Analisis dampak perpindahan ibu kota kabupaten terhadap motivasi kerja pegawai sekretariat kabupaten aceh timur provinsi aceh

Anwar, - (2009) Analisis dampak perpindahan ibu kota kabupaten terhadap motivasi kerja pegawai sekretariat kabupaten aceh timur provinsi aceh. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R40-01-Anwar-Cover.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img]
Preview
PDF
R40-02-Anwar-Abstrak.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img]
Preview
PDF
R40-03-Anwar-RingkasanEksekutif.pdf - Published Version

Download (334kB)
[img]
Preview
PDF
R40-04-Anwar-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (336kB)
[img]
Preview
PDF
R40-05-Anwar-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (620kB)

Abstract

Kebijakan otonomi daerah diharapkan memberi dampak positif terhadap pengembangan wilayah. Kebijakan pengembangan wilayah akan disesuaikan dengan kondisi daerah dan memperhatikan aspirasi masyarakat. Kebijakan otonomi daerah yang memberikan kewenangan yang seluas-luasnya kepada daerah, diharapkan dapat mengembalikan harkat dan martabat masyarakat di daerah, memberi peluang pendidikan politik dalam rangka peningkatan kualitas demokrasi di daerah, peningkatan efisiensi pelayanan publik di daerah, dan pada gilirannya diharapkan dapat tercipta tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Salah satu tujuan Otonomi daerah adalah memberikan pelayanan yang lebih cepat dan lebih menyentuh kepada masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan otonomi itu selalu dibarengi dengan suatu rancangan kebijakan terhadap aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat Pemekaran Kabupaten Aceh Timur didasari atas Undang-Undang dan dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan suatu keharusan, Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2007 merupakan dasar dari proses perpindahan ibukota Kabupaten Aceh Timur, dampak dari perpindahan ini setidaknya mempengaruhi kinerja dari pegawai yang ada di Sekretariat Kabupaten Aceh Timur dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang berpulang pada kesiapan aparatur daerah yang ada. Permasalahan yang dapat dirumuskan sebagai berikut (1) Bagaimanakah persepsi pegawai Sekretariat Kabupaten Aceh Timur terhadap perpindahan ibukota Kabupaten? (2) Faktor apa dari Perpindahan yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Sekretariat Kabupaten Aceh Timur menurun? (3) Implikasi manajerial apa yang dapat digunakan untuk Sekretariat Kabupaten Aceh Timur dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakatnya akibat dari perpindahan ibukota Kabupaten. Tujuan penelitian adalah : (1) Untuk mengetahui persepsi pegawai Sekretariat Kabupaten Aceh Timur terhadap perpindahan ibukota Kabupaten (2) Menelaah faktor apa dari perpindahan yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Sekretariat Kabupaten Aceh Timur menurun, (3) Merumuskan implikasi manajerial yang dapat digunakan oleh Sekretariat Kabupaten Aceh Timur guna mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode survey. Responden adalah seluruh PNS yang bekerja di Sekretariat Kabupaten Aceh Timur. Kuesioner yang berhasil dikumpulkan selama penelitian adalah sebanyak 104 sampel, 24 responden dengan Jabatan Struktural, 80 Responden Pegawai/staf biasa. Variabel yang digunakan adalah Faktor Perpindahan(indikator Jarak, Waktu, Resistensi Keluarga, Sarana dan prasarana, Kesempatan mendapatkan pendapatan lain), Motivasi kerja dan Kinerja. Data dianalisis menggunakan bivariate Pearson, Rentang Kriteria, Analisis Faktor, dan Rank Spearman dengan SPSS 15.0. Perhitungan Bivariate Pearson digunakan untuk menguji validitas dan alpha cronbach untuk menguji reliabilitas. Rentang Kriteria untuk mengetahui persepsi responden mengenai motivasi kerja pegawai. Analisis Identifikasi untuk mengetahui faktor-faktor apa saja dari Perpindahan Ibukota Kabupaten Aceh Timur yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di Sekretariat Kabupaten Aceh Timur. Rank Spearman digunakan untuk mengukur tingkat keeratan hubungan antara faktor perpindahan dengan motivasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29 butir pertanyaan kuesioner valid dan reliabel untuk variabel faktor perpindahan dan 28 butir pertanyaan kuesioner valid untuk variabel motivasi kerja. Analisis Rentang Kriteria menunjukkan persepsi responden mengenai motivasi kerja pegawai terhadap perpindahan ibukota Kabupaten adalah belum baik. Analisis Rank Speraman menunjukkan tidak ada perbedaan persepsi untuk pegawai dalam Jabatan Struktural, pegawai/staf biasa dalam menilai motivasi kerja dengan perpindahan ibukota Kabupaten. Strategi yang perlu dilakukan Sekretariat Kabupaten Aceh Timur untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai dampak dari perpindahan ibukota Kabupaten adalah memperhatikan faktor-faktor perpindahan yang dapat mempengaruhi motivasi kerja pegawai, kemudian memberikan perhatian penuh terhadap penghargaan dan perhatiannya kepada pegawai seperti adanya insentif diluar gaji pokok serta segera dalam relokasi perumahan yang layak bagi pegawai yang akan berdinas ke Idi Rayeuk.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pemekaran Daerah, Faktor Perpindahan, Sekretariat Kabupaten Aceh Timur,Rentang Kriteria, Rank Sperman, Mann-Whitney Regency Enlargement, Movement Factor, Secretariat of East Aceh Regency, Stretch of Criteria, Rank Spearman Correlation, Mann-Whitney
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 07 Apr 2014 08:18
Last Modified: 15 Jun 2016 05:51
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1817

Actions (login required)

View Item View Item