Perancangan metode balanced scorecard untuk mengukur kinerja perusahaan di pt.mitra international resources tbk (mira) cabang gunung putri bogor

Prabowo, Angga (2012) Perancangan metode balanced scorecard untuk mengukur kinerja perusahaan di pt.mitra international resources tbk (mira) cabang gunung putri bogor. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E35-01-Angga-Cover.pdf - Published Version

Download (542kB)
[img]
Preview
Text
E35-02-Angga-Abstrak.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img]
Preview
Text
E35-03-Angga-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
Text
E35-04-Angga-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img]
Preview
Text
E35-05-Angga-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (646kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Persaingan yang tajam antar transportasi pengangkutan menuntut setiap perusahaan untuk memiliki strategi bersaing yang unggul dalam memenangkan pasar. Perusahaan perlu menyiapkan suatu inisiatif strategik yang matang dan mencakup seluruh aspek perusahaan sehingga mampu terintegrasi dan tidak terpisah satu sama lain. Perencanaan strategik yang baik akan mendorong perusahaan menuju keadaan optimal dalam menciptakan keunggulan bersaing. Apabila suatu perusahaan tidak memiliki sistem penilaian kinerja maka akan terjadi tarik menarik kepentingan. Tentu saja hal ini kurang ideal untuk perkembangan perusahaan karena konflik yang terjadi di dalam perusahaan akan menjadi bumerang dimasa mendatang. Akan tetapi sampai saat ini PT. Mitra International Resources Tbk belum memiliki sebuah sistem penilaian kinerja yang baku, sehingga perusahaan mengalami kesulitan untuk menilai kinerjanya sendiri, untuk itu dibutuhkan sebuah sistem penilaian kinerja yang menyeluruh, salah satu sistem penilaian kinerja yang dapat digunakan adalah Balance Scorecard (BSC) Lingkungan bisnis yang kompetitif mengharuskan PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor untuk menciptakan keunggulan kompetitif dan melakukan suatu perencanaan strategik yang mencakup seluruh aspek perusahaan yang ada sehingga mampu teritegrasi dan tidak terpisah satu sama lain. Salah satu metode dalam penyusunan rencana strategik yang koheren, komprehensif, terukur dan berimbang adalah dengan menggunakan sistem manajemen strategik berbasis Balanced Scorecard (BSC). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengkaji keadaan internal dan eksternal PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor, (2) Merumuskan sasaran strategik dan indikator yang digunakan PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor berdasarkan pendekatan BSC, (3) Merancang metode pengukuran kinerja PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor berdasarkan pendekatan BSC. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan studi kasus pada PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2012. Data primer diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap 5 responden internal yang dianggap memahami operasional perusahaan dengan baik, sedangkan data sekunder yang merupakan publikasi umum diperoleh dari studi kepustakaan. Analisa deskriptif dilakukan untuk menjabarkan visi, misi dan tujuan strategik perusahaan ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard. Keunggulan dari BSC diantaranya menilai kinerja secara komprehensif mulai dari keuangan, pemasaran, proses bisnis internal (operasional), dan Manajemen sumber daya manusia (pembelajaran dan pertumbuhan) kemudian sistem BSC ini memiliki koherensi antara satu perspektif dengan perspektif lainnya sehingga perusahaan dapat melihat hubungan sebab akibat dari fenomena yang terjadi didalamnya. Paired Comparison Analysis membantu dalam memecahkan masalah yang relatif lebih penting daripada yang lainnya. Teknik ini berguna, ketika terdapat data-data yang obyektif mengenai masalah yang sedang dihadapi. Analisis ini memudahkan kita untuk memilih masalah yang paling penting untuk diselesaikan atau memilih solusi yang memberikan keuntungan paling besar. Dalam menggunakan teknik ini, bandingkan tiap pilihan yang ada dengan pilihan lain, satu per satu. Untuk setiap perbandingan tentukan dua pilihan yang paling penting. Lalu berikan skor yang menunjukkan seberapa penting pilihan tersebut. Setelah itu, kita bisa menggabungkan semua perbandingan diatas sehingga tiap pilihan memiliki derajat kepentingan. Evaluasi yang dilakukan dari lingkungan internal menggunakan aspek fungsional manajemen dan lingkungan eksternal menggunakan Five Force Porter dan PEST. Setelah itu, didapatkan hasil evaluasi berupa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman atau biasa disebut SWOT perusahaan. Kemudian SWOT ini digabungkan menggunakan metode matrix SWOT. Penggabungan ini berupa kekuatan dengan peluang, kekuatan dengan ancaman, kelemahan dengan peluang dan kelemahan dengan ancaman. Penggabungan ini akan di dapat strategi perusahaan. Strategi perusahaan yang didapat dari matrix SWOT dipilah untuk mendapatkan sasaran strategis. Sasaran strategis yang telah didapat dimasukan kedalam empat perspektif Balanced Scorecard yang terdiri dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Ukuran hasil dan ukuran pemicu kerja didapat dari cara perusahaan mencapai sasaran strategis. Hubungan sebab akibat dari setiap sasaran strategik menghasilkan peta strategi PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor. Setiap sasaran strategik memiliki indikator kinerja hasil dan inisiatif strategi. Terakhir, dilakukan pembobotan dari setiap perspektif dan ukuran hasil menggunakan model Paired Comparison. Ukuran hasil yang digunakan dalam rancangan Balanced Scorecard PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor. Ukuran hasil yang digunakan dalam rancangan Balanced Scorecard PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor antara lain hasil pendapatan operasional, budget vs realisasi, meningkatnya keselamatan barang cutomer, meningkatnya penghabisan order yang diterima, meningkatnya on time delivery, meningkatnya jumlah pelanggan, menurunnya jumlah keluhan pelanggan, menurunnya jumlah delivery order yang tidak terikirim, menurunnya keterlambatan pengiriman, menurunnya jumlah armada tidak beroperasi, jumlah armada dalam bengkel, tingkat kecelakaan armada, tingkat produktifitas armada, indeks latar belakang pendidikan, tingkat Kecelakaan. Sasaran strategik yang didapat dari penelitian ini antara lain perspektif keuangan meliputi meningkatkan nilai laba dan menurunnya biaya operasional, perspektif pelanggan meliputi meningkatnya kepuasan dan kepercayaan pelanggan, meningkatkan KPI dan mengoptimalkan delivery order diluar semen, perspektif proses bisnis internal meliputi Membuat sistem random delivery order oleh komputer, GPS & Cheker dan Membuat sistem maintanance secara komputerisas, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan meliputi Pemberian pelatihan kepada karyawan dan Pemberian pembekalan kepada pengemudi. Pengukuran bobot perspektif menunjukkan bahwa prspektif proses bisnis internal memiliki bobot paling tinggi sebesar 38%, diikuti oleh perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (28%), pelanggan (20%) dan financial (14%). Nilai tersebut sesuai dengan visi dan misi PT. Mitra International Resources Tbk Cabang Gunung Putri, Bogor serta menunjukkan pemahaman yang baik dari manajemen akan peran ketiga perspektif lainnya untuk mencapai stabilitas keuangan perusahaan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: SWOT, Balanced Scorecard
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 26 Mar 2014 05:07
Last Modified: 30 Jun 2020 07:27
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1762

Actions (login required)

View Item View Item