Evaluasi implementasi e-government pada layanan perizinan di kementrian pertanian ri

Wiratno, Ongki (2010) Evaluasi implementasi e-government pada layanan perizinan di kementrian pertanian ri. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E30-01-Ongki-Cover.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img]
Preview
Text
E30-02-Ongki-Abstrak.pdf - Published Version

Download (66kB)
[img]
Preview
Text
E30-03-Ongki-Ringkasan_Eksekutif.pdf - Published Version

Download (70kB)
[img]
Preview
Text
E30-04-Ongki-Daftar_Isi.pdf - Published Version

Download (72kB)
[img]
Preview
Text
E30-05-Ongki-Bab_1.pdf - Published Version

Download (86kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Pengembangan e-Gov di Indonesia terus bergulir dan berjalan sejak di keluarkannya Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-gov. Menurut Inpres No. 3 Tahun 2003: Pengembangan e-Gov merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Sejak tahun 2007, bidang perizinan Kementerian Pertanian membangun Sistem Informasi Perizinan Pertanian (SIPP) yang berbasis website untuk implementasi e-Gov. Seiring dengan berjalannya waktu, untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan penggunanya, perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian. Rumusan masalah penelitian ini adalah : 1). Bagaimana Implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian, 2). Bagaimana Kualitas Informasi dari produk informasi yang dihasilkan dari Implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian, 3). Bagaimana sumberdaya sistem informasi yang digunakan untuk Implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian. Hal tersebut diperlukan untuk merumuskan implikasi manajerial dalam rangka perencanaan pengembangan dan perbaikan implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian di masa mendatang. Sedangkan tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu : 1). Melaksanakan investigasi dan evaluasi terhadap SIPP untuk implementasi e-Gov di bidang perizinan Kementerian Pertanian, khususnya terkait dengan atribut kualitas informasi dan sumberdaya sistem informasinya. 2). Merumuskan implikasi manajerial untuk pelaksanaan sumberdaya sistem informasi dan kualitas informasi pada SIPP untuk implementasi e-Gov di bidang perizinan Kementerian Pertanian. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan studi kasus untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang implementasi e-Gov di bidang perizinan Kementerian Pertanian. Data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui survey langsung dengan menggunakan kustioner dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui bahan-bahan pustaka yang berkaitan dengan kebutuhan penelitian. Analisis terhadap data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai bagaimana persepsi pengguna terhadap pelaksanaan sumberdaya sistem informasi dan kualitas informasi yang dihasilkan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan metode IPA terhadap hasil kuestioner yang telah diisi oleh responden. Atribut Kualitas informasi yang diteliti meliputi dimensi waktu (time dimension), dimensi isi (content dimension) dan dimensi tampilan (form dimension). Sedangkan atribut sumberdaya sistem informasi yang dinilai meliputi sumberdaya manusia, hardware, software, dataware dan netware. Hasil penelitian evaluasi implementasi e-Gov pada layanan perizinan di Kementerian Pertanian sebagai berikut : 1. Hasil evaluasi atribut Kualitas Informasi dan Sumberdaya Sistem Informasi dari SIPP untuk implementasi e-Gov pada bidang perizinan Kementerian Pertanian sebagai berikut : 1) Atribut Kualitas Informasi : Berdasarkan Hasil Pemetaan pada Diagram Kartesius, baik dimensi waktu maupun dimensi isi kinerjanya perlu mendapat prioritas utama untuk ditingkatkan Sedangkan dimensi tampilan kinerjanya dianggap berlebihan. 2) Atribut Sumberdaya Sistem Informasi : Berdasarkan Hasil Pemetaan pada Diagram Kartesius, dimensi sumberdaya manusia dan software kinerjanya perlu mendapat prioritas utama untuk ditingkatkan, dimensi dataware dan netware kinerjanya perlu dipertahankan, sedangkan dimensi hardware kinerjanya dianggap berlebihan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi e-Gov. pada bidang perizinan Kementerian Pertanian, kinerjanya masih perlu diperbaiki, dengan prioritas utama perbaikan kinerja untuk atribut Kualitas Informasi pada faktor-faktor dimensi waktu dan isi, sedangkan untuk atribut sumberdaya sistem informasi pada faktor-faktor sumberdaya manusia dan software. 2. Rumusan implikasi manajerial dari hasil penelitian sebagai bahan pertimbangan bagi Pusat Perizinan dan Investasi Kementerian Pertanian untuk perbaikan pengelolaan SIPP sebagai berikut : 1) Atribut Sumberdaya Sistem Informasi : a. SDM : Pembuatan rencana pendidikan dan pelatihan, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, sosialisasi prinsip-prinsip ”Good Governance”, pembentukan Tim Informasi, Pemberian Insentif, b. Software : pelaksanaan pelatihan terkait sistem operasi software, perbaikan kinerja sistim operasi software, perbaikan prosedure operasi, c. Hardware : Mempertahankan kinerja hardware yang sudah dicapai, sosialisasi tentang kualitas hardware, perawatan hardware secara periodik, d. Dataware : Mempertahankan kinerja yang sudah dicapai, e. Netware : Mempertahankan kinerja yang sudah dicapai. 2) Atribut Kualitas Informasi : a. Dimensi Waktu : Perbaikan software dan pemberian insentif kepada Tim Informasi untuk meningkatkan kinerja faktor : ketersediaan informasi yang tepat waktu, ketersediaan informasi yang up to date, ketersediaan informasi masa sekarang, dan ketersediaan informasi ramalan, b. Dimensi Isi : Perbaikan software dan pemberian insentif kepada Tim Informasi untuk meningkatkan kinerja faktor : ketersediaan informasi yang bebas dari kesalahan, ketersediaan informasi yang lengkap, ketersediaan informasi yang dibutuhkan, dapat mengukur aktivitas yang telah selesai, dapat mengukur kemajuan pekerjaan, ketersediaan layanan interaktif dan ketersediaan layanan perizinan on-line. Pembuatan software untuk fasilitas layanan pembayaran on-line dan layanan intranet, c. Dimensi Tampilan : Perbaikan software dan pemberian insentif kepada Tim Informasi untuk meningkatkan kinerja faktor : ketersediaan tampilan angka, tampilan grafik dan perbaikan tampilan gambar/video.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: E-Gov, Sistem Informasi Perizinan Pertanian, Sumberdaya Sistem Informasi, Kualitas Informasi, Importance Performance Analysis. e-Gov, Agriculture Permits Information Sistem, Information Sistem Resources, Information Quality, Importance Performance Analysis.
Subjects: Manajemen Sistem Informasi
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 28 Jul 2012 05:38
Last Modified: 15 Mar 2023 07:56
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1508

Actions (login required)

View Item View Item