Model Sumber Daya Manusia Perbankan Syariah Berbasis Nilai Islami

Pasaribu, Popy Novita (2011) Model Sumber Daya Manusia Perbankan Syariah Berbasis Nilai Islami. Doctoral thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
1DM-01-Popy-Cover.pdf - Published Version

Download (429kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1DM-02-Popy-Abstract.pdf - Published Version

Download (388kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1DM-03-Popy-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1DM-04-Popy-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (539kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1DM-05-Popy-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (582kB) | Preview
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model sumber daya manusia (SDM) berdasarkan nilai-nilai Islami. Ada lima peubah yang diteliti: nilai-nilai Islami, pemaknaan shalat, budaya perusahaan, kepuasan kerja dan komitmen pekerja. Nilai-nilai Islami terdiri dari tauhid, khilafah dan adalah (keadilan). Indikator pemaknaan shalat terdiri dari 6 (enam) yaitu, pemusatan pikiran, pengertian, penghormatan, takut dan kagum, harap ampunan dan rahmat serta malu atas kelalaian. Dimensi budaya perusahaan terdiri atas faktor bahasa, artifak dan simbol, pola perilaku, nilai-nilai yang dianut dan asumsi dasar. Penelitian ini dilakukan di Bank Muamalat Indonesia (BMI) untuk merepresentasikan perusahaan dalam fase pertumbuhan dan Bank BNI Syariah untuk merepresentasikan perusahaan dalam fase awal. Responden adalah pegawai yang ditarik sebagai contoh secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang berisi pernyataan-peryataan yang diukur dengan skala Likert, wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program LISREL untuk mengkaji pengaruh nilai-nilai Islami terhadap pemaknaan shalat, budaya perusahaan dan kinerja SDM. Penelitian mengembangkan instrumen penelitian untuk peubah Nilai-nilai Islami menghasilkan 58 item pertanyaan dan peubah pemaknaan sholat menghasilkan 18 item pertanyaan yang diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil CFA memperlihatkan kecocokan keseluruhan model pengukuran dan validitas serta reliabilitas yang baik. Hasil uji validitas terhadap peubah teramati menghasilkan 22 item pertanyaan dengan validitas baik untuk nilai-nilai Islami dan 13 item pertanyaan untuk pemaknaan sholat. Hasil uji Reliabilitas terhadap instrumen penelitian yang dikembangkan peneliti memberikan nilai Construct Reliability (CR) baik untuk setiap konstruk yaitu 0,79 untuk Nilai-nilai Islami serta pada masing-masing indikator tauhid 0,95, khilafah 0,88 dan adil 0,94, sedangkan untuk konstruk pemaknaan sholat 0,90 dengan masing-masing CR pada indikator pemusatan pikiran 0,84, pengertian 0,89, penghormatan 0,82 dan takut serta kagum 0,77. Penelitian ini berhasil merekomendasikan ukuran Nilai Islami dengan tiga indikator yaitu tauhid, khilafah dan adil dengan CR yang baik dan berhasil membentuk ukuran pemaknaan sholat yang terdiri dari pemusatan pikiran, pengertian, penghormatan dan takut serta kagum. Instrumen penelitian untuk mengukur budaya perusahaan menggunakan Organizational Culture Assesment dengan CR 0,96. Kepuasan kerja menggunakan Global Measure of Job Satisfaction dengan CR 0,86 dan komitmen pekerja menggunakan Organizational Commitment Questionnaire dengan CR 0,98. Hasil pengolahan dengan menggunakan SEM pada contoh terpilih berukuran 200, 100 responden BMI dan 100 responden BNI Syariah menunjukkan bahwa : (1) Nilai-nilai Islami dengan indikator tauhid, khalifah dan adil berpengaruh nyata dan positif terhadap pemaknaan sholat, budaya perusahaan, kepuasan kerja dan komitmen pekerja; (2) pemaknaan sholat yang direfleksikan dengan pemusatan pikiran, pengertian, penghormatan serta takut dan kagum memberikan kontribusi yang berarti secara langsung pada pembentukan budaya perusahaan, kepuasan kerja dan komitmen pekerja; (3) Nilai-nilai Islami mempengaruhi secara nyata dan positif terhadap pemaknaan sholat, budaya perusahaan, kepuasan kerja dan komitmen pekerja.; (4) Pemaknaan sholat mempengaruhi secara nyata dan positif terhadap budaya perusahaan, kepuasan kerja dan komitmen pekerja; (5) Budaya perusahaan mempengaruhi secara nyata dan positif terhadap kepuasan kerja dan komitmen pekerja; dan (6) Kepuasan kerja mempengaruhi secara nyata dan positif terhadap komitmen pekerja. Hasil SEM memberikan model kinerja SDM melalui penerapan nilai-nilai Islami dan pemaknaan sholat serta budaya perusahaan yang selaras, sehingga menghasilkan kepuasan kerja dan komitmen pekerja. Hal empiris mempertegas bahwa dalam Islam tidak ada dikotomi antara nilai-nilai Islami dan pemaknaan sholat dengan budaya perusahaan dan kinerja SDM. Hasil analisis komparasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara Nilai-nilai Islami, Pemaknaan Sholat, Budaya Perusahaan, Kepuasan Kerja dan Komitmen Pekerja di BMI. Adapun di BNI Syariah, Pemaknaan Sholat tidak menunjukkan hubungan yang nyata dengan Budaya Perusahaan begitu juga hubungan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Pekerja. Hasil uji beda menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada pemaknaan sholat dan kinerja SDM (kepuasan kerja dan komitmen pekerja) di BMI dan BNI Syariah. Hasil analisis kualitatif berdasarkan wawancara mendalam menunjukkan bahwa BMI mempunyai kekuatan budaya perusahaan yang sudah melekat pada pekerja, dimana sudah tercipta kesesuaian antara nilai individu pekerja dan budaya perusahaan. Budaya perusahaan sudah diterima secara sukarela. Pemaknaan sholat terlihat pada bahasa, artifak dan simbol, pola perilaku, nilai-nilai yang dianut dan asumsi dasar di BMI sehingga pekerja mempersepsikan kuat hubungan sholat dan budaya perusahaan. Muamalat Spirit dengan Celestial Management mampu menjadi integrator antar pekerja maupun antar pekerja dengan perusahaan sehingga memperlihatkan kepuasan kerja dan komitmen pekerja yang lebih unggul. Adapun di BNI Syariah, budaya perusahaan masih bersifat kewajiban, karena berada pada fase awal pembentukan budaya perusahaan. BNI Syariah merancang budaya perusahaan berbasis Nilai Islami yang terintegrasi, yaitu sebagai nilai, pola pengambilan keputusan dan sebagai perilaku. Namun demikian, dampak dari Nilai-nilai Islami dan sholat terhadap budaya perusahaan dan kinerja SDM sudah terlihat baik di BMI dan BNI Syariah. Penerapan syariah dan pengembangan nilai-nilai Islam terbukti dapat memperkuat budaya perusahaan dan meningkatkan kinerja SDM. Hasil komparasi memberikan dua Model SDM perbankan syariah berbasis nilai Islami yaitu untuk fase Mekah bagi perbankan syariah yang berada pada tahap awal dan fase Madinah untuk perusahaan pada tahap pertumbuhan. Hasil SEM memberikan model kinerja SDM melalui penerapan nilai-nilai Islami dan pemaknaan sholat serta budaya perusahaan yang selaras sehingga menghasilkan kepuasan kerja dan komitmen pekerja. Hal tersebut ditunjukkan dengan atribut pekerja memberi manfaat, sholeh dan itqan (kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas) serta ihkam atau bijaksana.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Islamic values, the meaning of prayer, corporate culture, human resource performance, job satisfaction, organization commitment, structural equation modeling (SEM), Sharia Banking.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 02 Nov 2012 07:03
Last Modified: 03 May 2016 03:55
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1561

Actions (login required)

View Item View Item