Analisis kepuasan pedagang terhadap jasa pengelolaan pasar parung

Rachmat, Indra Mauladi (2014) Analisis kepuasan pedagang terhadap jasa pengelolaan pasar parung. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E39-01-Indra-Cover.pdf - Published Version

Download (339kB)
[img]
Preview
Text
E39-02-Indra-Summary.pdf - Published Version

Download (164kB)
[img]
Preview
Text
E39-03-Indra-Ringakasan.pdf - Published Version

Download (164kB)
[img]
Preview
Text
E39-04-Indra-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (173kB)
[img]
Preview
Text
E39-05-Indra-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Sebuah tempat kotor, bau dan tidak tertata merupakan momok yang masih melekat erat pada pasar tradisional. Dalam mengupayakan pusat perbelanjaan yang dapat bersaing ditengah-tengah gempuran bisnis ritel modern, PD. Pasar Tohaga masih mengalami kendala dalam penerimaan retribusi yang merupakan sumber pendanaan utama perusahaan. Data Bidang Keuangan PD. Pasar Tohaga menunjukkan bahwa realisasi pembayaran retribusi terhadap Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2012 baru menyentuh pencapaian sebesar 87,58%. Pencapaian terendah berada di Pasar Parung, yakni sebesar 38,22%. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2013 di PD. Pasar Tohaga Unit Pasar Parung. Sampel yang digunakan sebanyak 150 responden. Nilai CSI dari setiap indikator pada dimensi servqual masih belum mencapai 80%. Peringkat tertinggi dari nilai indeks kepuasan pedagang dimiliki oleh komunikasi petugas dengan pedagang (X25) sebesar 60% dan diikuti oleh kejelasan informasi kepada pedagang (X18) sebagai indikator yang memiliki nilai persentase 58%. Hal ini diperkuat dengan sebaran 28 indikator dalam diagram Suharjo-split yang masih berada di bawah garis efficient service. Pada analisis structural equation model, dimensi responsiveness memberikan pengaruh paling besar terhadap kepuasan pedagang dengan nilai faktor muatan 0,20. Penggunaan price sensitivity meter menghasilkan informasi bahwa kisaran harga tarif retribusi yang didapatkan cukup lebar, yakni berkisar antara Rp 500 sampai dengan Rp 2.400. Salah satu contohnya adalah kisaran harga tarif retribusi fasilitas pasar untuk pengguna kios yang berada pada titik Rp 521,42 dan Rp 2.454,08.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 8(E39)Rac a
Uncontrolled Keywords: jasa, kepuasan, kualitas layanan, pasar tradisional, sensitivitas harga service, satisfaction, service quality, traditional market, price sensitivity
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 19 May 2014 02:46
Last Modified: 19 Nov 2019 08:29
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1897

Actions (login required)

View Item View Item