Perumusan strategi bersaing pusat perbelanjaan modern (studi kasus mal btw kota bogor)

Istiawati, Wiwik (2014) Perumusan strategi bersaing pusat perbelanjaan modern (studi kasus mal btw kota bogor). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E39-01-Wiwik-Cover.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img]
Preview
Text
E39-02-Wiwik-Summary.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img]
Preview
Text
E39-03-Wiwik-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img]
Preview
Text
E39-04-Wiwik-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (348kB)
[img]
Preview
Text
E39-05-Wiwik-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (865kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Industri pusat perbelanjaan modern adalah salah satu industri yang pertumbuhannya ekspansif di wilayah Bodetabek (Bogor Depok Tangerang dan Bekasi). Beberapa survey mengungkapkan bahwa pusat perbelanjaan modern banyak berkembang seiring dengan banyaknya pertumbuhan pemukiman di area tersebut. Rasio jumlah pusat perbelanjaan terhadap jumlah penduduk di Kota Bogor relatif kecil dibandingkan kota kota lainnya yang berarti bahwa persaingan yang ada saat ini juga relatif ketat. Ketatnya kondisi persaingan tersebut berdampak pada pendatang baru di industri pusat perbelanjaan modern di Kota Bogor termasuk Mall BTW. Pusat perbelanjaan ini mengalami sepinya pengunjung dan rendahnya sewa ruang yang berdampak negatif pada keuntungan yang didapat oleh Mall BTW dan toko penyewanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi bisnis Mall BTW dan strategi yang diterapkan saat ini, (2) mengkaji kelemahan Mall BTW dan kendala dalam menghadapi persaingan dengan pusat perbelanjaan lain serta (3) merekomendasikan dan merumuskan strategi bersaing kepada manajemen Mall BTW. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap narasumber baik pakar industri pusat pebelanjaan dan ritel, pelanggan, toko penyewa utama maupun bauran toko serta tim manajemen Mall BTW. Beberapa analisa dalam penelitian ini dikembangkan menjadi konsensus melalui deskriptor yang dianggap penting dan merupakan komponen variabel penelitian untuk masing masing analisa yang digunakan. Tahapan selanjutnya adalah melakukan pembobotan dan pemberian peringkat terhadap faktor faktor strategis untuk kemudian dianalisa dengan Matriks IE dan TOWS. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kondisi bisnis Mall BTW saat ini belum berkembang dengan cukup baik dilihat dari 2 komponen penting utama industri pusat perbelanjaan modern yaitu jumlah kunjungan konsumen dan okupansi ruang sewa. Strategi yang dikembangkan saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan konsumennya, dan belum dapat bersaing dengan para kompetitor yang ada seiring dengan perubahan perubahan yang terjadi di lingkungan industri seperti persaingan dan lingkungan makro. Ada 8 kelemahan dan kendala yang diidentifikasi dalam penelitian ini yaitu (1) lokasi Mall BTW kurang strategis dibandingkan dengan kompetitor terdekat (2) toko utama dan bauran toko di Mall BTW belum lengkap dan memiliki daya tarik sehingga saat ini belum berkonsep pusat perbelanjaan yang lengkap (3) masalah jangkauan antar lantai, kenyamanan, faktor interior dan eksterior (4) segmentasi pasar yang kurang jelas (5) konsep pusat perbelanjaan kurang jelas antara mall dan pusat perdagangan (6) kurangnya diferensiasi dan tidak adanya keunggulan bersaing dibandingkan competitor (7) upaya strategi manajemen dan pemasaran belum cukup efektif (8) masalah kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan maupun toko penyewa. Adapun faktor faktor lingkungan makro yang mempengaruhi pertumbuhan industri pusat perbelanjaan modern di Kota Bogor dari hasil analisa PEST menunjukkan bahwa faktor sosial dan faktor ekonomi menjadi faktor terpenting dalam industri ini karena mempengaruhi permintaan konsumen, strategi perusahaan dan unit bisnisnya, menentukan segmentasi pasar serta jasa yang ditawarkan. Kondisi persaingan pusat perbelanjaan modern di Kota Bogor dari hasil analisa persaingan dengan variabel lima kekuatan Porter (Porter’s Five Forces) menunjukkan adanya kekuatan besar yang berdampak bagi persaingan di industri ini yaitu daya tawar pelanggan dan persaingan antar pusat perbelanjaan modern yang sudah ada yang mempengaruhi prilaku persaingan. Temuan penelitian pada analisa daur hidup industri mengungkapkan bahwa posisi industri pusat perbelanjaan modern di Kota Bogor berada pada tahap pertumbuhan dan cenderung dewasa. Matrik Internal dan External serta Matriks TOWS dengan mempertimbangan faktor kelemahan dan kendala yang disebutkan sebelumnya, merekomendasikan beberapa alternatif strategi kepada manajemen Mall BTW. Strategi yang diusulkan dalam penelitian ini antara lain adalah strategi diferensiasi yaitu perubahan model bisnis dari mall menjadi konsep pusat perdagangan dengan pengembangan produk pada busana muslim dan batik dengan menyasar segementasi kelas mengah, strategi fokus yang menyasar pelanggan kelas menengah, strategi pengembangan produk yaitu mengembangkan produk busana muslim dan batik, strategi penetrasi pasar dengan melakukan pemasaran yang intensif dan strategi integrasi ke belakang dengan melibatkan toko penyewa dalam kegiatan pemasaran dan membangun basis data toko penyewa. Perubahan yang cukup signifikan ini mengharuskan pihak manajemen Mall BTW untuk merumuskan strateginya secara keseluruhan termasuk merubah visi, misi dan strategi, rencana jangka panjang dan jangka pendeknya. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa Mall BTW sebaiknya melakukan perubahan model bisnisnya dari mall biasa menjadi konsep pusat perdagangan dengan pengembangan produk yang berfokus pada busana muslim dan batik dengan menyasar segmentasi pasar kelas menengah sebagai bagian dari strategi bersaing yang berkelanjutan. Konsekuensinya adalah Mall BTW harus merenegosiasi ulang kontrak dengan toko penyewa yang ada saat ini dan lebih selektif dalam memilih toko penyewa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Strategi yang kompetitif ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja Mall BTW dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern lainnya. Rekomendasi strategis yang diusulkan sebagai hasil penelitian adalah pentingnya perusahaan memperhatikan faktor kondisi persaingan dalam industri, kekuatan yang mempengaruhi industri serta kebutuhan pelanggan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pusat perbelanjaan modern, perumusan strategi bersaing, Kota Bogor Modern shopping center, formulation of competitive strategy, Kota Bogor
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 23 Oct 2014 02:04
Last Modified: 15 Nov 2019 02:32
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2013

Actions (login required)

View Item View Item