Analisis rantai nilai produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan (studi kasus pt. hindoli di kabupaten musi banyuasin propinsi sumatera selatan)

Indriantoro, Faisal Wahyu (2010) Analisis rantai nilai produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan (studi kasus pt. hindoli di kabupaten musi banyuasin propinsi sumatera selatan). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E30-01-Faisal-Cover.pdf - Published Version

Download (379kB)
[img]
Preview
Text
E30-02-Faisal-Abstrak.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img]
Preview
Text
E30-03-Faisal-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (331kB)
[img]
Preview
Text
E30-04-Faisal-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (349kB)
[img]
Preview
Text
E30-05-Faisal-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (646kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Sub sektor perkebunan memegang peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan Produk Domestik Nasional Bruto (PDNB) sektor Pertanian, salah satunya adalah kelapa sawit. Sebagai tanaman penghasil minyak, kelapa sawit merupakan salah satu primadona tanaman perkebunan yang menjadi sumber penghasil devisa selain minyak dan gas bumi bagi Indonesia. Selain pasar luar negeri yang kebutuhan minyak sawitnya masih terbuka luas, peningkatan jumlah penduduk Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kebutuhan terhadap minyak sawit dalam negeri. Pertumbuhan konsumsi minyak sawit yang cenderung melebihi produksi terjadi karena pertumbuhan penduduk dunia dan permintaan biodiesel. Pertumbuhan sub-sektor industri perkebunan kelapa sawit telah menghasilkan manfaat ekonomi yang penting, walaupun pengembangan areal perkebunan kelapa sawit ternyata menimbulkan isu lingkungan, yaitu menyebabkan meningkatnya ancaman terhadap keberadaan hutan alam tropis Indonesia. Isu lingkungan selama ini dianggap menjadi salah satu faktor penghambat dalam pengembangan kelapa sawit Indonesia. Praktik tidak ramah lingkungan seperti teknik pembukaan lahan dengan pembakaran hutan dan pembuangan limbah yang tidak terkendali telah menimbulkan citra buruk bagi industri kelapa sawit Indonesia. Oleh karena itu perlu ditekankan gerakan untuk membangun industri kelapa sawit berkelanjutan yang memperhatikan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara menggunakan kuesioner atau daftar pertanyaan yang sifatnya terbuka. Hasil dari wawancara tersebut diolah dengan melakukan pembobotan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sehingga didapat hasil prioritas program penerapan ramah lingkungan yang disarankan kepada perusahaan. Rantai nilai industri kelapa sawit di PT Hindoli meliputi pemasok bibit, pemasok pupuk, pemasok alat dan mesin pertanian, perkebunan perusahaan (inti), petani kelapa sawit plasma, pabrik kelapa sawit yang akan mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO), pengolah CPO yang mendapatkan bahan baku melalui eksportir atau melalui mekanisme lelang, pedagang besar, pengecer sampai pembeli akhir sebagai rantai nilai berikutnya. Permasalahan pada rantai nilai tersebut diantaranya adalah (a) adanya pemasok perorangan yang langsung menjual bibit dan pupuk kepada para petani plasma dengan mutu yang tidak terjamin; (b) Pengelolaan kelapa sawit yang baik dan benar belum seluruhnya diketahui oleh petani plasma, sehingga Tandan Buah Segar petani plasma tidak dapat mencapai mutu yang tinggi. Penyuluhan yang dilakukan oleh perusahaan dan terus dilakukan ke tingkat Koperasi Unit Desa (KUD) hingga ke petani, namun banyak petani tidak menyampaikan hasil penyuluhan kepada para buruh taninya, padahal sebagian besar petani plasma mempercayakan kepada buruh tani untuk merawat kebunnya. Usulan perbaikan adalah mengumpulkan para buruh tani tersebut kedalam suatu asosiasi atau organisasi yang ikut melakukan kontrol terhadap langkah pekerjaan yang dilakukan oleh para buruh tani agar sesuai Good Agricultural Practices dalam budidaya kelapa sawit. Bilamana diperlukan adanya sertifikasi bagi para buruh tani sebagai suatu nilai tambah baik bagi buruh tani, petani mandiri maupun pabrik kelapa sawit sebagai konsumen; (c) harga pupuk dan Tandan Buah Segar yang fluktuatif, sehingga menyulitkan petani plasma untuk memprediksikan pendapatan, akibatnya pada saat harga Tandan Buah Segar turun banyak petani yang terlilit hutang di bank atau lembaga pembiayaan. Penerapan program ramah lingkungan sesuai sertifikasi Rountable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ditujukan sesuai strategi kriteria yaitu kepada perkebunan inti, perkebunan plasma dan pabrik pengolahan Crude Palm Oil. Prioritas strategi alternatif penerapan program ramah lingkungan yang utama adalah aspek undang-undang dan peraturan karena responden berpendapat hal tersebut akan semakin meningkatkan mutu dan produktivitas yang diharapkan akan meningkatkan pendapatan baik untuk perusahaan maupun petani kelapa sawit plasma pada. Melalui penerapan program ramah lingkungan yang diwujudkan dalam sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil, perusahaan diharapkan dapat memberikan pelatihan, bimbingan atau penerapan program ramah lingkungan bagi petani plasma. Penerapan program ramah lingkungan PT Hindoli disarankan diterapkan secara lebih menyeluruh baik pada kebun yang sudah menghasilkan maupun kebun baru yang sedang dibuka, dan juga diterapkan secara menyeluruh kepada petani plasma melalui program pembinaan, penyuluhan dan pendampingan secara intensif dan berkesinambungan. Beberapa usaha peningkatan mutu dan produktivitas produksi minyak kelapa sawit melalui penerapan program ramah lingkungan adalah : (a) mematuhi undang-undang dan peraturan-peraturan nasional maupun internasional yang sesuai dan telah diratifikasi; (b) melakukan kampanye peran perkebunan kelapa sawit dalam kontribusi penyerapan karbon dan penyedia oksigen; (c) mengimplementasikan prosedur operasi secara tepat dan dipantau secara konsisten.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Oil palm, value chain, PT. Hindoli, sustainable oil palm, plantation and mill, plasma farmers rantai nilai, minyak kelapa sawit, PT Hindoli, ramah lingkungan, petani plasma
Subjects: Manajemen Teknologi
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 24 Jul 2012 06:24
Last Modified: 10 Mar 2023 07:11
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1483

Actions (login required)

View Item View Item