Analisis pengelolaan persediaan cash reserve optimum pada kantor layanan pluit kencana pt. bank x cabang y

Imelda, Ade Fitria (2006) Analisis pengelolaan persediaan cash reserve optimum pada kantor layanan pluit kencana pt. bank x cabang y. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E22-02-Imelda-Abstract.pdf - Published Version

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E22-03-Imelda-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E22-04-Imelda-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E22-05-Imelda-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (405kB) | Preview

Abstract

Sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat, menjaga likuiditas menjadi sangat penting bagi manajemen bank. Salah satu likuidutas bank adalah memenuhi kewajiban terhadap penarikan nasabah baik nasabah giro, tabungan, dan pinjaman. Bank harus selalu menyediakan dana bagi nasabah yang memerlukan kapanpun mereka butuh. Bank “X” Cabang “Y” yang terletak didaerah Jakarta Barat memiliki peran yang cukup penting bagi kelancaran perekonomian didaerah ini. Dalam operasionalnya, Cabang “Y” dibantu oleh 8 Kantor Layanan (KLN) yang bertugas melayani transaksi nasabah cab “Y’ khususnya dan PT. Bank “X” umumnya serta walking customer. Untuk kelancaran tugasnya, masing-masing KLN memiliki uang kas sendiri dengan batas saldo ditentukan oleh manajemen cabang “Y” . Batas saldo kas ( pagu kas ) untuk masing-masing KLN berbeda tergantung pada volume transaksi nasabah dimasing-masing KLN. Salah satu KLN dari cabang “Y” yang memiliki nasabah dengan volume transaksi penarikan dan penyetoran cukup signifikan adalah KLN Pluit Kencana. Nasabah-nasabahnya sebagian besar adalah perusahaan trading berskala nasional dan internasional serta nasabah perorangan yang merupakan pemilik perusahaan besar. Pola penarikan ataupun penyetoran nasabah yang tidak tentu terkadang menyulitkan petugas KLN Pluit Kencana untuk memenuhi permintaan nasabah terutama untuk transaksi penarikan dan penyetoran dengan nominal besar (> Rp 100 Juta) karena adanya batas saldo kas (pagu kas) yang ditetapkan cabang “Y”. Untuk KLN Pluit Kencana pagu kas yang ditetapkan saat ini adalah Rp. 400 Juta. Saat ini petugas KLN Pluit Kencana lebih fokus pada pemenuhan pagu kas yang ditetapkan cabang “Y” sehingga tidak jarang kekurangan dana untuk pemenuhan kebutuhan nasabah. Agar tidak melewati batas pagu kas yang ditetapkan, KLN harus melakukan penyetoran kelebihan uang tunai tersebut ke cabang (remise) pada sore hari. Sebaliknya jika ternyata pada sore hari pagu kas berkurang cukup signifikan (< Rp 200 Juta) maka KLN harus meminta tambahan uang tunai (supply) dari cabang “Y” pada esok harinya untuk kelancaran tugasnya melayani transaksi nasabah terutama untuk transaksi penarikan. Kondisi saat ini, pengaturan jumlah uang yang diremise pada sore hari oleh petugas KLN Pluit Kencana tidak tentu dan terkadang berlebihan sehingga KLN harus supply keesokan hari. Sedangkan dalam kegiatan remise dan supply oleh cabang ada biaya asuransi yang harus dibayar berdasarkan nominal remise dan supply. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan diatas, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab, yaitu bagaimana karakteristik transaksi nasabah di Kantor Layanan Pluit Kencana, bagaimana penerapan sistem pengelolaan cash reserve di Kantor Layanan Pluit Kencana dan bagaimana menentukan persediaan cash reserve yang optimal di Kantor Layanan Pluit Kencana sehingga tidak terjadi inefisiensi dana. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, dalam penelitian ini terdapat 3 tujuan. Pertama, menganalisis karakteristik transaksi nasabah di Kantor Layanan Pluit Kencana. Kedua, mengevaluasi penerapan sistem pengelolaan cash reserve di KLN Pluit Kencana dan ketiga, menentukan persediaan cash reserve yang optimal di KLN Pluit Kencana. Pembahasan dalam penelitian dibatasi hanya pada dana cadangan utama (primary reserve), yaitu kas fisik untuk mata uang rupiah baik kertas maupun logam yang disimpan di KLN Pluit Kencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Satuan kasusnya adalah KLN Pluit Kencana PT. Bank “X” Cab “Y”. Untuk menganalisis karakteristik transaksi nasabah di KLN Pluit Kencana dilakukan analisis berdasarkan data transaksi setoran dan penarikan nasabah (berdasarkan laporan kas masuk dan keluar KLN) selama 1 tahun (Januari - Desember 2005). Selain itu dilakukan juga wawancara dengan pimpinan dan teller di KLN. Evaluasi pengelolaan sistem cash reserve di KLN Pluit Kencana dilakukan dengan mengkaji laporan posisi kas yaitu saldo harian kas di KLN Pluit Kencana, laporan frekuensi supply dan remise KLN selama 1 tahun (Januari - 2005 – Desember 2005), biaya rata-rata yang dikeluarkan oleh kantor cabang “Y” untuk melakukan cash supply dan remise ke setiap KLN. Untuk menghitung persediaan saldo kas optimum digunakan model Miller-Orr. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik transaksi nasabah di KLN Pluit Kencana, dilakukan analisa berdasarkan laporan mutasi kas masuk dan kas keluar KLN Pluit Kencana selama 1 tahun (Januari - Desember 2005 ). Analisa mutasi kas dikelompokkan berdasarkan harian, tanggal dan mingguan. Rata – rata transaksi kas masuk terbesar di KLN Pluit Kencana terjadi pada hari Senin setiap bulannya, pada minggu ke -2 dan pada setiap tanggal 25. Untuk kas keluar, rata – rata transaksi terbesar terjadi juga pada hari Senin, setiap tanggal 25 dan minggu ke -4. Untuk rata –rata remis terbesar terjadi pada hari Senin, minggu ke -2 dan setiap tanggal 2. Sedangkan supply, rata-rata terbesar terjadi pada hari Selasa, setiap tanggal 14 dan minggu pertama setiap bulannya. Rata-rata transaksi terkecil untuk kas masuk dan kas keluar terjadi pada hari kamis, setiap tanggal 1 untuk kas masuk dan tanggal 20 untuk kas keluar dan pada minggu ke -3 baik untuk kas masuk dan kas keluar. Untuk remis, rata-rata terkecil terjadi pada hari rabu, tanggal 1 dan minggu ke-3. Sedangkan untuk supply terjadi pada hari Senin dan Jumat, pada tanggal – tanggal 16- tanggal 20, tanggal 22- tanggal 23, dan tanggal 29 – tanggal 31 dan minggu ke-3. Biaya remis dan supply yang dikeluarkan oleh KLN Pluit Kencana setiap bulannya rata-rata Rp. 558.82 ribu selama tahun 2005 dengan jumlah remis rata-rata 20 kali dalam sebulan dan supply rata-rata 3 kali dalam sebulan. Saldo kas optimum bagi KLN Pluit Kencana dengan menggunakan model Miller -Orr adalah Rp. 424 Juta dengan batas bawah atau minimal Rp. 368.43 Juta dan batas atas atau maksimal Rp. 535 Juta. Dengan mengetahui bagaimana karakteristik transaksi nasabah, pihak manajemen dapat mengambil kebijakan untuk memberikan batas toleransi kelebihan pagu kas pada KLN Pluit Kencana pada hari Senin, pada setiap tanggal 25 dan minggu ke-2. Begitu juga halnya dengan petugas KLN Pluit Kencana, dengan mengetahui bagaimana trend remis dan supply, petugas di KLN Pluit Kencana dapat mengelola dengan lebih baik jadwal remis dan supply nya misalnya, pada waktu-waktu dimana transaksi kas masuk besar, petugas harus berani mengambil keputusan untuk melakukan remis dalam jumlah banyak dan pada waktu-waktu dimana transaksi kas keluar lebih besar dibandingkan kas masuk, petugas sebaiknya melakukan remis sedikit. Dengan mengetahui saldo kas optimal pihak manajemen cabang ’Y” dapat mengambil langkah-langkah kebijakan dalam pengelolaan manajemen kasnya di KLN Pluit Kencana terutama mengatasi inefisiensi dana. Bagi petugas KLN Pluit Kencana, batas bawah saldo kas sebesar Rp. 368.43 Juta dan batas atas saldo kas sebesar Rp. 535 Juta dapat dijadikan acuan untuk mengambil langkah-langkah antisipasi dalam mengatasi kekurangan dan kelebihan kas. Bagi pihak manajemen cabang ”Y”, analisis dan penghitungan pagu kas optimal di KLN Pluit Kencana dapat dijadikan benchmark bagi KLN-KLN lain yang berada dibawah Cabang ”Y”. Untuk selanjutnya perlu dilakukan penelitian untuk penghitungan manajemen kas di KLN Pluit Kencana dengan menggunakan model probabilistik sebagai perbandingan. Selain itu perlu dilakukan analisis untuk penghitungan manajemen kas di KLN lain yang berada dibawah cab “Y” sehingga inefisiensi dana di cabang “Y” dapat berkurang secara signifikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Cash Reserve, PT. Bank X Cab Y, Saldo Kas, Cash Management, Model Miller-or, Remis, Supply, Pagu Gas
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Library
Date Deposited: 24 Dec 2011 05:48
Last Modified: 15 Aug 2016 01:52
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/147

Actions (login required)

View Item View Item