Analisis aliansi, akuisisi dan determinannya pada industri pembiayaan indonesia

Johan, Suwinto (2013) Analisis aliansi, akuisisi dan determinannya pada industri pembiayaan indonesia. Doctoral thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
6DM-01-Suwinto-Cover.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img]
Preview
Text
6DM-02-Suwinto-Abstrak.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img]
Preview
Text
6DM-03-Suwinto-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img]
Preview
Text
6DM-04-Suwinto-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (339kB)
[img]
Preview
Text
6DM-05-Suwinto-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (455kB)
[img] Text
Disertasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Industri pembiayaan merupakan salah satu industri yang bertumbuh pesat selama sepuluh tahun terakhir. Industri perbankan merupakan penyedia pendanaan terbesar, telah menjadikan perusahaan pembiayaan sebagai model integrasi bisnis. Industri otomotif yang menyediakan produk pembiayaan juga melakukan strategi yang sama.Akuisisi perusahaan pembiayaan telah mencapai 30 transaksi sejak tahun 2002 hingga 2012. Penelitian ini menganalisis tujuh rasio keuangan (rasioprofitabilitas, rasio efisiensi, rasio pertumbuhan, rasio ukurang, rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio kualitas aset).Penelitian ini mempergunakan non parametrik Mann Whitney, non parametrik Wilcoxondan parametrikPanel Data Dummy Regression.Total sampel yang dipergunakan adalah 100 perusahaan pembiayaan yang menerbitkan laporan keuangannya sejak tahun 2001 hingga 2011.Hasil penelitian menemukan perusahaan pembiayaan yang memiliki aliansi atau integrasi memiliki kinerja lebih baik pada efisiensi, profitabilitas, ukuran aset dan pertumbuhan.Perusahaan aliansi juga memiliki rasio pencadangan piutang yang lebih besar dan rasio likuiditas yang lebih rendah. Aliansi dengan perbankan memiliki kinerja yang kurang efisien, profitabilitas yang lebih rendah, pencadangan yang lebih besar dan likuditas yang lebih rendah, dibandingkan dengan aliansi antara perusahaan pembiayaan dengan industri otomotif.Forward integration meningkatkan kapasitas memperoleh pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan backward integration.Penelitian ini juga menemukan tidak terdapat perbedaan pada ukuran aset pada forward danbackward integration.Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa determinan akuisisi perusahaan pembiayaan adalah ukuran aset dan profitabiltias perusahaan pembiayaan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: akuisisi, backward integration, determinan,forward integration,perusahaan pembiayaan. acquisition, backward integration, determinant, finance company, forward integration.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Staff-8 Perpustakaan -
Date Deposited: 25 Feb 2014 08:02
Last Modified: 03 Dec 2019 08:13
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1644

Actions (login required)

View Item View Item