Analisis pembentukan brand equity dan efektivitas iklan suplemen jao nori (studi kasus kota bogor)

Anggraeni, Lilian (2008) Analisis pembentukan brand equity dan efektivitas iklan suplemen jao nori (studi kasus kota bogor). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R35-01-Lilian-Cover.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
PDF
R35-02-Lilian-Abstract.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img]
Preview
PDF
R35-03-Lilian-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img]
Preview
PDF
R35-04-Lilian-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img]
Preview
PDF
R35-05-Lilian-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (668kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Fenomena suplemen melanda hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kesibukan profesi masyarakat membuat konsumsi suplemen menjadi sebuah alternatif dalam upaya pemenuhan gizi. Jao Nori sebagai suplemen berbahan dasar rumput laut dalam bentuk kapsul memasuki persaingan dalam industri suplemen yang semakin ketat. Elemen-elemen dalam ekuitas merek (brand equity) yaitu kesadaran merek (brand awareness), asosiasi merek (brand association), persepsi kualitas (perceived quality) dan loyalitas merek (brand loyalty) yang dinamis membuat produsen Jao Nori terpacu untuk memperkuat elemen-elemen tersebut. Selain elemen-elemen dalam ekuitas merek, kekuatan sebuah iklan juga dapat membangkitkan keinginan dan kebutuhan konsumen untuk mengkonsumsi suplemen Jao Nori. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis ekuitas merek produk suplemen Jao Nori dibandingkan dengan produk suplemen pesaing, menganalisis efektivitas iklan produk suplemen Jao Nori terhadap pencapaian tujuan komunikasi iklan dan merumuskan rekomendasi strategi pembentukan ekuitas merek dan strategi untuk menciptakan iklan yang efektif bagi perusahaan. Ester C, Squallene dan Nature E dipilih sebagai produk pesaing Jao Nori yang berbahan dasar alami dalam bentuk kapsul atau tablet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Jao Nori tidak berhasil menduduki posisi top of mind karena hanya 1,69 persen konsumen yang memilih Jao Nori sebagai top of mind, begitu juga pada posisi brand recall hanya memperoleh 2,81 persen, dan brand recognition sebesar 1,12 persen. Jao Nori menempati posisi unaware of brand yaitu sebesar 89,33 persen. Hal ini menunjukkan brand awareness konsumen suplemen terhadap suplemen Jao Nori lemah Uji validitas dan reliabilitas dilakukan sebagai pre-test kepada 30 orang responden untuk mengetahui butir asosiasi yang muncul di benak konsumen terhadap keempat merek suplemen. Hasil uji tersebut menunjukkan bahwa asosiasi merek terkenal, harga terjangkau, kemasan menarik, penerapan gaya hidup sehat, suplemen untuk kesehatan dan bentuk kapsul yang praktis dapat diterapkan dalam uji Cochran untuk mengetahui asosiasi yang membentuk brand image setiap merek suplemen. Dari uji Cochran yang dilakukan, brand image yang melekat pada produk suplemen Jao Nori yaitu sebagai suplemen yang mencerminkan gaya hidup sehat, sebagai suplemen untuk kesehatan serta praktis dalam bentuk kapsul. Uji validitas dan reliabilitas juga dilakukan sebagai pre-test kepada 30 orang responden untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap produk suplemen. Persepsi aman dikonsumsi, berbahan dasar alami, tahan lama, produk mudah dikenali, kualitas bagus, mudah diperoleh, kemasan menarik, terbukti efektif, volume/isi banyak serta informasi label lengkap dapat diterapkan dalam memperoleh nilai rata-rata. Dari uji pengukuran nilai rata-rata sikap yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa suplemen Jao Nori dipersepsikan sebagai produk suplemen yang aman untuk dikonsumsi, suplemen yang berbahan dasar alami, suplemen yang terbukti efektif, dan sebagai suplemen yang memiliki volume/isi banyak. Analisis Biplot dilakukan untuk mengintegrasikan nilai rata-rata dari setiap nilai rata-rata persepsi yang diperoleh. Hasil analisis Biplot untuk persepsi kualitas diperoleh hasil bahwa Jao Nori masuk ke dalam kuadran IV terpisah dari suplemen lain yaitu Ester C dan Squallene yang masuk ke dalam kuadran II dan Nature E yang masuk ke dalam kuadran III. Persepsi yang dekat dengan Jao Nori adalah suplemen dengan isi yang banyak, terbukti efektif, berbahan dasar alami, aman dikonsumsi dan memiliki informasi lengkap dalam label. Persepsi yang memiliki keragaman terbesar adalah persepsi kemudahan diperoleh, terbukti efektif, memiliki isi banyak, kemasan menarik dan informasi dalam label lengkap. Persepsi kemasan menarik dan kemudahan diperoleh, persepsi kemudahan diperoleh dan kemudahan untuk dikenali, kualitas bagus dan tahan lama, aman dikonsumsi dan tahan lama, dan sebagainya memiliki hubungan yang positif. Perhitungan nilai rata-rata juga digunakan untuk mengukur loyalitas konsumen terhadap suplemen Jao Nori yang kemudian dibuat persentase terhadap perhitungan tersebut. Hasil perhitungan switcher pada suplemen Jao Nori sebesar 26,32 persen. Perhitungan habitual buyer menghasilkan persentase sebesar 36,84 persen. Hasil perhitungan satisfied buyer menghasilkan persentase sebesar 73,68 persen. Hasil perhitungan liking the brand diperoleh persentase sebesar 89,47 persen dan hasil perhitungan commited buyer diperoleh persentase sebesar 26,32 persen. Perhitungan Consumer Response Index (CRI) dilakukan untuk mengetahui efektivitas iklan Jao Nori versi media televisi. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai sebesar 1,12 persen yang berarti bahwa iklan tersebut belum efektif.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Jao Nori, Brand Equity, Descriptive Analysis, Cochran, Biplot Analysis, Consumer Response Index Jao nori, Ekuitas Merek, Analisis Deskriptif, Cochran, Analisis Biplot, Consumer Response Index
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 18 Nov 2014 02:43
Last Modified: 18 Nov 2014 02:43
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2055

Actions (login required)

View Item View Item