Analisis perencanaan strategik bisnis katekin dan tanin pt. agro farmaka nusantara

Maulidian, - (2011) Analisis perencanaan strategik bisnis katekin dan tanin pt. agro farmaka nusantara. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R42-01-Maulidian-Cover.pdf - Published Version

Download (353kB)
[img]
Preview
PDF
R42-02-Maulidian-Abstrak.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img]
Preview
PDF
R42-03-Maulidian-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
PDF
R42-04-Maulidian-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (330kB)
[img]
Preview
PDF
R42-05-Maulidian-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (637kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Gambir merupakan ekstrak daun dan ranting yang berasal dari tanaman gambir (Uncaria gambir Roxb.) yang telah dikeringkan. Produk tersebut telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia, pada umumnya digunakan sebagai bahan tambahan dalam menyirih para orang tua dahulu. Produk turunan yang paling dikenal dari tanaman gambir adalah ekstrak atau getah daun dan ranting yang telah dikeringkan. Saat ini gambir merupakan salah satu komoditas pertanian dan perkebunan yang penting bagi Indonesia, dengan negara tujuan ekspor Bangladesh, Singapura, Malaysia, Jepang, dan beberapa negara di Eropa. Dari tahun 2006 hingga 2008 terjadi peningkatan harga seiring dengan terjadinya peningkatan kebutuhan produk gambir. Kondisi tersebut terjadi karena semakin banyaknya produk yang bernilai tinggi yang membutuhkan katekin yang merupakan komponen terpenting yang terdapat dalam gambir. Selain katekin, tanin juga merupakan senyawa yang memiliki nilai eknomis tinggi yang terdapat dalam gambir. Untuk itu, pengolahan gambir menjadi katekin dan tanin memiliki prospek bisnis yang baik dan mampu memberikan keuntungan yang sangat besar baik bagi manajemen, tenaga kerja, petani serta berpeluang meningkatkan devisa negara dari nilai ekspornya yang tinggi. PT. Agro Farmaka Nusantara (AFN) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri dan berkeinginan mengolah ekstrak gambir menjadi katekin dan tanin yang berencana mengambil 1% dari potensi pasar yang ada, karena produk katekin dan tanin yang diproduksi masih tergolong produk baru. Untuk menghadapi persaingan dunia bisnis yang semakin ketat, PT. AFN mempertimbangkan bahwa prospek industri gambir terutama dalam produksi katekin dan tanin semakin cerah. Perusahaan memiliki kekuatan dari kompetensi dalam bidang pengolahan gambir asalan menjadi katekin dan tanin. Karena kondisi perkembangan dunia bisnis yang semakin bergerak dinamis, maka PT. AFN perlu membuat suatu perencanaan strategi bisnis masa depan yang benar-benar matang sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Faktor-faktor strategi apa saja yang dapat mempengaruhi PT. AFN di masa depan dalam menjalankan bisnis produksi katekin dan tanin? (2) Kompetensi apa yang harus dimiliki PT. AFN dalam menjalankan bisnis produksi katekin dan tanin? (3) Bagaimana rancangan strategik PT. AFN dalam menjalankan bisnis produksi katekin dan tanin di masa depan? Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Menganalisis faktor-faktor strategis yang mempengaruhi PT. AFN dalam menjalankan bisnis katekin dan tanin di masa depan, (2) Menganalisis kompetensi yang harus dimiliki oleh PT. AFN untuk menjalankan bisnis katekin dan tanin, (3) Menyusun rancangan strategik PT. AFN dalam menjalankan bisnis katekin dan tanin di masa depan. Mengingat banyaknya jenis dan kategori produk yang dapat dihasilkan dari gambir, maka penelitian ini dibatasi hanya merancang strategi bisnis produk katekin dan tanin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu menjawab permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan dalam bentuk studi kasus, sehingga didapatkan gambaran yang luas dan mendalam selama periode tertentu yang sedang berlangsung pada saat penelitian ini dilakukan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner, wawancara, dan FGD (Focus Group Discussion), sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka berbagai sumber yang relevan. Teknik pengambilan contoh dilakukan dengan cara sengaja (Purposive Sampling). Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa responden yang bersangkutan memiliki keahlian dan kompeten dibidangnya. Tahapan analisis dimulai dari visi dan misi PT. AFN. Kemudian menganalisis persaingan industry dengan menggunakan analisis persainan Five Force Porter’s (1994). Selanjutnya menganalisis lingkungan internal dan eksternal PT. AFN. Lingkungan internal menggunakan analisis kompetensi inti dan rantai nilai Porter (1994), sedangkan Lingkungan eksternal dilakukan dengan mengkaji faktor politik, ekonomi, sosial budaya, dan teknologi (PEST). Setelah didapatkan hasil analisis lingkungan internal dan eskternal, kemudian menggunakan matriks IE untuk menentukan posisi perusahaan saat ini. Hasil dari berbagai analisis akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan rancangan strategik PT. AFN. PT. AFN merupakan perusahaan yang akan menjalankan suatu bisnis masa depan yaitu industri katekin dan tanin yang berasal dari tanaman gambir. Secara umum, di masa depan industri katekin dan tanin termasuk dalam tingkat persaingan sedang dengan skor total sebesar 2,430. Dengan kata lain, tekanan terhadap industri katekin dan tanin secara keseluruhan adalah sedang. Kondisi persaingan di industri katekin dan tanin dipengaruhi oleh lima kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi tingkat persaingan. Kelima kekuatan tersebut sebagai berikut : (1) Pesaing dari pesaing tergolong rendah dengan skor sebesar 1,603, (2) Kekuatan tawar menawar pemasok tergolong rendah dengan skor sebesar 2,016, (3) Produk substitusi tergolong sedang dengan skor 2,690, (4) Ancaman pendatang baru tergolong sedang dengan skor 2,798, dan (5) Kekuatan tawar menawar pembeli dengan skor 3,041. Pada lingkungan eksternal yang mempengaruhi PT. AFN menjalankan bisnis katekin dan tanin di masa depan terdiri dari faktor politik, ekonomi, sosialm dan teknologi (PEST). Faktor-faktor strategis di bidang politik adalah otonomi daerah, regulasi pemerintah, undang-undang perseroan terbatas, situasi politik dan keamanan dalam negeri, undang-undang perdagangan luar negeri, stabilitas pemerintahan, serta sistem perpajakan. Faktor-faktor strategis di bidang ekonomi antara lain konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita, inflasi, dan suku bunga. Faktor-faktor strategis di bidang sosial antara lain sikap dan gaya hidup masyarakat, pendidikan tenaga kerja, adat istiadat, serikat pekerja, hak asasi manusia, serta etika kerja. Faktor-faktor strategis di bidang teknologi seperti kompleksitas teknologi yang digunakan, harga teknologi yang diadopsi, hak paten, kebutuhan inovasi produk, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, kebutuhan riset pengembangan produk, serta teknologi industri pendukung. Berdasarkan hasil analisis rantai nilai, kompetensi-kompetensi yang harus diperbaiki oleh PT. AFN di masa depan adalah kemampuan dalam aktivitas logistik kedalam seperti mendata keluar masuk bahan baku dan pemesanan bahan baku tepat waktu. Kemampuan dalam aktivitas pemasaran dan penjualan seperti menciptakan pasar di daerah tertentu, mengidentifikasi aktivitas pesaing, menjalankan program pemasaran, dan memelihara jaringan pemasaran. Kemampuan dalam aktivitas pelayanan seperti kecepatan memberikan layanan dan mencari titik kepuasan pelanggan. Kemampuan dalam aktivitas manajemen sumber daya manusia seperti memberikan pelatihan dan pengembangan SDM, melaksanakan sistem penghargaan yang baik, serta memberikan penghargaan bagi karyawan yang akan pensiun. Kemampuan dalam aktivitas pembelian seperti mencari bahan baku pengganti yang berkualitas dan mengajak pemasok menjadi mitra usaha. Pada saat ini posisi PT. AFN dalam menjalankan bisnisnya berada pada kondisi hold and maintain, atau didalam kondisi yang dapat dipertahankan dan dipelihara. Strategi yang baik bagi PT. AFN dalam kurun waktu lima tahun adalah strategi pengembangan produk dan penetrasi pasar. Diharapkan dalam jangka waktu lima tahun PT. AFN telah memperbaiki kinerja perusahaan sehingga mampu berada pada kuadran IV atau dalam kondisi tumbuh dan kembangkan yang merupakan sasaran jangka panjang bagi perusahaan. The result of the study showed that to run a catechin and tannin business, PT. AFN must add new competencies, such as, inbound logistic, marketing and sales, service, human resources management, and procurement. Then based on the data and information from internal and external factors, a mapping was done on PT. AFN position using the internal-external matrix (IE). The result of the study showed that based on the IE Matrix, PT. AFN falls into cell V, which can be managed best with hold and maintain strategy. Expected in next five years, PT. AFN has improve their company performance so that be able to stay at quadran IV or in growth and build condition which is company's long term goal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: strategy, value chain, PEST analysis, Porter’s Analysis, catechin, tannin strategi, rantai nilai, analisis PEST, analisis industri Porter, katekin, tanin
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 24 Mar 2014 07:13
Last Modified: 11 Jul 2014 03:13
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1741

Actions (login required)

View Item View Item