Pengaruh karakteristik debitur terhadap kelancaran pembayaran kredit bank xyz

Rachmat, Marissa Inggita (2009) Pengaruh karakteristik debitur terhadap kelancaran pembayaran kredit bank xyz. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E27-01-Marissa-Cover.pdf - Published Version

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E27-02-Marissa-Abstract.pdf - Published Version

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E27-03-Marissa-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E27-04-Marissa-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (410kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E27-05-Marissa-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Salah satu sektor usaha yang mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan perekonomian nasional adalah usaha kecil, dimana usaha tersebut memiliki jumlah industri yang cukup besar dan terdapat dalam setiap sektor perekonomian. Hal tersebut dibuktikan dengan persentase jumlah pengusaha kecil yang paling banyak diantara segmen usaha lainnya, yaitu sebesar 99,86%. Bank XYZ merupakan salah satu bank yang berperan aktif dalam membangun perekonomian nasional, yaitu dengan menyalurkan pinjaman bagi pengusaha kecil di seluruh Indonesia dalam bentuk kredit. Kredit yang diberikan Bank XYZ memberikan layanan kepada masyarakat yang menjalankan bisnis mikro dengan menggunakan dana pinjaman yang sistemnya sangat sederhana dan mudah diperoleh. Keberhasilan suatu program kredit tidak saja dicerminkan oleh peningkatan produksi, akan tetapi juga oleh besarnya tingkat pembayaran kembali kredit yang diterima. Rasio NPL merupakan salah satu faktor penilaian kualitas pinjaman yang diukur dari tingkat kelancaran pembayaran debitur. Berdasarkan data yang diperoleh, NPL Bank XYZ mengalami peningkatan pada awal tahun 2008 sebesar 11%. Dengan adanya analisis yang mempelajari pengaruh karaktersitik debitur terhadap kelancaran pembayaran kredit, diharapkan dapat membantu pihak bank dalam menyempurnakan kebijakan pemberian kredit. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor karakteristik debitur terhadap kelancaran dan ketepatan pembayaran angsuran kredit, dan memberikan rekomendasi penilaian calon debitur dalam pemberian kredit, dilihat dari karakteristik demografi, ekonomi, dan usaha debitur. Penelitian ini dilakukan di Bank XYZ dari bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2008. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis pada kasus Bank XYZ dengan pendekatan survey terhadap data sekunder yang akan diteliti. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data debitur yang ada di Bank XYZ yang telah menjadi nasabah kredit minimal selama 6 bulan. Variabel terikat terdiri dari Z1 yang merupakan kelancaran pembayaran kredit dilihat dari kolektibilitasnya dan Z2 yang merupakan ketepatan waktu pembayaran dilihat dari pola pembayarannya. Variabel-variabel bebas yang digunakan meliputi karakteristik demografi, ekonomi dan usaha debitur. Variabel-variabel bebas tersebut adalah usia (X1), jenis kelamin(X2), status pernikahan (X3), pendidikan formal (X4), jumlah tanggungan (X5), kepemilikan tempat tinggal (X6), status kerja pasangan (X7), rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangga (X8), rasio pendapatan terhadap besar angsuran (X9), persentase dana sendiri (X10), kepemilikan tempat usaha (X11), lama usaha (X12), jumlah tenaga kerja (X13), lokasi usaha (X14), keberadaan usaha lain (X15), jangka waktu pinjaman (X16), dan plafond pinjaman (X17). Variabel-variabel tersebut dianalisis dengan binary logistic regression dan multiple logistic regression. Analisis regresi logistik digunakan untuk mengetahui faktor-faktor karakteristik yang mempengaruhi kelancaran dan ketepatan waktu pembayaran. Binary logistic regression digunakan untuk variabel kelancaran pembayaran (Z1) dan ordinal logistic regression (multiple logistic regression) digunakan untuk variabel ketepatan waktu pembayaran (Z2). Berdasarkan kelancaran pembayarannya, sebagian besar responden tergolong dalam kategori lancar (54%) dalam membayar angsurannya. Sedangkan jika dilihat dari ketepatan waktu pembayarannya, 43% responden tergolong selalu tepat waktu dalam membayar angsurannya, dan 46% responden tergolong pernah tidak tepat waktu dalam membayar angsurannya. Maka dapat diambil kesimpulan, walaupun sebagian besar responden tergolong lancar, namun tetap masih ada responden yang pernah tidak tepat waktu atau telat dalam membayar angsurannya.Karakteristik-karakteristik yang diteliti tidak seluruhnya dapat menggambarkan kriteria analisis 5C. Terdapat 3 kriteria analisis 5C yang dapat digambarkan dalam penelitian ini, yaitu capacity, capital, dan condition. Hasil analisis binary logistic regression menunjukkan bahwa tidak semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap kelancaran pembayaran. Variabel bebas X1 (usia) memiliki nilai odd ratio sebesar 5,592 pada taraf nyata 5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada taraf nyata 5% responden yang usianya 40 tahun keatas memiliki peluang lebih besar untuk membayar dengan lancar dibandingkan dengan responden yang usianya dibawah 40 tahun. Variabel bebas X5 (jumlah tanggungan) pada taraf nyata 5% memiliki nilai odd ratio sebesar 8,876. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang jumlah tanggungannya sampai dengan 5 orang memiliki peluang lebih besar untuk membayar dengan lancar dibandingkan dengan responden yang jumlah tanggungannya diatas 5 orang. Variabel bebas X8 (rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangga) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 61,712. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangganya diatas 2 kali, memiliki peluang lebih besar untuk membayar angsuran dengan lancar dibandingkan dengan responden yang rasio pendapatan terhadap pengeluarannya sampai dengan 2 kali. Variabel bebas X9 (rasio pendapatan bersih terhadap angsuran pinjaman) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 686,639. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang rasionya diatas 1,5 kali memiliki peluang lebih besar untuk membayar kreditnya dengan lancar dibandingkan dengan responden yang rasionya sampai dengan 1,5 kali. Variabel bebas X12 (lama usaha) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 341,904. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang lama usahanya diatas 5 tahun memiliki peluang lebih besar untuk membayar dengan lancar dibandingkan dengan responden yang lama usahanya sampai dengan 5 tahun. Variabel bebas X17 (plafond pinjaman) pada taraf nyata 10% memiliki nilai odd ratio sebesar 0,218. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang plafond pinjamannya dibawah 25 juta memiliki peluang untuk membayar angsurannya lebih lancar dibandingkan dengan responden yang plafond pinjamannya 25 juta keatas. Hasil analisis ordinal logistic regression menunjukkan bahwa tidak semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap kelancaran pembayaran. Variabel bebas X1 (usia) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 3,857. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang usianya 40 tahun keatas memiliki peluang lebih besar untuk membayar kreditnya tepat waktu dibandingkan dengan responden yang usianya dibawah 40 tahun. Variabel bebas X5 (jumlah tanggungan) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 3,047. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang jumlah tanggungannya sampai dengan 5 orang memiliki peluang lebih besar untuk membayar kreditnya tepat waktu dibandingkan dengan responden yang jumlah tanggungannya diatas 5 orang. Variabel bebas X8 (rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangga) pada taraf nyata 5% memiliki nilai odd ratio sebesar 2,983. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangganya diatas 2 kali, memiliki peluang lebih besar untuk membayar angsurannya tepat waktu dibandingkan dengan responden yang rasio pendapatan terhadap pengeluarannya sampai dengan 2 kali. Variabel bebas X9 (rasio pendapatan bersih terhadap angsuran pinjaman) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 8,926. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang rasionya diatas 1,5 kali memiliki peluang lebih besar untuk membayar kreditnya tepat waktu dibandingkan dengan responden yang rasionya sampai dengan 1,5 kali. Variabel bebas X12 (lama usaha) pada taraf nyata 1% memiliki nilai odd ratio sebesar 9,699. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang lama usahanya diatas 5 tahun memiliki peluang untuk membayar angsurannya lebih tepat waktu dibandingkan dengan responden yang lama usahanya samai dengan 5 tahun. Variabel bebas X17 (plafond pinjaman) pada taraf nyata 5% memiliki nilai odd ratio sebesar 0,343. Hal tersebut menunjukkan bahwa responden yang plafond pinjamannnya dibawah 25 juta memiliki peluang untuk membayar angsurannya tepat waktu dibandingkan dengan responden plafond pinjamannya 25 juta keatas. Variabel-variabel yang memiliki pengaruh terhadap kelancaran dan ketepatan waktu pembayaran dapat dijadikan acuan bagi pihak bank dalam menilai calon debitur. Pihak bank harus lebih memperhatikan variabel-variabel yang memiliki pengaruh terhadap kelancaran dan ketepatan waktu pembayaran kredit. Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kelancaran dan ketepatan waktu pembayaran kredit adalah usia, jumlah tanggungan, rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangga, rasio pendapatan terhadap angsuran, lama usaha dan plafond pinjaman. Pihak bank dapat mempertimbangkan calon debitur yang memiliki usia, jumlah tanggungan, rasio pendapatan terhadap pengeluaran rumah tangga, rasio pendapatan bersih terhadap angsuran, lama usaha, dan plafond pinjaman yang cenderung lancar. Nilai setiap calon debitur yang dimasukkan dalam model akan menghasilkan suatu angkan yang dapat mempediksi seoang calon debiur akan cenderung lancar atau tidak lancar.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: demography characteristic, economy characteristic, business characteristic, credit payment, logistic regression. karakteristik demografi, karakteristik ekonomi, karakteristik usaha debitur, kelancaran pembayaran kredit, regresi logistik.
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 05 Apr 2014 03:13
Last Modified: 22 Jun 2016 03:05
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1795

Actions (login required)

View Item View Item