bank menggunakan sejumlah teknik dan kebijakan dalam mengelola risiko kredit untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya atau dampak dari kerugian kredit (mitigasi risiko kredit). Teknik dan kebijakan yang dapat ditempuh oleh bank pada umumnya dapat berupa persyaratan setoran jaminan, asuransi atau agunan kepada debitur atau counterparty. Sejalan dengan perkembangan usaha, kompleksitas transaksi dan jenis risiko, terdapat teknik mitigasi risiko yang telah dikenal sesuai dengan standar praktek internasional yaitu sekuritisasi aset. Secara akuntansi, transaksi sekuritisasi aset KUK akan berpengaruh kepada akun-akun neraca maupun laba rugi bank yang pada akhirnya akan tercermin dalam beberapa rasio keuangan/kesehatan bank seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Risk Asset (RORA), Return on Asset (ROA), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Economic Value Added (EVA). Rasio-rasio keuangan seperti CAR, RORA, ROA, LDR dan EVA untuk bank yang telah mencatatkan sahamnya di bursa efek (BEI) menjadi faktor penilaian fundamental bagi investor dalam pengambilan keputusan terkait portofolio saham yang dimilikinya. Investor perlu memiliki tolok ukur agar dapat mengetahui apakah jika sebuah bank publik mengambil keputusan untuk melakukan sekuritisasi aset KUK yang ada dalam neraca, kinerja keuangan bank tersebut akan menjadi lebih baik. Perumusan masalah diformulasikan sebagai berikut (1) Bagaimana sekuritisasi aset KUK mempengaruhi kinerja keuangan bank publik yang diukur dengan kecukupan permodalan, kualitas aset, kemampuan menghasilkan laba dan tingkat likuiditas serta EVA bank publik, (2) Bagaimana pengaruh sekuritisasi aset KUK terhadap nilai saham bank publik (3) Dalam kondisi bagaimana sekuritisasi menjadi efektif bagi publik dalam meningkatkan nilai sahamnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis dampak sekuritisasi asset KUK terhadap rasio-rasio keuangan CAR, RORA, ROA dan LDR serta EVA, (2) Mengetahui kontribusi rasio-rasio keuangan CAR, RORA, ROA dan LDR serta EVA dalam menjelaskan varian saham bank publik di BEI, (3) menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi efektifitas pengendalian risiko melalui sekuritisasi aset KUK bagi bank publik. Untuk mengetahui dampak dari sekuritisasi aset KUK terhadap return harga saham bank publik dilakukan menggunakan empat model simulasi, yaitu : (1) Tidak dilakukannya proses sekuritisasi KUK, (2) Sekuritisasi KUK dilakukan sebesar 10% dari seluruh asset KUK yang dimiliki oleh bank, (3) Sekuritisasi KUK dilakukan sebesar 15% dari seluruh asset KUK yang dimiliki oleh bank, (4) Sekuritisasi KUK dilakukan sebesar 25% dari seluruh asset KUK yang dimiliki oleh bank . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekuritisasi kredit usaha kecil (KUK) mempunyai pengaruh terhadap beberapa rasio keuangan yaitu CAR, RORA, ROA, LDR dan EVA. Tidak dilakukannya sekuritisasi memberikan pengaruh pada rasio keuangan yang berpengaruh cukup signifikan adalah CAR dan EVA. Sekuritisasi KUK sebesar 10% memberikan pengaruh pada rasio keuangan yang berpengaruh cukup signifikan adalah CAR, LDR dan EVA. Sekuritisasi KUK sebesar 15% memberikan pengaruh pada rasio keuangan yang berpengaruh cukup signifikan adalah CAR, RORA dan EVA. Sekuritisasi KUK sebesar 25% memberikan pengaruh pada rasio keuangan yang berpengaruh cukup signifikan adalah CAR, dan ROA. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dari keempat model simulasi sekuritisasi tersebut, maka model yang terbaik dilakukan adalah adalah Sekuritisasi KUK dilakukan sebesar 10% dari seluruh asset KUK yang dimiliki oleh bank. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka beberapa saran yang dapat disampaikan untuk penelitian lebih lanjut adalah perlunya dilakukan analisa lebih lanjutnya terhadap dampak asset perbankan yang akan dilakukan sekuritisasi terhadap return saham, perlunya dilakukan penelitian terhadap rasio keuangan lain yang dipengaruhi oleh sekuritisasi KUK yang dilakukan oleh perbankan dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut faktor apa saja selain dari rasio keuangan yang memberikan pengaruh cukup signifikan terhadap return harga saham.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Small Businesses’ Loan, Securitization, CAR, RORA, ROA, LDR, EVA, Stock return. Sekuritisasi Aset Kredit Usaha Kecil, CAR, RORA, ROA, LDR, EVA, Return Saham
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 12 May 2012 04:49
Last Modified: 23 Jun 2020 02:42
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1450

Actions (login required)

View Item View Item