Analisis Kapabilitas Kunci PT Sophie Martin Indonesia

Khairullah, . (2010) Analisis Kapabilitas Kunci PT Sophie Martin Indonesia. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R38-01-Khairullah-Cover.pdf - Published Version

Download (460kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R38-02-Khairullah-Abstract.pdf - Published Version

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R38-03-Khairullah-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R38-04-Khairullah-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R38-05-Khairullah-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (353kB) | Preview

Abstract

PT. Sophie Martin Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang fashion dengan pendekatan strategi bisnis Multi Level Marketing (MLM). Perusahaan ini pada awalnya memiliki brand Sophie Martin. Sejalan dengan perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat, perusahaan mengubah brand Sophie Martin menjadi Sophie Paris dalam rangka mengembangkan pasar ke luar negeri dan mengokohkan bisnis MLM fashion. Hal ini juga tidak terlepas dari visi perusahaan untuk menjadi perusahaan MLM fashion nomor satu di Asia yang didukung oleh sumberdaya manusia (SDM) profesional dan misi perusahaan untuk menjadi perusahaan terkenal di seluruh Asia dan tetap menjadi leader pada bisnis MLM dengan membangun member/karyawan secara berkesinambungan. Indonesia masih memiliki peluang yang sangat besar dalam pengembangan bisnis MLM, baik dari segi produk maupun sistem penjualannya. Hal ini dikarenakan hal-hal sebagai berikut: (1) jumlah penduduk Indonesia yang besar dan tersebar di area geografis yang luasnya hampir sama dengan luas Eropa, (2) infrastruktur ritel di berbagai daerah yang masih terlihat kurang memadai, kecuali di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, dan Makasar, dan (3) budaya paternalistik yang kuat yang menjamin komunikasi getok tular (mulut ke mulut) bisa berjalan dengan baik, sehingga bisnis MLM cukup diuntungkan dengan adanya budaya paternalistik yang berciri kekeluargaan ini. Sebagai salah satu pemain dalam bisnis MLM, PT. Sophie Martin Indonesia harus memiliki strategi bisnis yang kuat untuk dapat bertahan bahkan memenangkan persaingan. Berbagai upaya strategis harus dilakukan, termasuk menentukan kapabilitas kunci perusahaan yang dapat dilihat dari aspek keuangan dan non keuangan perusahaan. Kapabilitas perusahaan adalah integrasi dinamis dari aset-aset perusahaan yang berperan aktif dalam proses bisnis. Untuk menentukan kapabilitas kunci dari kapabilitas yang telah ditentukan oleh perusahaan digunakan analisa untuk menentukan besarnya kontribusi kapabilitas tersebut terhadap aspek keuangan dan non keuangan. Untuk itu, penelitian mengenai penentuan kapabilitas kunci perusahaan berdasarkan aspek keuangan dan non keuangan di PT. Sophie Martin Indonesia perlu dilakukan sebagai bahan masukan kepada perusahaan untuk menyusun strategi bisnis dan merumuskan kompetensi inti perusahaan dalam rangka memenangkan persaingan bisnis, terutama persaingan dalam bisnis MLM. Permasalahan penelitian yang dapat dirumuskan adalah: (1) Apa saja produk yang dimiliki oleh PT. SMI dan bagaimana penjualan produk-produk tersebut pada tahun 2010?, (2) bagaimana kapabilitas kunci yang dimiliki oleh PT. Sophie Martin Indonesia berdasarkan aspek keuangan dan non keuangan?, dan (3) bagaimana strategi bisnis perusahaan berdasarkan penentuan kapabilitas kunci perusahaan?. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: (1) Mengidentifikasi produk-produk yang dimiliki oleh PT. SMI dan menganalisis penjualan produk-produk PT. Sophie Martin pada tahun 2010 berdasarkan data penjualan selama empat tahun terakhir, (2) menganalisis kapabilitas kunci yang dimiliki oleh PT. Sophie Martin Indonesia berdasarkan aspek keuangan dan non keuangan, dan (3) merumuskan strategi bisnis perusahaan berdasarkan penentuan kapabilitas kunci perusahaan. Penelitian dilakukan di kantor pusat PT. Sophie Martin Indonesia (SMI) dengan metode deskriptif dan studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 10 responden yang terdiri dari dewan direksi dan para manajer di kantor pusat PT. SMI. Data dianalisis dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan menggunakan software Expert Choice. Analisis AHP digunakan untuk mengetahui kapabilitas kunci PT. SMI berdasarkan nilai bobot aspek-aspek kunci PT. SMI. Analisis kapabilitas kunci yang dilakukan mengacu pada teori Hafeez dan Ali (2007), dimana kapabilitas kunci perusahaan didasarkan pada aspek keuangan (sales growth, operating profit, dan return on capital employed) dan aspek non keuangan (customer satisfaction, market share dan new product introduction). Sementara, aspek-aspek kunci yang mendukung aspek keuangan dan aspek non keuangan, yaitu (1) pembelian, (2) pergudangan dan distribusi, (3) sales and marketing, (4) penelitian dan pengembangan, (5) pelatihan, (6) informasi dan teknologi, (7) public relation, dan (8) management performance. Delapan aspek kunci tersebut dianalisa juga dengan menggunakan metode AHP sehingga dapat diperoleh bobot dari masing-masing aspek. Aspek kunci yang memperoleh bobot tertinggi merupakan prioritas utama yang menjadi kapabilitas kunci PT. SMI, baik dari aspek keuangan maupun aspek non keuangan. Hasil identifikasi produk menyatakan bahwa PT. Sophie Martin Indonesia (SMI) memiliki 856 item produk fashion yang dapat dikelompokkan ke dalam 13 jenis produk, yaitu produk tas, dompet, garment, lingerie, sandal/sepatu, jam tangan, ikat pinggang, kacamata, aksesoris, topi, souvenir, kosmetik, dan home. Sementara itu, penjualan produk PT. SMI di Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, baik dari segi unit maupun dari rupiah penjualan. Hasil analisis time series untuk memprediksi penjualan produk PT. SMI pada tahun 2010 dengan memperhitungkan pengaruh musiman memperlihatkan bahwa penjualan produk PT. SMI selalu meningkat pada periode II, yaitu pada bulan Mei sampai dengan bulan Agustus, dan kemudian turun kembali pada periode III, yaitu dari bulan September sampai bulan Desember. Hasil penelitian dengan menggunakan teknik AHP menunjukkan bahwa sales growth merupakan indikator keuangan yang memiliki bobot tertinggi, yaitu sebesar 0,417, sementara indikator return on capital employed (RCE) dan operating profit memiliki bobot tertinggi kedua dan ketiga dengan nilai masing-masing 0,339 dan 0,244. Hasil ini memperlihatkan bahwa indikator sales growth memiliki kontribusi yang paling besar bagi aspek keuangan PT. SMI. Sementara itu, customer satisfaction (kepuasan konsumen) merupakan indikator non keuangan yang memiliki bobot tertinggi, yaitu sebesar 0,593, sementara indikator pangsa pasar dan pengenalan produk baru memiliki bobot tertinggi kedua dan ketiga dengan nilai masing-masing 0,238 dan 0,169. Hasil ini memperlihatkan bahwa indikator kepuasan konsumen memiliki kontribusi yang paling besar bagi aspek non keuangan PT. SMI. Berdasarkan hasil analisis teknik AHP terhadap delapan aspek kunci yang juga merupakan delapan divisi kerja PT. SMI yang mendukung kinerja aspek keuangan, maka aspek kunci yang memberikan kontribusi tertinggi untuk indikator sales growth dan return on capital employed adalah sales dan marketing dengan bobot masing-masing sebesar 0,244 dan 0,226, sehingga sales dan marketing merupakan aspek kunci atau divisi kerja yang menjadi prioritas utama bagi perusahaan untuk mencapai sales growth dan return on capital employed yang tinggi dan baik bagi perusahaan. Sementara aspek kunci yang memberikan kontribusi tertinggi untuk indikator operating profit adalah management performance dengan bobot 0,217, sehingga adanya sistem manajemen kinerja yang baik oleh perusahaan akan mampu meningkatkan operating profit perusahaan. Berdasarkan hasil analisis teknik AHP terhadap delapan aspek kunci yang mendukung kinerja aspek non keuangan, maka aspek kunci yang memberikan kontribusi tertinggi untuk indikator customer satisfaction, market share, dan new product introduction adalah sales dan marketing dengan bobot masing-masing sebesar 0,271, 0,213, dan 0255, sehingga sales dan marketing merupakan aspek kunci atau divisi kerja yang menjadi prioritas utama bagi perusahaan untuk mencapai customer satisfaction, market share, dan new product introduction yang tinggi dan baik bagi perusahaan. Hasil yang terlihat mengandung makna bahwa sales dan marketing merupakan kunci utama bagi perusahaan untuk untuk mencapai kinerja non keuangan terbaik bagi perusahaan. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sales dan marketing merupakan kapabilitas kunci perusahaan pada aspek non keuangan, sehingga jika perusahaan lebih fokus memaksimalkan kekuatan pada aspek atau divisi kerja tersebut, maka perusahaan akan memperoleh kinerja non keuangan yang optimal dan terbaik. Berdasarkan analisa secara keseluruhan terhadap aspek-aspek kunci yang mendukung aspek keuangan dan non keuangan PT. SMI diperoleh nilai bobot terbesar dari aspek sales and marketing dan management performance. Untuk itu, kedua aspek ini harus menjadi perhatian utama PT. SMI karena berdasarkan hasil penelitian ini kedua aspek tersebut merupakan kapabilitas kunci PT. SMI yang dapat digunakan dalam merumuskan kompetensi inti PT. SMI. Strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam memperkuat aspek sales and marketing dan management performance adalah lebih mengefektifkan training-training yang sudah ada dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan para member dalam rangka memasarkan produk-produk PT. Sophie Martin Indonesia. Selain itu, PT. SMI perlu mempertahankan dan meningkatkan kinerja manajemen PT. SMI dalam menjalankan operasional perusahaan sehingga perusahaan lebih mampu mengalokasikan seluruh sumberdaya perusahaan dengan lebih efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Sales Growth, Customer Satisfaction, Sales and Marketing, Management Performance, Analitycal Hierarchy Process, Kapabilitas Kunci. Sales Growth, Customer Satisfaction, Sales and Marketing, Management Performance, Analitycal Hierarchy Process, Key Capabilities
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 05 Mar 2014 05:52
Last Modified: 14 Jun 2016 07:52
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1662

Actions (login required)

View Item View Item