Analisis struktur pasar dan efisiensi perbankan indonesia dalam periode konsolidasi

Sutardjo, - (2011) Analisis struktur pasar dan efisiensi perbankan indonesia dalam periode konsolidasi. Doctoral thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
1DM-01-Sutardjo-Cover.pdf - Published Version

Download (333kB)
[img]
Preview
Text
1DM-02-Sutardjo-Abstrak.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img]
Preview
Text
1DM-03-Sutardjo-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
Text
1DM-04-Sutardjo-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
Text
1DM-05-Sutardjo-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (565kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Pengetahuan tentang struktur pasar dan efisiensi merupakan hal yang penting bagi para pelaku ekonomi dan diperlukan dalam perencanaan serta pengambilan keputusan bisnis baik oleh perusahaan secara individual maupun oleh pembuat kebijakan ekonomi di tingkat makro. Bagi perbankan sebagai salah satu sektor strategis pada perekonomian Indonesia informasi tentang struktur pasar dan efisiensi sangat diperlukan. Hal ini disebabkan karena peran penting perbankan dalam perekonomian yang melakukan kegiatan intermediasi, khususnya dalam memproses input untuk menghasilkan dan mengalokasikan berbagai output perbankan dalam bentuk sumber daya keuangan yang diperlukan oleh masyarakat. Semakin pentingnya peran perbankan dapat dilihat melalui perkembangan signifikan yang terjadi dalam periode pasca krisis ekonomi tahun 1997/1998, yaitu periode tahun 1999 sampai dengan 2009, terutama dari sisi bisnis perbankan yang tumbuh pesat, fluktuasi suku bunga, dan proses konsolidasi perbankan. Secara lebih spesifik perkembangan sektor perbankan dapat dilihat dari berubahnya berbagai indikator keuangan sektor perbankan, yaitu seperti angka pertumbuhan aktiva, volume penyaluran pinjaman, volume penghimpunan dana masyarakat (DPK), fluktuasi net interest margin (NIM), dan jumlah jaringan kerja perbankan. Selain daripada itu adanya berbagai kebijakan yang diimplementasikan di bidang perbankan seperti restrukturisasi, rekapitalisasi dan konsolidasi melalui kebijakan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) juga menunjukkan kepentingan Pemerintah untuk mengelola sebaik-baiknya sektor perbankan nasional. Berbagai perkembangan dan perubahan penting tersebut membawa perubahan perilaku input dan output perbankan, namun belum diketahui pengaruhnya terhadap struktur pasar, tingkat efisiensi dan hubungan diantara keduanya. Berdasarkan gambaran tersebut di atas maka pertanyaan penelitian yang muncul dan memerlukan jawaban adalah tidak diketahuinya secara pasti struktur pasar perbankan, adanya ketidak jelasan tingkat efisensi biaya dan skala ekonomis perbankan, dan tidak diketahuinya secara pasti hubungan antara struktur pasar dan efisiensi perbankan dalam periode konsolidasi. Mengingat kedudukan perbankan yang strategis bagi perekonomian Indonesia, maka penelitian empiris berdasarkan data-data yang ada dengan menggunakan teori ekonomi industri diperlukan untuk mencari jawaban atas berbagai pertanyaan tersebut. Tujuan penelitian ini terutama untuk menganalisis struktur pasar perbankan dan variabel-variabel yang mempengaruhinya, menganalisis efisiensi biaya dan economies of scale perbankan Indonesia, dan menganalisis kejelasan hubungan antara struktur pasar dan efisiensi perbankan Indonesia. Di Indonesia, studi tentang struktur pasar, efisiensi dan hubungan antara struktur pasar dan efisiensi yang dilakukan dalam bentuk satu penelitian yang utuh sejauh yang penulis ketahui belum pernah dilaporkan. Pemanfaatan hasil-hasil penelitian ini bagi pihak-pihak yang berkepentingan akan merupakan salah satu alternatif sumber informasi dalam proses pengambilan keputusan di bidang perbankan. Tantangannya terletak pada kemampuan analisis guna menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi managerial dari hasil-hasil penelitian. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan penelitian yaitu meliputi tahap 1 estimasi dan analisis struktur pasar perbankan dalam periode tahun 1999-2009, tahap 2 penghitungan dan analisis efisiensi, dan tahap terakhir adalah analisis hubungan struktur pasar dan efisiensi berdasarkan hasil-hasil penelitian pada tahap sebelumnya. Pada masing-masing tahapan dilakukan pemilihan pendekatan penelitian yaitu pendekatan intermediasi, pemilihan dan penetapan variabel penelitian, pengestimasian, pengujian hipotesis dan analisis hasil-hasil penelitian, pengambilan kesimpulan dan rekomendasi kebijakan. Penelitian disertasi ini menggunakan data sekunder, berupa data panel dari seluruh Bank Umum di Indonesia selama periode tahun 1999- Juni 2009 (11 tahun atau 21 semester). Sampel di dalam penelitian ini adalah 114 (seratus empat belas bank) Bank Umum yang ada di Indonesia, dan terbagi ke dalam beberapa kelompok bank sesuai kepemilikannya yaitu Bank Umum Milik Negara (BUMN= 4 bank), Bank Pemerintah Daerah (BPD = 26 bank), Bank Umum Swasta Nasional (BUSN = 59 bank), Bank Campuran (BC =(16), dan Bank Asing (BA= 9 bank). Pengukuran konsentrasi pasar dengan menggunakan indeks CR4 dan HHI menunjukkan hasil bahwa penguasaan pasar kelompok bank-bank besar menurun dalam sepuluh tahun terakhir. Penurunan konsentrasi dari empat bank besar mengindikasikan terjadinya pemerataan penguasaan pasar dimana kelompok bank yang lebih kecil ukurannya mengalami penguatan penguasaan pasar. Hasil analisis struktur pasar secara industri menunjukkan bahwa sepanjang periode penelitian perbankan Indonesia memiliki ciri pasar persaingan monopolistik dan masih bertumpu pada basis persaingan bunga (interest based competition). Kondisi ini bahkan tidak berubah baik sebelum maupun pada masa konsolidasi perbankan. Dengan perkataan lain, secara industri perbankan Indonesia tidak mengalami evolusi dalam orientasi bisnisnya yang tetap mengandalkan persaingan berbasis suku bunga. Selanjutnya sektor perbankan mengalami berbagai tekanan sepanjang periode tahun 1999-2009, dan yang mencolok adalah dampak dari structural break berupa kebijakan konsolidasi yang mulai diterapkan pada tahun 2004. Dampak dari structural break berupa kebijakan konsolidasi yang mendorong pendapatan bank semakin tidak responsif terhadap perubahan harga input faktor produksi. Selanjutnya, hasil analisis parsial struktur pasar menunjukkan bahwa kelompok Bank Campuran dan Bank Asing sekalipun memiliki kesamaan ciri-ciri struktur pasar persaingan seperti kelompok bank lainnya, namun memiliki perbedaan dalam hal basis persaingan yang digunakannya yaitu mengandalkan persaingan berbasis Non-Bunga (non-interest based competition). Hasil penelitian efisiensi menunjukkan bahwa efisiensi rata-rata perbankan adalah sebesar 0,533. Kelompok Bank Campuran dan Kelompok Bank Asing terlihat menonjol dengan memiliki efisiensi yang rata-ratanya lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok bank lainnya. Efisiensi perbankan memiliki perbedaan yang nyata diantara kelompok bank yang berbeda kepemilikannya. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa efisiensi bank-bank peserta rekapitalisasi adalah rata-rata sebesar 0,50174, yaitu efisiensi rata-rata dari bank peserta rekapitalisasi yang berjumlah 20 buah bank. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis penghematan karena skala perbankan Indonesia berada dalam kondisi penghematan karena skala yang meniningkat (increasing), baik perbankan secara keseluruhan maupun per kelompok dan per ukuran bank. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa perbankan Indonesia masih memiliki peluang untuk memperbaiki efisiensinya guna menghasilkan output yang dibutuhkan masyarakat. Khususnya bagi kelompok bank peserta rekapitalisasi, penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok bank ini juga menunjukkan penghematan karena skala yang meningkat (increasing). Analisis hubungan struktur pasar dan efisiensi memberikan kesimpulan bahwa efisiensi perbankan dipengaruhi secara signifikan oleh variabel stuktur pasar yang terdiri variabel kepemilikan bank, ukuran bank, pangsa pasar, dan variabel kedalaman pasar (market deepening). Analisis secara mendalam menghasilkan kesimpulan bahwa secara individual variabel kepemilikan Bank Campuran, ukuran bank dan pangsa pasar secara signifikan memberikan pengaruh positip terhadap tingkat efisiensi perbankan. Hasil-hasil penelitian tersebut di atas penting untuk dicermati guna meningkatkan upaya strategis penguatan struktur perbankan Indonesia.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Struktur Pasar, Konsolidasi Perbankan, Konsentrasi Pasar, Efisiensi dan Skala Ekonomis. Market Structure, Bank Consolidation, Market Concentration, Efficiency, Economies of Scale.
Subjects: Manajemen Agribisnis
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 06 Jun 2014 06:51
Last Modified: 03 May 2016 04:37
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1930

Actions (login required)

View Item View Item