Kajian strategi teknologi dalam bisnis ikan hias air laut cv. cahaya baru

Haryo Bima, Budi (2003) Kajian strategi teknologi dalam bisnis ikan hias air laut cv. cahaya baru. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E3K-01-Budi-Cover.pdf

Download (159kB)
[img]
Preview
PDF
E3K-02-Budi-Abstrak.pdf

Download (72kB)
[img]
Preview
PDF
E3K-03-Budi-RE.pdf

Download (72kB)
[img]
Preview
PDF
E3K-04-Budi-Daftar_Isi.pdf

Download (76kB)
[img]
Preview
PDF
E3K-05-Budi-Bab_1.pdf - Published Version

Download (235kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

BUDI HARYO BIMO. Kajian Teknologi dan Bisnis Ikan Hias Air Laut CV. Cahaya Baru. Dosen Pembimbing NAZIR HARJANTO dan TRIDOYO KUSUMASTANTO. Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki potensi kelautan yang cukup besar untuk dapat dikelola secara ekonomis. Potensi kelautan Indonesia tidak saja terkandung di perairan dan dasar laut akan tetapi termasuk juga potensi lain yang dapat dikembangkan untuk tujuan peningkatan dan pengembangan ekonomi. Rencana meningkatkan target pemasukan devisa dari sektor perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan ( DKP ) mencanangkan Program Peningkatan Ekspor Hasil Perikanan 2003 atau lebih dikenal PROKTEKAN 2003. Sasaran dari program ini adalah menghasilkan devisa US$ 10 miliar pada tahun 2003. Dimana nilai sebesar tersebut didapat dari hasil pengembangan produksi perikanan tangkap dan budidaya. Pada tahun 1994 - 1998, volume ekspor subsektor perikanan terus meningkat dengan kenaikan rata-rata 7,01 % per tahun. Demikian juga dengan nilainya yang naik rata-rata sebesar 4,9 % per tahun. ( Trobos 2000 ). Salah satu dari beberapa perusahaan eksportir ikan hias di Indonesia adalah CV. Cahaya Baru yang berlokasi di Jakarta berdiri pada tahun 1975 dan sudah cukup terkenal serta memiliki pengalaman yang luas dibisnis ini. Dalam menjalankan aktivitas usahanya setiap perusahaan akan menghadapi perubahan - perubahan baik di lingkungan bisnis maupun perubahan dibidang teknologi yang terjadi dalam lingkup nasional maupun global. Dalam rangka mendukung keberhasilan ekspor maka penggunaan teknologi serta inovasi sangat penting, karena diharapkan produksi yang dihasilkan akan lebih baik mutunya, sehingga nilai jual komoditas tersebut meningkat dan menunjang keberhasilan perusahaan. Pengembangan manajemen teknologi harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, maka perusahaan harus memperhatikan komponen - komponen teknologi (Technoware), Sumber Daya Manusia (Humanware), Informasi (Infoware) dan Organisasi (Organoware). Perumusan masalah yang dihimpun adalah (1) bagaimana kondisi perusahaan saat ini dilihat dari faktor internal dan eksternal di CV. Chaya Baru. (2) Komponen apa saja yang mempengaruhi kemampuan penerapan teknologi dalam bisnis ikan hias di CV. Cahaya Baru. (3) Adakah alternatif pengembangan strategi teknologi dalam bisnis ikan hias air laut guna pengembangan usaha di CV. Cahaya Baru. Penelitian yang dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor eksternal dan internal dalam bisnis ikan hias air laut di CV. Cahaya Baru, Menganalisis komponen apa saja yang mempengaruhi transformasi teknologi dan kemampuan teknologi dalam bisnis ikan hias air laut serta mengkaji dan memberikan alternatif strategi teknologi di CV. Cahaya Baru. Sedangkan manfaat dari penelitian ini antara lain sebagai masukan kepada pihak perusahaan dalam penerapan manajemen teknologi yang optimal. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada kajian Manajemen Teknologi CV. Cahaya Baru . Kajian ini juga dibatasi pada tahap pemberian alternatif strategi teknologi dalam bisnis yang dapat diterapkan dan dilaksanakan oleh perusahaan, sedangkan implementasinya diserahkan kepada pihak manajemen CV. Cahaya Baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi kasus, pengumpulan data yang terdiri dari data primer dan sekunder dengan penyebaran kuesioner, wawancara, pengamatan langsung serta dari berbagai leteratur. Sementara dalam penentuan responden dengan cara purposive atau sengaja dipilih. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode internal factor evaluation (IFE) dan external factor evaluation (EFE) matrix dengan penentuan bobot melalui pendekatan pared comparison. Sedangkan analisis manajemen teknologi menggunakan pendekatan indikator teknologi industri dengan berbagai indikatornya. Pengolahan data seluruhnya menggunakan program statistik yaitu minitab 13 for windows. Berdasarkan hasil pembahasan analisis IFE dan EFE matrik memperlihatkan CV.Cahaya Baru merespon faktor penentu internal yaitukekuatan lebih tinggi dari faktor kelemahan. Hal ini ditunjukan dengan total skor bobot sebesar 2,030 pada kekuatan dibandingkan dengan kelemahan yang hanya sebesar 0,652. Sementara penilaian untuk faktor eksternal bobot yang terbesar pada parameter peluang ditunjukan dengan skor sebesar 2,107 sedangkan parameter ancaman hanya sebesar 0,896. Pada pengkajian indikator tranformasi teknologi untuk perangkat teknologi diperoleh median sebesar 2,75 artinya penggunaan perangkat teknologi dalam ketegori manual, bermotor dan mesin khusus. Untuk perangkat penilaian manusia median diperoleh sebesar 3,75 baru pada tahap mengoperasikan, menyetel dan memperbaiki. Selanjutnya pada perangkat informasi median yang diperoleh ini menunjukkan pihak perusahaan masih pada tahap menspesifikasikan fakta dan menggunakan fakta yang ada median pada tingkatan ini sebesar 4,75. Pengkajian perangkat organisasi perusahaan berada pada tingkatan melindungi, menstabilkan hingga memapankan pola kerja dengan median sebesar 6,25. Berdasarkan pengkajian indikator transformasi teknologi dan indikator kemampuan teknologi, terlihat bahwa strategi teknologi perusahaan masih pada tahapan pemanfaatan teknologi standar yang ada di pasar. Sedangkan dilihat dari bisnis, kondisi perusahaan berada pada tahap pertumbuhan (Skor EFE lebih besar dari IFE) ini menunjukkan daya tarik industri ikan hias air laut sangat menarik. Strategi bisnis yang dapat dilakukan perusahaan pada saat ini adalah kelompok pertama adalah Strategi Intesif yaitu strategi pengembangan produk (Product Development Strategy ), strategi ini bertujuan agar perusahaan dapat meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan dan memodifikasi produk atau jasa yang ada sekarang.Selanjutnya kelompok kedua adalah Strategi Integrasi yaitu Backward Integration Strategy merupakan strategi perusahaan agar pengawasan terhadap bahan baku dapat lebih ditingkatkan. Keterkaitan antara strategi teknologi dan bisnis adalah memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan mutu ikan hias, menekan kematian ikan hias, meminimalkan biaya produksi dan harga ikan hias menjadi lebih kompetitif di banding pesaingnya. Hasil dari pembahasan dapat diketahui kondisi secara keseluruhan kegiatan bisnis CV. Cahaya Baru relatif cukup baik namun kondisi tersebut hendaknya menjadi arahan untuk tetap bertahan dalam mengahadapi lingkungan yang selalu mengalami perubahan sehingga pihak pengambil keputusan dapat mengantisipasi perubahan teknologi maupun bisnis. Berdasarkan hasil penelitian maka saran - saran yang diberikan untuk CV. Cahaya Baru adalah: 1. Melakukan peningkatan SDM yang ada dengan pendidikan dan pelatihan sehingga mampu mengikuti dan mengadaptasi perkembangan teknologi dan bisnis ikan hias air laut yang ada di pasar sesuai dengan kemampuan perusahaan. 2. Melakukan transfer dan adaptasi teknologi terutama pada sistem pemeliharan dan karantina ikan hias air laut yang ada pada saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi persaingan bisnis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: CV. Cahaya Baru, Manajemen Teknologi, Matrik IFE - EFE, Technoware, Humanware, Infoware, Organoware, Indikator Kemampuan Operatif, Akuisitif, Inovatif dan Suportif., Strategi Bisnis
Subjects: Manajemen Teknologi
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 25 Jul 2012 06:00
Last Modified: 25 Jul 2012 06:00
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1490

Actions (login required)

View Item View Item