Analisis modal kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan

Hidayanto, Eko (2013) Analisis modal kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E37-01-Eko-Cover.pdf - Published Version

Download (444kB)
[img]
Preview
Text
E37-02-Eko-Summary.pdf - Published Version

Download (441kB)
[img]
Preview
Text
E37-03-Eko-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (476kB)
[img]
Preview
Text
E37-04-Eko-DaftarIsi.pdf - Published Version

Download (458kB)
[img]
Preview
Text
E37-05-Eko-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (791kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Penurunan permintaan kendaraan bermotor setelah krisis finansial berpengaruh terhadap industri hulu kendaraan bermotor, yaitu permintaan spare part kendaraan bermotor yang berpengaruh terhadap penerimaan dan pendapatan perusahaan yang berbasis bisnis spare part salah satunya PT Laksono Fajar Handoyo. Penurunan permintaan produk membuat pihak manajemen melakukan perubahan agar dapat meningkatkan penjualan, yaitu melonggarkan sistem penjualan dengan memperpanjang usia piutang sehingga berpengaruh terhadap modal kerja khususnya piutang, persediaan, hutang usaha, dan perputaran kas perusahaan. Penjualan perusahaan meningkat dari tahun 2007 sampai 2011 namun peningkatan penjualan tidak diikuti dengan tingkat laba yang didapat. Dalam kurun waktu tahun 2009 sampai 2011 laba perusahaan mengalami penurunan, berbanding terbalik dengan penjualan. Dari uraian maka perumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana modal kerja perusahaan dan kinerja keuangan perusahaan dilihat dari aspek likuiditas, aktivitas, dan profitabilitas?, (2) Bagaimana pengaruh modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan?. Dari rumusan masalah dapat disusun rangka penelitian yang dilakukan, yaitu: (1) Menganalisis kebijakan modal kerja yang diterapkan perusahaan selama periode tahun 2007 sampai 2011, (2) Menganalisis pengaruh modal kerja terhadap profit perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada PT Laksono Fajar Handoyo selama 5 tahun, yaitu sejak tahun 2007 sampai 2011. Metode penelitian menggunakan analisis vertikal, horizontal, modal kerja bersih, siklus kas, dan analisis regresi linier berganda. Variabel-variabel modal kerja yang digunakan pada penelitian ini disadur dari penelitian terdahulu. Hasil analisis selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk merumuskan implikasi manajerial perusahaan. Hasil penelitian menggunakan analisis deskriptif menunjukan bahwa selama tahun 2007 sampai 2011 modal kerja bersih perusahaan dalam melakukan kegiatan usahanya bernilai positif. Hal ini menggambarkan bahwa pendanaan kegiatan produksi perusahaan dibiayai oleh aktiva lancar atau dapat dikatakan dengan hasil yang didapat perusahaan selama 5 tahun dari mulai tahun 2007 sampai 2011 menganut pendekatan konservatif. Pendekatan ini memiliki risiko lebih rendah dan hasil juga lebih rendah. PT Laksono Fajar Handoyo menggunakan ekuitas untuk mendanai seluruh aktiva tetap, aktiva lancar, dan aktiva lancar temporer. Kebijakan perusahaan selama 5 tahun terakhir walaupun menganut konservatif namun cenderung mendekati moderat bahkan bisa menjadi agresif, Perputaran persediaan mengalami percepatan menyusul perbaikan dalam umur persediaan. Dari 7 kali dalam tahun 2007 menjadi 192 kali pada tahun 2011. Percepatan ini menunjukan bahwa perusahaan dalam mendapatkan kembali uang dalam bentuk tunai dari persediaan yang dilakukan. Hal ini akibat dari kebijakan perusahaan yang melakukan penjualan hanya melalui sistem pesanan sehingga perusahaan tidak perlu mengadakan persediaan yang berlebih untuk penjualan, persediaan dilakukan hanya 10% dari total produksi. Siklus kas perusahaan selama lima tahun mengalami perubahan dari 25 hari pada tahun 2007 menjadi 0 hari pada tahun 2011, atau 14 kali perputaran pada tahun 2007 menjadi 360 kali pada tahun 2011. Tahun 2009 perputaran kas mengalami penurunan, hal ini disebabkan oleh adanya kebijakan perusahaan yang melakukan melonggarkan kebijakan kredit untuk penjualan sehingga nilai piutang pada tahun tersebut mengalami kenaikan. Setiap tahun perusahaan mengalami perubahan baik dari aktiva lancar dan hutang lancar. Perubahan tersebut jelas sangat berpengaruh terhadap profit dan risiko likuiditas yang terjadi akibat perubahan tersebut. Perubahan nilai rasio dapat mengakibatkan bertambah atau menurunnya efek terhadap profit dan risiko likuiditas yang timbul akibat perubahan rasio. secara keseluruhan rasio aktiva lancar terhadap total aktiva perusahaan cenderung turun, keadaan ini mengakibatkan laba perusahaan akan meningkat seiring dengan penurunan nilai rasio, namun kenyataannya perusahaan mengalami penurunan laba. Secara total umur dan perputaran piutang usaha dari tahun 2007 sampai 2011 mengalami kenaikan dan penurunan yang fluktuatif. Umur piutang yang hanya 28 hari pada tahun 2007 menjadi hanya 6 hari pada tahun 2011 dan perputaran piutang yang hanya 13 kali pada tahun 2007 menjadi 65 kali pada tahun 2011. Dari pengelolaan data sebanyak 60 bulan yaitu dari bulan November 2006 sampai Desember 2011 diperoleh persamaan regresi untuk profitabilitas yang diukur dengan return on assets menunjukan bahwa setiap perubahan penurunan rata-rata umur piutang sebesar 1 hari maka akan meningkatkan ROA sebesar 0.002% dan ROE sebesar 0.030% hasil ini sesuai dengan hipotesis hubungan penelitian dimana piutang berpengaruh negatif terhadap nilai ROA dan ROE. Nilai regresi piutang secara signifikan mempengaruhi ROA dan ROE pada taraf α 10%. Apabila ada penambahan nilai rasio hutang sebesar 1% maka akan menambah ROA sebesar 0.135%. dan ROE sebesar 1.624%. Hasil ini sesuai dengan hipotesis penelitian dimana financial asset ratio berpengaruh positif terhadap ROA dan ROE. Nilai hasil regresi signifikan pada taraf nyata 5%. Perubahan penurunan fixed financial assets ratio sebesar 1% maka akan menambah ROA sebesar 0.296% dan ROE sebesar 3.715%. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis penelitian dimana FFAR berpengaruh positif terhadap ROA dan ROE. Ketidaksesuaian hipotesis dengan hasil karena penanaman investasi belum tentu berpengaruh langsung terhadap laba (ROA/ROE) pada saat itu juga. Pengaruh yang akan terjadi akan terlihat pada waktu yang relatif lama karena adanya lead time untuk pemasangan mesin dan juga alat pendukung sebelum mesin tersebut menghasilkan produk untuk meningkatkan total penjualan perusahaan. Perubahan ekspansi membawa perubahan kenaikan ROA menjadi 0.017% dan ROE sebesar 0.478%. Hasil ini sesuai dengan hipotesis penelitian dimana ekspansi akan berpengaruh positif terhadap ROA. Dengan ekspansitersebut perusahaan dapat meningkatkan produksi untuk dapat meningkatkan penjualan dan menghasilkan laba lebih besar.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: analisis rasio keuangan, modal kerja, profitabilitas, regresi linier berganda, dan siklus kas financial ratio analysis, working capital, profitability, multiple linear regression, and cash cycle
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 19 Jun 2014 08:11
Last Modified: 29 Nov 2019 08:09
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/1948

Actions (login required)

View Item View Item