Kajian kualitas informasi dan kepuasan pengguna pada implementasi sistem informasi manajemen kepegawaian di lingkungan badan pertahanan nasional republik indonesia

Hasanah, Shofia Ushwatun (2008) Kajian kualitas informasi dan kepuasan pengguna pada implementasi sistem informasi manajemen kepegawaian di lingkungan badan pertahanan nasional republik indonesia. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
7EK-01-Uswatun-Cover.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img]
Preview
PDF
7EK-02-Uswatun-Abstract.pdf - Published Version

Download (315kB)
[img]
Preview
PDF
7EK-03-Uswatun-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (346kB)
[img]
Preview
PDF
7EK-04-Uswatun-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img]
Preview
PDF
7EK-05-Uswatun-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (625kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa manusia ke arah kehidupan yang baru dengan potensi pemanfaatannya secara luas, yaitu membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. Perubahan tersebut menuntut terbentuknya kepemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif. Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh kecepatan dan keakuratan pelayanan yang dibutuhkan, maka pemerintah harus melaksanakan proses transformasi menuju e-government. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pertanahan Republik Indonesia, khususnya Bagian Kelima pasal 45 maka Biro Organisasi dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pembinaan organisasi, tata laksana dan kepegawaian. Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, Biro Organisasi dan Kepegawaian BPN RI senantiasa berupaya untuk melakukan pengelolaan sumberdaya manusia yang tepat agar aktivitas kepegawaian menjadi terorganisir, tepat waktu, dan dapat diandalkan secara cepat dengan pemanfatan dan pengembangan teknologi informasi melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Untuk memperoleh sistem informasi sumberdaya manusia sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan output yang maksimal, maka sistem tersebut harus didukung dengan sumberdaya sistem informasi yang berkualitas dengan memprioritaskan kebutuhan pengguna akhir (end user) dengan pemanfataan teknologi informasi. Berdasarkan identifikasi masalah ternyata kualitas informasi dan kualitas layanan SIMPEG BPN RI selama ini masih belum memuaskan pengguna dan kurang efektif. Disamping itu, terdapat beberapa perangkat yang belum terpenuhi sehingga jalannya sistem terganggu dan tidak optimal, pengalokasiaan dan pengadaan perangkat yang ada belum diarahkan pada efektifitas dan efisiensi penggunaan dan penerapannya. Pelatihan-pelatihan yang diberikan dalam upaya meningkatkan kemampuan para pengguna (user) kurang optimal, karena pemberian pelatihan dilaksanakan dengan waktu pelatihan yang singkat serta sarana pelatihan yang tersedia belum memadai serta monitoring dan evaluasi terhadap sistem secara keseluruhan belum optimal sehingga berimplikasi kepada kepuasan pengguna SIMPEG secara keseluruhan. Dengan berbagai kendala tersebut, maka perlu dilakukan Kajian Kualitas Informasi dan Kepuasan Pengguna pada Implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di lingkungan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia. Perumusan masalah penelitian meliputi : (1) Bagaimana kondisi kualitas informasi dan kepuasan pengguna pada implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI; (2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas informasi dan kepuasan menyeluruh pada implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI; (3) Bagaimana strategi yang harus dilakukan oleh BPN RI untuk meningkatkan kualitas informasi dan kepuasan penguna pada implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI. Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut : (1) Menganalisa kondisi kualitas informasi dan kepuasan pengguna pada implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI; (2) Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas informasi dan kepuasan menyeluruh yang dihasilkan oleh SIMPEG di lingkungan BPN RI; (3) Merumuskan rekomendasi mengenai pelaksanaan implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan survey melalui pembagian kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel memperhitungkan jumlah populasi pegawai di lingkungan BPN RI melalui pendekatan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden. Variabel pengukuran kualitas informasi (INFOQUAL) terdiri dari : (1) Dimensi Waktu, yaitu ketepatan waktu, tingkat kemutakhiran, frekuensi, dan periode waktu, (2) Dimensi Isi, yaitu keakuratan, relevansi, kelengkapan, keringkasan, cakupan, dan kinerja, dan (3) Dimensi Tampilan, yaitu kejelasan, kerincian, urutan, presentasi dan media penyajian. Kualitas Layanan Informasi (IS-SERVQUAL) dibentuk oleh : (1) Dimensi Kehandalan, yaitu kehandalan sistem, relevansi sistem, keakuratan sistem dan konsistensi sistem, (2) Dimensi Kualitas Layanan Produk, yaitu ketepatan, penyampaian produk, dan kemudahan akses, (3) Dimensi Pendukung, yaitu hardware, software, brainware, dataware dan netware. Untuk kepuasan pengguna (USISF) dengan indikatornya kualitas informasi meliputi kehandalan, relevansi, keakuratan, serta ketepatan dan kelengkapan produk informasi; sementara kualitas layanan SI meliputi kinerja layanan, dukungan dan layanan produk informasi, kinerja layanan, dan penyampaian produk informasi, sedangkan untuk kepuasan pengguna secara menyeluruh dipengaruhi oleh dimensi-dimensi yang terdapat pada kualitas informasi, kualitas layanan SI dan kepuasan pengguna atas keseluruhan penerapan SIMPEG. Berdasarkan hasil analisa Diagonal Split, seluruh indikator kualitas informasi dan kualitas layanan SI berada pada garis under services, artinya bahwa layanan sistem yang diterima tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan oleh pegawai. Hal tersebut sesuai dengan hasil dari analisa Customer Satisfaction Index (CSI) yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa 63 persen pengguna merasa tidak puas atas kualitas informasi dan kualitas layanan SIMPEG. Sementara untuk menjelaskan hubungan antar peubah dalam pengukuran kualitas informasi, kualitas layanan sistem dan kepuasan pengguna sistem infomasi digunakan pendekatan structural equation model (SEM). Perangkat lunak yang digunakan dalam analisis SEM adalah linear structrural relationship atau LISREL versi 8.51 untuk menguji reliabilitas, validitas dan mengestimasi koefisien parameter. Hasil pengolahan LISREL menunjukkan nilai-t untuk semua peubah mempunyai hubungan yang nyata pada tingkat signifikansi α=0,05. Hal tersebut menunjukkan seluruh atribut sudah dapat dipercaya dan mempunyai pengaruh terhadap dimensinya masing-masing. Dari koefisien konstruk pada diagram lintas kualitas informasi, kualitas layanan SI dan kepuasan pengguna SIMPEG diketahui bahwa dimensi waktu memiliki kontribusi sebesar 0,83 dan atribut dimensi pendukung dengan koefisien konstruk sebesar 0,59. Hasil analisa menunjukkan bahwa 67 persen kualitas layanan SI berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil kualitas informasi. Sementara itu terdapat hubungan yang positif sebesar 30 persen antara kualitas informasi dengan kepuasan pengguna SIMPEG, dan kualitas layanan SI mempunyai hubungan positif sebesar 15 persen dengan kepuasan pengguna SIMPEG, sedangkan kepuasan menyeluruh mempunyai nilai koefisien determinasi sebesar 97 persen. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara komponen-komponen kualitas informasi dan kualitas layanan SI dengan kepuasan pengguna sistem informasi secara simultan terhadap kepuasan menyeluruh. Kepuasan menyeluruh terhadap implementasi SIMPEG di lingkungan BPN RI perlu ditingkatkan dengan prioritas pada atribut yang memiliki kontribusi terbesar pada setiap peubah laten kualitas informasi yaitu pada dimensi waktu meliputi periode waktu, frekuensi, tingkat kemutakhiran, dan ketepatan waktu, serta untuk kualitas layanan SI yaitu pada dimensi pendukung meliputi brainware, software, netware, dataware, dan hardware. Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh BPN RI dalam meningkatkan kualitas informasi dan kualitas layanan serta kepuasan menyeluruh terhadap pelaksanaan SIMPEG adalah dengan meningkatkan profesionalisme sumberdaya manusia melalui pendidikan/pelatihan khusus dan merealisasikan penyediaan perangkat pendukung informasi (hardware, software dan netware) sesuai dengan kebutuhan pengguna, serta mempermudah akses ataupun penyampaian produk informasi. Di samping itu perlu dilakukan perbaikan peningkatan kinerja informasi yang dihasilkan dengan mengutamakan ketepatan waktu, keakuratan informasi dan validasi informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk itu perlu adanya perubahan paradigma dengan menanamkan perubahan pola pikir, sikap, dan budaya kerja sumberdaya manusia, aturan serta kebijakan agar pemanfataan teknologi yang dilakukan mampu mendukung organisasi dalam mencapai tujuan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Human Resources Management Information System, National Land Agency Republic of Indonesia, Information Quality, User Satisfactian, Diagonal Split Analysis, Customer Satisfaction Index, Structural Equation Model. Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian, Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Kualitas Informasi, Kepuasan Pengguna, Analisa Diagonal Split, Customer Satisfaction Index, Structural Equation Model (SEM)
Subjects: Manajemen Sistem Informasi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 25 Nov 2014 06:49
Last Modified: 25 Nov 2014 06:49
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2072

Actions (login required)

View Item View Item