Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada industri peternakan (studi pada perusahaan tbk)

Gunawan, Arfah Alam (2009) Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada industri peternakan (studi pada perusahaan tbk). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E27-01-Arfah-Cover.pdf - Published Version

Download (183kB)
[img]
Preview
PDF
E27-02-Arfah-Abstract.pdf - Published Version

Download (157kB)
[img]
Preview
PDF
E27-03-Arfah-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img]
Preview
PDF
E27-04-Arfah-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img]
Preview
PDF
E27-05-Arfah-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (252kB)
Official URL: http://library.mb.ipb.ac.id

Abstract

Krisis ekonomi di tahun 1997 memberikan dampak terhadap kinerja industri peternakan di Indonesia karena ketersediaan protein hewani disumbang sektor ini. Ketergantungan sektor peternakan terhadap pakan ternak impor telah menjadi salah satu pemicu kontraksi lambatnya pertumbuhan pada periode krisis ekonomi di atas. Harga pakan ternak melonjak berkali lipat karena kurs mata uang rupiah yang anjlok terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Awal 2006 sampai akhir 2007, harga bahan baku pakan terutama jagung dan bungkil kedelai, yang merupakan 70% komponen pakan ternak, menunjukkan peningkatan harga yang sangat tinggi yaitu sekitar 86%. Kejadian merebaknya flu burung menambah parah performa industri peternakan. Fas Online (2005) melaporkan bahwa hampir seluruh produsen skala kecil menutup stoknya dan hanya sedikit perusahaan besar terintegrasi yang mampu bertahan, yaitu Charoen Pokphand, Japfa Comfeed, Subur, dan Anwar Sierad. Kontribusi sektor peternakan terhadap perekonomian Indonesia cenderung menurun dari tahun ke tahun, namun hal tersebut menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi besar untuk lebih dikembangkan. Walaupun kontribusi sektor peternakan kecil terhadap PDB, namun sektor ini memiliki peran penting dalam penyediaan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, peningkatan produksi di sektor ini pada gilirannya akan mempengaruhi jumlah tenaga kerja yang menggantungkan hidup di dalamnya. Kemampuan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang peternakan bertahan melalui krisis ekonomi dan serangan flu burung tidak terlepas dari struktur permodalannya. Selain faktor besar kecilnya biaya hutang atau modal sendiri yang mempengaruhi pemilihan struktur modal perusahaan, terdapat pula faktor-faktor yang secara umum mempengaruhi sumber pendanaan. Pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap struktur modal tidak sama, tergantung pada kinerja masing-masing perusahaan dan wilayah operasi perusahaan tersebut. Pengembangan sektor ini kedepannya akan memberikan kontribusi yang baik bagi PDB dan penyediaan lapangan kerja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui faktor-faktor apa saja (pajak, assets tangibility, risiko bisnis, size, profitabilitas, market to book ratio dan growth) yang berpengaruh terhadap struktur modal suatu perusahaan yang bergerak di bidang peternakan dan (2) Mengetahui dampak faktor-faktor yang berpengaruh tersebut terhadap struktur modal perusahaan yang bergerak di bidang peternakan baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada beberapa perusahaan publik yang bergerak dalam bidang peternakan. Alat analisa yang digunakan adalah analisa deskripif dan analisa regresi panel data dengan model pooled least square. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diketahui bahwa perusahaan peternakan yang memiliki tingkat rata-rata leverage rendah antara lain PT. Multi Agro Persada Tbk. (41,89%) dan PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (68,49%). Perusahaan peternakan yang mempunyai tingkat rata-rata leverage tinggi antara lain PT. Surya Hidup Satwa Tbk. (78,91%), PT. Sierad Produce Tbk. (85,03%), PT. Multibreeder Adirama Indonesia Tbk. (89,83%), PT. Cipendawa Agroindustri Tbk. (82,02%) dan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (93,05%). Peningkatan leverage yang cukup tajam bagi semua perusahaan yaitu antara tahun 1996-1998. Peningkatan rasio ini diperkirakan akibat perusahaan menggunakan hutang sebagai sumber dana untuk pembelian aktiva yang ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah aktiva yang cukup tajam pada tahun-tahun tersebut. Hasil analisis regresi panel data menunjukkan bahwa faktor-faktor pajak, assets tangibility, risiko bisnis, size, profitabilitas, market to book ratio dan growth memberikan pengaruh terhadap penetapan keputusan struktur modal suatu perusahaan peternakan. Pajak, risiko bisnis, profitabilitas dan market to book ratio berpengaruh negatif terhadap leverage, sedangkan assets tangibility, size dan growth berpengaruh positif terhadap penetapan struktur modal perusahaan peternakan. Secara bersama-sama faktor-faktor pajak, assets tangibility, risiko bisnis, size, profitabilitas, market to book ratio dan growth mempunyai pengaruh terhadap penetapan struktur modal perusahaan peternakan. Hasil penelitian ini sangat berguna bagi perusahaan peternakan, khususnya yang digunakan sebagai sampel penelitian, untuk melakukan analisis mengenai variabel-variabel pajak, assets tangibility, risiko bisnis, size, profitabilitas, market to book ratio dan growth terlebih dahulu pada periode sebelumnya sehingga dapat membuat perbandingan yang akurat untuk menentukan sumber pendanaan yang tepat bagi perusahaan di masa yang akan datang. Disarankan untuk penelitian selanjutnya tidak hanya terfokus pada pengukuran leverage berdasar pada book value saja tetapi juga market value sehingga hasilnya bisa dibandingkan dan lebih konsisten. Agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk variabel-variabel lain yang mempengaruhi struktur modal karena dalam pembentukan struktur modal banyak variabel lain yang mempengaruhi, sedangkan dalam penelitian ini tidak semua variabel dapat diteliti karena keterbatasan waktu dan informasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Struktur Modal, Industri Peternakan, Regresi Panel Data, Pajak, Assets Tangibility, Risiko Bisnis, Size, Profitabilitas, Market to Book Ratio, Growth Capital Structure, Livestock Industry, Panel Data Regression, Tax Rate, Assets Tangibility, Business Risk, Size, Profitability, Market to Book Ratio, Growth
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 05 Apr 2014 07:05
Last Modified: 05 Apr 2014 07:05
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1802

Actions (login required)

View Item View Item