Rancang Bangun Model Audit Manajemen Sumber Daya Manusia Menggunakan Pendekatan Sistem

Susilo, Willy (2012) Rancang Bangun Model Audit Manajemen Sumber Daya Manusia Menggunakan Pendekatan Sistem. Doctoral thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
4DM-01-Willy-Cover.pdf

Download (163kB)
[img]
Preview
PDF
4DM-02-Willy-Abstrak.pdf

Download (89kB)
[img]
Preview
PDF
4DM-03-Willy-RingkasanEksekutif.pdf

Download (84kB)
[img]
Preview
PDF
4DM-04-Willy-DaftarIsi.pdf

Download (96kB)
[img]
Preview
PDF
4DM-05-Willy-BabIPendahuluan.pdf - Published Version

Download (129kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dan bersifat fundamental yang menentukan kemajuan atau keberhasilan perusahaan. Namun, manajemen sumber daya manusia (MSDM) sangat kompleks, berkaitan dengan berbagai faktor internal maupun eksternal perusahaan, dan hubungan antara satu faktor dengan faktor lainnya sering kali tidak linear, bahkan tidak jelas. Secara empiris, dapat diketahui bahwa banyak perusahaan tidak optimal menjalankan manajemen sumber daya manusia (MSDM), terlebih MSDM strategik. Bahkan banyak yang tidak menyadari, telah mencurahkan sumber daya yang tidak kecil untuk menangani MSDM yang bersifat rutin, sementara MSDM strategik yang menggerakkan pertumbuhan jangka panjang seringkali luput dari perhatian. Kalaupun ada perusahaan yang berupaya memikirkan penanganan isu-isu strategis, namun pendekatan yang digunakan pada umumnya bersifat mekanistik, yang sebenarnya tidak tepat untuk penanganan isu-isu strategik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun sebuah model sistem audit MSDM yang outputnya diharapkan dapat lebih mendukung pelaksanaan MSDM, terutama MSDM strategik. Hipotesis penelitian dapat dinyatakan bahwa dengan meningkatnya efektivitas atau tercapainya tujuan MSDM, maka tujuan perusahaan secara keseluruhan diharapkan dapat meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem, secara lebih khusus menggunakan metodologi sistem lunak (Soft System Methodology - SSM). Sistem adalah keterpaduan yang kompleks, yang fungsinya dipengaruhi oleh elemen-elemen dan interaksi antar elemen. Sistem dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan yang berorientasi pada pencapaian variasi output mendekati 0, atau dengan kata lain mencapai kinerja yang teramati (observable) dan diinginkan (desired performance), dengan prinsip semakin hari semakin baik. Soft System Methodology berorientasi/berlandaskan pada 3 (tiga) falsafah, yaitu (1) cybernetics, yang artinya berorientasi pada pencapaian tujuan, (2) holistic, melakukan analisis secara komprehensif/tidak tereduksi atau menelaah persoalan secara parsial atau sepotong-sepotong, misalnya menelaah suatu sebab hanya dari beberapa variabel saja, (3) effective, artinya memberikan penekanan pada penyelesaian persoalan dalam dunia nyata, bukan hanya sebatas solusi konseptual atau teoritis. Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Pertama adalah merancang bangun model sistem audit MSDM menggunakan pendekatan eksploratif melibatkan thinking respondents dalam upaya mengeksplorasi dan mengakusisi pengetahuan (kepakaran) yang dimiliki oleh responden, dan eksplorasi pengetahuan yang dilakukan oleh peneliti sendiri melalui studi pustaka. Kedua adalah tahap uji coba model, verifikasi dan validasi. Tahap uji coba, verifikasi dan validasi menggunakan pendekatan deskriptif, yaitu menjelaskan data dan informasi dari hasil uji coba dan survei. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Strategic Assumption Surfacing and Testing (SAST), dan Interpretative Structural Modeling (ISM), melibatkan thinking respondents melalui Focus Group Discussion (FGD). Teknik SAST digunakan untuk melakukan pengidentifikasian, pemetaan dan pemeringkatan asumsi-asumsi yang dipandang penting dalam sistem audit MSDM hasil rancang bangun. Model sistem audit MSDM hasil rancang bangun diberi nama GSA, yaitu singkatan General System Audit. Sementara teknik ISM digunakan untuk mengidentifikasi hirarki, hubungan kontekstual antara unsur-unsur dan struktur sistem audit MSDM model GSA dalam konteks implementasi. Kedua adalah verifikasi dan validasi model dilakukan setelah uji coba secara terbatas pada perusahaan manufaktur. Obyek audit untuk uji coba adalah pengelolaan budaya perusahaan. Alasan pemilihan topik tersebut, selain karena budaya perusahaan dipandang strategis, fundamental, juga karena alasan disetujui oleh perusahaan. Dari pembahasan budaya perusahaan, diperoleh 7 (tujuh) asumsi: (1) bahwa budaya perusahaan harus sesuai dengan karakteristik bisnis, (2) memiliki ciri khas yang membedakannya dari perusahaan lain, (3) mendukung visi, misi dan tujuan perusahaan, (4) harus diformalkan, (5) harus mampu meningkatkan kualitas sistem sosial, (6) dipahami, diinternalisasikan dan diterapkan secara meluas dan hingga mencapai kemapanan pada tataran filosofik, (7) mendukung nama baik produk/perusahaan. Tahapan pengembangan budaya perusahaan terbagi tiga (3) tahap: (1) formalisasi, (2) internalisasi, (3) implementasi. Sementara tingkat kemapanan budaya perusahaan dapat dibedakan dalam empat (4) tataran: (1) fisik, (2) simbolik, (3) teoretik, (4) filosofik. Melalui FGD, dipetakan 10 faktor yang mempengaruhi pengelolaan budaya perusahaan yakni:(1) komunikasi, (2) pelatihan, (3) formalisasi (4) reward & punishment, (5) keteladanan, (6) fairness, (7) pengendalian (8) survei, pengukuran dan evaluasi, (9) konsistensi, dan (10) penyesuaian. Faktor-faktor tersebut digunakan untuk penyusunan kuesioner self assessment. Hasil survei verifikasi menunjukan 56,9% responden setuju bahwa sistem audit MSDM model GSA adalah penting, 33,1% responden tidak berpendapat dan 10% tidak setuju. Untuk aspek usefulness, 86,8% responden setuju, dan 6,6 % tidak setuju, selebihnya tidak berpendapat. Untuk aspek practicality, 46,6 % setuju, 20,3 % tidak setuju dan sisanya tidak berpendapat. Untuk feasibility, 33,1 % responden setuju, 20,6 % tidak setuju dan 33,1% tidak berpendapat. Untuk recommendation, 73,4% responden setuju memberikan rekomendasi penerapan pada perusahaan, 13,3% tidak setuju dan sisanya tidak berpendapat. Hasil survei validasi melibatkan manajer senior MSDM dan auditor MSDM strategik, menunjukan sekitar 80 % responden setuju bahwa sistem audit MSDM model GSA sesuai untuk mendukung MSDM strategik.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Model Sistem Audit, MSDM, SAST, ISM, IPA, Rancang-bangun, Verifikasi, Validasi. Audit System Model, HR M, SAST, ISM, I/P Analysis, Design, Verification, Validation
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 24 Oct 2012 01:41
Last Modified: 17 May 2016 02:50
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1573

Actions (login required)

View Item View Item