Kajian strategi pengembangan umkm dalam era otonomi daerah (studi kasus kota padang provinsi sumatera barat)

Neltamura, Ice Isma (2008) Kajian strategi pengembangan umkm dalam era otonomi daerah (studi kasus kota padang provinsi sumatera barat). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R35-02-Ice-Abstract.pdf - Published Version

Download (358kB)
[img]
Preview
PDF
R35-03-Ice-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (368kB)
[img]
Preview
PDF
R35-04-Ice-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img]
Preview
PDF
R35-05-Ice-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (677kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu fenomena yang selalu diusahakan untuk diminimalisasi, bahkan jika mungkin dihilangkan. Dalam menanggulangi kemiskinan dibutuhkan pemikiran yang mendalam secara komprehensif. Alternatif yang paling mungkin untuk mengatasi kemiskinan secara jangka panjang dan struktural adalah melalui program ekonomi yang bersifat pemberdayaan ekonomi rakyat melalui usaha mikro kecil dan menengah. Melalui kesempatan berusaha di daerah melalui pemberdayaan UMKM menciptakan peluang untuk meningkatkan pendapatan sehingga diperoleh ketahanan ekonomi daerah dan juga ketahanan ekonomi nasional(Rudjito, 2003). Dengan terbitnya kebijakan otonomi daerah, Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten/Kota lebih mempunyai ruang yang luas untuk mengelola rumah tangganya sendiri sesuai dengan potensi dan aspirasi masyarakatnya. Perekonomian di Kota Padang saat ini masih didominasi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun pengembangan UMKM masih dihadapkan pada berbagi masalah dan kebijakan. Kebijakan pemberdayaan pelaku UMKM merupakan salah satu aspek yang harus diselesaikan. Peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan fasilitator dunia usaha harus mampu memberikan arahan yang cukup jelas. Oleh sebab itu perlu perencanaan strategis, rasional, sistematis dan komprehensif dalam pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah sebagai pedoman dalam pembangunan perekonomian daerah melalui pengembagan UMKM untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merumuskan strategi pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah di Kota Padang dilakukan melalui pendekatan IFE dan EFE untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Sebelumnya dianalisa terlebih dahulu kinerja pembangunan daerah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera barat sebelum dan sesudah desentralisasi guna mengetahui posisi pembangunan. Penilaian kinerja dilakukan dengan metode analisis Williamson Index (WI), Shift-share analysis (SSA), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Location Quotient (LQ), dan Indeks Entropy. Selanjutnya dilakukan penentukan strategi prioritas dengan menggunakan alat analisis Analitycal Hierarchy Process (AHP) sehingga didapatkan rumusan strategi prioritas dan rekomendasi pengembangan UMKM Kota Padang dalam era otonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan Nilai Indeks Williamson untuk variabel PDRB per kapita Provinsi Sumatera Barat tidak mengalami perbaikan setelah berlakunya otonomi daerah. Pada tahun 2004 nilai Indeks Williamson meningkat menjadi 0.97 yang artinya pemerataan kemampuan keuangan antar daerah sangat timpang, Oleh karenanya dengan analisa Indeks Williamson yang menunjukkan pemerataan kemampuan keuangan daerah yang belum merata, diperlukan langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah. Sektor-sektor yang memiliki keunggulan komparatif diwilayah Kota Padang dengan menggunakan alat analisis LQ adalah sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor listrik dan air bersih serta sektor perdagangan, Hotel dan restoran. Indeks Pembangunan Manusia Kota Padang nenduduki peringkat teratas di Provinsi sumatera Barat dengan nilai 73,2 untuk tahun 2002 dan 76,3 untuk tahun 2005. dari informasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pembangunan daerah Kota Padang berada pada posisi unggul bila dibandingkan beberapa Kota/Kabupaten lainnya di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Kajian faktor-faktor strategis (faktor internal dan eksternal) yang berpengaruh terhadap pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat menunjukkan bahwa Penyertaan modal usaha dari pemerintah melalui dana bergulir merupakan kekuatan utama organisasi sedangkan kelemahan terbesarnya teletak pada produktifitas kerja yang belum optimal. Menurut para responden makin besarnya peran daerah otonom merupakan peluang terbesar untuk pengembangan UMKM, sedangkan Sinergis (koordinasi dan keterpaduan) antar institusi pemerintah masih lemah merupakan ancaman paling besar bagi organisasi. Berdasarkan analisa terhadap lingkungan organisasi pengembangan UMKM Kota Padang terdapat empat alternatif strategi, yaitu (1) Optimalisasi koordinasi lintas instansi UMKM, (2) Pengembangan pola terpadu berbasis sektor unggulan, (3) Penyaluran dana/modal melalui lembaga keuangan mikro, (4) Reformulasi kebijakan pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah. Menurut pendapat expert, aktor atau pelaku utama yang berperan dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah adalah pemerintah daerah/instansi terkait, tujuan prioritas dalam pengembangan adalah untuk tumbuh dan berkembangnya aktifitas ekonomi, dengan faktor prioritas pengembangannya adalah kebijakan pemerintah daerah. Alternatif strategi prioritas yang dipilih expert terhadap upaya untuk pengembangan UMKM dalam era otonomi daerah adalah pengembangan pola terpadu berbasis sektor unggulan. Pola ini memungkinan sejumlah program pengembangan UMKM tersebut dapat terkoordinasi dengan baik. Untuk langkah awal Sektor unggulan yang akan dikembangkatan adalah sektor perdagangan, untuk kategori menurut lapangan usaha pedagang besar dan enceran.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Strategy Management, micro small medium enterprise, Padang, Decentralize, Case Study, WI, SSA, LQ, AHP. Manajemen Strategi, UMKM, Padang, Desentralisasi, Studi Kasus, WI, SSA, LQ, AHP
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 26 Nov 2014 03:39
Last Modified: 26 Nov 2014 07:42
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2079

Actions (login required)

View Item View Item