Perancanangan pengukuran kinerja PDAM Tirta Pakuan kota bogor dengan pendekatan Balanced scorecard

Tambunan, Parnando Soliaton (2010) Perancanangan pengukuran kinerja PDAM Tirta Pakuan kota bogor dengan pendekatan Balanced scorecard. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R41-01-Parnando-Cover.pdf - Published Version

Download (374kB)
[img]
Preview
PDF
R41-02-Parnando-Abstrak.pdf - Published Version

Download (352kB)
[img]
Preview
PDF
R41-03-Parnando-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (362kB)
[img]
Preview
PDF
R41-04-Parnando-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (353kB)
[img]
Preview
PDF
R41-05-Parnando-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (654kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Semakin meningkatnya persaingan dan kemajuan teknologi, membuat perusahaan perlu merumuskan sasaran-sasaran strategik dengan menetapkan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang untuk menjalankan kegiatan usahanya agar mampu bertahan pada lingkungan bisnis yang kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, manajemen memerlukan gambaran secara akurat mengenai lingkungan bisnis baru yang dihadapi sekarang dan di masa yang akan datang agar berhasil membawa perusahaan menuju lingkungan bisnis yang kompleks dalam rangka mewujudkan visi perusahaan. PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat. Daerah pelayanan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor meliputi wilayah Kota Bogor melalui sistem gravitasi. Dalam menghadapi masa depan yang dinamis, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat, harus mempunyai asumsi tentang masa depan (strategic foresight) sehingga dapat memberi pelayanan yang profesional dan berkualitas (excellent service), yakni bersifat mengarahkan, kepada masyarakat sebagai pelanggan pelayanan publik. PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, dituntut untuk lebih mampu merespon hasil-hasil pelayanan tersebut sebagai tolok ukur keberhasilan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah manajemen strategik berbasis Balanced Scorecard.Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimana menyusun dan merancang Balanced Scorecard di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke dalam sasaran strategik dan Key Performance Indicators? (2) KPI apa yang paling berkontribusi terhadap kinerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor? (3) Apa yang harus dilakukan oleh pihak PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor berdasarkan hasil Balanced Scorecard?. Tujuan penelitian adalah (1) Menentukan sasaran strategik dan Key Performance Indocators dalam rancangan Balanced Scorecard. (2) Menganalisis KPI apa yang paling berkontribusi terhadap penilaian kinerja PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. (3) Merekomendasikan kebijakan yang harus dilakukan pihak PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Rancangan Balanced Scorecard dibuat mulai dari penerjemahan tujuan strategik perusahaan, dan selanjutnya penyusunan Balanced Scorecard dengan penentuan Key Performance Indicators (KPI) perusahaan ke dalam empat perspektif yaitu, keuangan, pelanggan, bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan. Selanjutnya merekomendasikan penggunaan Balanced Scorecard untuk PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong keberhasilan perusahaan. Menurut David (2004), manajemen strategik didefinisikan sebagai ilmu tentang perumusan, pelaksanaan dan evaluasi keputusan-keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya. Cameron (2002) juga menjelaskan bahwa Balanced Scorecard mengajarkan manajemen dan organisasi untuk saling menghubungkan antara beberapa strategi dari beberapa unit dalam organisasi tersebut dengan visi dan misinya, berdasarkan empat perspektif Balanced Scorecard. Dan yang lebih penting, Balanced Scorecard dapat menjadikan organisasi untuk menghubungkan antara operasional jangka pendek dengan strategi jangka panjangnya. Menurut Mulyadi (2005), keunggulan yang ditawarkan Balanced Scorecard dalam sistem perencanaan strategik adalah mampu menghasilkan rencana strategik yang memiliki karakteristik yang komprehensif, koheren, berimbang dan terukur. Langkah pertama yang dilakukan adalah melaksanakan identifikasi komponen-komponen strategik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, seperti : visi, misi, tujuan dan strategi. Langkah kedua adalah menentukan sasaran-sasaran strategik tersebut, yaitu berupa lag indicator dan lead indicator. Langkah ketiga adalah menentukan hubungan sebab-akibat dari sasaran strategik untuk membangun sebuah strategy map. Langkah keempat adalah menentukan pembobotan dari tingkat kepentingan dari masing-masing perspektif dan KPI-KPI pada masing-masing perspektif yang dilakukan dengan metode paired comparison oleh responden. Setelah dilakukan pembobotan tingkat kepentingan, selanjutnya adalah implementasi dari perancangan yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dimana penelitian dilaksanakan secara langsung pada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Analisis kualitatif dilakukan untuk menjabarkan visi dan misi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke dalam tujuan dan strategi, dan selanjutnya ditentukan sasaran strategik dan KPI dalam empat perspektif Balanced Scorecard. Target ditentukan dengan lag Indicator pada ukuran kinerja dari setiap sasaran strategik, sedangkan inisiatif strategik ditentukan berdasarkan sasaran strategik lead indicator. Hubungan sebab akibat dari sasaran-sasaran startegik membentuk Strategy Map-nya. Scorecard disusun dari komponen-komponen strategik yang dihasilkan. Analisis kuantitatif digunakan dalam pembobotan yang menggunakan metode Paired Comparison. Berdasarkan visi dan misi perusahaan, dapat di rumuskan tujuan strategik perusahaan yang didasarkan pada hasil FGD dengan pihak manajemen PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Perspektif Keuangan: (1) Meningkatkan laba operasional, (2) Meningkatkan pendapatan, (3) Berkurangnya biaya. Perspektif Pelanggan: (1) Meningkatkan kepuasan Pelanggan, (2) Meningkatkan jumlah pelanggan, (3) Meningkatkan loyalitas. Perspektif Bisnis Internal: (1) Meningkatkan keunggulan operasional, (2) Meningkatkan jumlah jaringan baru. Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran : (1) Meningkatkan motivasi karyawan, (2) Meningkatkan kepuasan karyawan, (3) Peningkatan kemampuan pegawai. Performa Range merupakan rentang nilai dari indeks kinerja yang dicapai oleh setiap KPI. Penetapan atau penentuan performa range dilakukan berdasarkan perhitungan Rentang Skala (RS), dan hasil perhitungan Rentang Skala pada pnelitian ini adalah 41,67 ≈ 42. Pembobotan terhadap empat perspektif balanced scorecard menunjukkan bahwa perusahaan memprioritaskan perspektif keuangan sebagai ukuran kinerja perusahaan. Hasil pembobotan empat perspektif dalam balanced scorecard adalah : keuangan 28,33 persen, pelanggan 25 persen, proses bisnis internal 24,17 persen dan pertumbuhan dan pembelajaran 22,5 persen. Bedasarkan hasil wawancara dan diskusi dengan pihak PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor diperoleh rumusan strategik dan Key Performance Indicators (KPI) yang terdiri dari lag indicators (ukuran hasil) dan lead indicators (ukuran pemicu). Dan berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh pembobotan untuk lag indicator pada masing-masing perspektif. Lag indicator untuk perspektif keuangan yaitu tingkat pertumbuhan volume penjualan 41,67 persen, Jumlah utang 31,67 persen dan penurunan biaya 26,67 persen. Pada perspektif pelanggan, lag indicator yang diperoleh adalah kepuasan pelanggan 43,33 persen, target prospek pelanggan 35 persen, dan jumlah keluhan 21,67 persen. Hasil pembobotan lag indicator untuk perspektif proses bisnis internal adalah jadwal perawatan dan perbaikan mesin 50 persen dan penambahan jumlah jaringan 50 persen. Yang terakhir yaitu pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran niali pembobotan untuk masing-masing lag indicator adalah motivasi karyawan 33,67 persen, kepuasan karyawan 33,33 persen dan jumlah pegawai yang dilatih 30 persen. Indeks kinerja dihitung berdasarkan hasil aktual kinerja yang dibandingkan dengan target kinerja. Pada persepektif keuangan, indeks kinerja yang diperolah adalah tingkat volume penjualan 102,5 persen yang artinya baik, Jumlah utang 200 persen yang artinya sangat baik dan penurunan biaya 93,75 persen artinya baik. Indeks kinerja persepketif pelanggan masing-masing adalah kepuasan pelanggan 50 persen yang artinya kurang baik, target prospek pelanggan 95,81 persen yang berarti baik dan jumlah keluhan 66,7 persen artinya kurang baik. Untuk perspektif proses bisnis internal, indeks kinerja jadwal perbaikan dan perawatan adalah 33,33 persen yang artinya buruk dan penambahan jumlah jaringan 80 sambungan yang berarti kurang baik. Yang terakhir yaitu perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, indeks kinerja yang dihasilkan adalah motivasi karyawan 90 persen yang artinya baik, kepuasan karyawan 75 persen yang berarti kurang baik dan pegawai yang dilatih 100 persen artinya baik. Untuk menerapkan balanced scorecard diperlukan dukungan yang kuat dari manajemen puncak dalam hal ini direktur. Dalam mensosialisaiskan konsep balanced scorecard kepada semua pihak yang berkepentingan merupakan suatu tahap awal, agar dimengerti tujuan dan manfaatnya serta menciptakan keyakinan dan membangkitkan komitmen setiap karyawan. Balanced scorecard harus dikomunikasikan secara internal maupun eksternal yang ditangani secara sistematis dan terukur serta merupakan proses yang koheren dan informatif. Dari hasil penilaian kinerja dengan metode balanced scorecard di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor diperoleh beberapa KPI yang kurang baik dan buruk dalam arti masih belum optimal kinerjanya. Untuk KPI yang berada pada norma berwarna kurang baik dan nuruk yang apabila tidak ditangani dengan segera dapat menghambat tercapainya visi dan misi perusahaan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Balanced Scorecard, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Paired Comparison, Peta Strategi, Perancangan Pengukuran Kinerja Company Performance Measurement, Balanced Scorecard, Paired Comparison, PDAM Tirta Pakuan Bogor
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 10 Mar 2014 07:59
Last Modified: 01 Sep 2014 04:12
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1692

Actions (login required)

View Item View Item