Analisis kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat inap di rumah sakit umum daerah kota tidore kepulauan provinsi maluku utara

Marajabessy, Yakub (2008) Analisis kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat inap di rumah sakit umum daerah kota tidore kepulauan provinsi maluku utara. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R36-01-Yakub-Cover.pdf - Published Version

Download (376kB)
[img]
Preview
PDF
R36-02-Yakub-Abstract.pdf - Published Version

Download (357kB)
[img]
Preview
PDF
R36-03-Yakub-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (382kB)
[img]
Preview
PDF
R36-04-Yakub-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (329kB)
[img]
Preview
PDF
R36-05-Yakub-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (646kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Kondisi persaingan industri jasa kesehatan dan dampak kebijakan desentralisasi saat ini menjadikan rumah sakit umum berada pada posisi dilematis. Selain melakukan fungsi sosial, tuntutan melakukan fungsi ekonomi dan menerapkan pelayanan berkualitas tidak dapat dihindari. Di sisi lain, kebijakan desentralisasi telah merubah paradigma pembangunan dan pola manajemen dari sentralistik-eksploitatif ke desentralistik-partisipastif. Implikasinya adalah secara otonom daerah harus bisa mengelola sumberdaya dan sumber dananya untuk memperkuat pemerintahan dan melaksanakan pelayanan publik secara mandiri. Dalam konteks ini, tuntutan-tuntutan tersebut tentu membutuhkan pembiayaan yang memadai, sedangkan daerah otonom sampai saat ini diketahui masih memiliki ketergantungan pada APBN dari Pemerintah Pusat. RSUD Kota Tikep sebagai rumah sakit pemerintah dalam hal ini juga mengalami situasi yang sama. Selain harus bersaing dengan rumah sakit Se-Provinsi Maluku Utara, dukungan pembiayaan untuk menyediakan pelayanan berkualitas dari pemerintah daerah masih minim, apalagi ada tuntutan untuk menyetor sebagian pendapatan ke Pemda. Secara internal, persoalan lain yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pemanfaatan rumah sakit oleh masyarakat dan tingkat efisiensi pemanfaatan tempat tidur. Agar organisasi tetap kompetitif dan profitable, strategi umum yang dilakukan adalah memberikan pelayanan berkualitas (SERVQUAL) untuk memuaskan pelanggan. Hal tersebut dapat dilakukakan dengan mengevaluasi tingkat kepentingan dan kinerja terhadap pelayanan rawat inap serta karakteristik pasien itu sendiri. Berdasarkan latar belakang dan masalah maka penelitian ini bertujuan untuk; (1) menganalisis karakteristik demografi pasien, (2) menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat inap, (3) menganalisis hubungan anatar karakteristik sosial dan demografi dengan kapuasan pasien, (4) menganalisis hubungan antara dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat inap dan (5) menetapkan prioritas peningkatan atribut-atribut kepuasan pasien rawat inap RSUD Kota Tidore Kepulauan. Penelitian dilaksanakan di RSUD Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku selama satu bulan, yakni dari tanggal 1-31 Maret 2008 melalui pendekatan deskriptif dengan metode survei. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui angket (quisioner), studi literatur dan pendekatan dokumen, sedangkan teknik pengambilan contoh menggunakan metode stratified random sampling. Jumlah contoh yang diambil dalam penelitian ini sebesar 130 yang didasarkan pada rule of thumb SEM, sehingga proporsi tiap kelas adalah 31 pasien Kelas VIP, 16 pasien Kelas I, 22 pasien Kelas II dan 61 pasien Kelas III. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif melalui distribusi frekuensi, analisis Customers Satisfaction Index (CSI), analisis tabulasi dan Chi-Square, analisis Structural Equation Modeling (SEM) dan Importance-Performance Analysis (IPA) melalui analisis kuadran dan analisis Gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakeristik pasien tidak jauh berbeda pada seluruh kategori demografi. Sebagian besar pasien berjenis kelamin wanita. Rata-rata terdapat pada usia produktif terkena penyakit dengan persentase terbesar terdapat pada rentang usia 30-40 tahun. Umumnya adalah yang telah menikah, tingkat pendidikan adalah SLTA, pekerjaan petani dan jumlah pendapatan tersebar mulai dari ≤ Rp. 500.000 tiap bulan. Kebanyakan adalah pasien yang baru pertama kali memanfaatkan jasa pelayanan ini dengan lama perawatan 4-9 hari. Umumnya adalah pasien yang tidak memiliki asuransi. Hasil analisis menunjukkan bahwa indeks kepuasan pasien rawat inap RSUD Kota Tidore Kepulauan sebesar 0.8069 atau 80.69 persen, sedangkan analisis Chi-Square menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang berbeda memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien. Pasien dengan tingkat pendidikan di atas Rp.1.000.000 cenderung lebih puas dibandingkan dengan yang berpendapatan di bawah Rp.1.000.000. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa semua dimensi SERVQUAL yang digunakan dan atribut pembentuknya memiliki pengaruh yang signifikan dengan variasi tingkat kepuasan. Dimensi pelayanan yang paling besar pengaruhnya adalah reliability. Prioritas peningkatkan kepuasan pasien adalah memperbaiki kualitas pelayanan dengan mendistribusikan pelayanan adil, palayanan yang ramah dan sopan, kebersihan, kerapian, kenyamanan dan keamanan ruangan serta kelengkapan, kesiapan dan kebersihan peralatan medis dan non medis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: RSUD Kota Tidore Kepulauan, kepuasan pasien, Importance-Performance Analysis (IPA) , Customers Satisfaction Index (CSI), Chi-Square, Structural Equation Modeling (SEM).
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 07 Nov 2014 01:08
Last Modified: 07 Nov 2014 01:08
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2050

Actions (login required)

View Item View Item