Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada dinas kehutanan kabupaten siak

Abid, Abdullah (2008) Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada dinas kehutanan kabupaten siak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
6EK-01-Abdullah-Cover.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Abdullah-abstracr.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Abdullah-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-04-Abdullah-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-05-Abdullah-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (332kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Salah satu misi penting dari Pemerintah Kabupaten Siak adalah memberdayakan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi daerah dengan memperkuat struktur perekonomian berbasis kerakyatan yang bertumpu pada agribisnis dan agroindustri. Di sini terlihat adanya komitmen yang kuat dari pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pertanian dalam arti luas. Kabupaten Siak memiliki potensi yang besar di sektor pertanian yang terdiri dari dua sub-sektor unggulan yaitu sektor perkebunan dan sektor kehutanan. Sejalan dengan Visi Kabupaten Siak yaitu “Terwujudnya Kabupaten Siak sebagai pusat budaya melayu di Riau didukung oleh agribisnis, agroindustri dan pariwisata yang maju dalam lingkungan masyarakat yang agamis sejahtera Tahun 2020”, maka Visi Dinas Kehutanan adalah “Terwujudnya kelestarian fungsi hutan sebagai sistem penyangga kehidupan, memperkuat ekonomi masyarakat serta mendukung perekonomian Kabupaten Siak” Untuk melaksanakan visi dan misi tersebut, maka diperlukan sumberdaya manusia yang berkualitas, produktif, terampil, profesional, mampu bekerjasama, berinisiatif, berkomunikasi dan menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam pengelolaan sumberdaya hutan di Kabupaten Siak. Sumberdaya manusia perlu dimotivasi agar dapat lebih produktif dalam bekerja. Selain itu kepemimpinan yang efektif juga diperlukan agar dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif dan memotivasi pegawainya agar selalu produktif sehingga kinerja pegawai meningkat. Kinerja yang rendah pada pegawai di Lingkungan Dinas Kehutanan Kabupaten Siak akan berdampak pada pelaksanaan kebijakan dari Dinas Kehutanan Kabupaten Siak tersebut. Tinggi rendahnya usaha pegawai dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewajibannya akan menggambarkan kinerja pegawai. Motivasi kerja pegawai bisa berasal dari dalam diri pegawai itu sendiri (internal) untuk melaksanakan tugas dan fungsi yang terkait serta kewajibannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Honorer, dan yang berasal dari lingkungan luar (eksternal) yaitu kesempatan mengembangkan karir, dan nilai-nilai atau budaya organisasi yang dianut oleh instansi itu sendiri serta kebijaksanaan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Kesediaan pegawai untuk bekerja sesuai dengan pelaksanaan tugas yang diberikan oleh atasannya, maupun inisiatif dan inovatif dari pegawai itu sendiri merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan motivasi dari pegawai tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis tingkat kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak, (2) Menganalisis hubungan kepemimpinan dengan kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak, (3) Menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak, (4) Menganalisis implikasi manajerial dari hubungan kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak. Obyek dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak, baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Honorer dengan tidak memilah baik PNS maupun pegawai honorer. Pemilihan obyek dilakukan dengan pertimbangan bahwa sumberdaya manusia tersebut merupakan aparatur yang berkompeten terhadap pengelolaan berbagai aspek yang menyangkut administrasi dan teknis yang berhubungan dengan kehutanan. Penelitian ini menggunakan metode survey research dan berusaha menemukan suatu model hubungan dari tiga variabel penelitian yaitu variabel bebas terdiri dari kepemimpinan dan motivasi kerja pegawai serta variabel terikat yaitu kinerja pegawai. Dari hasil survey tersebut selanjutnya diketahui tingkat hubungan dari masing-masing variabel dengan uji korelasi. Ada tiga variabel yang diukur dari sumber data yang sama, variabel bebas yaitu kepemimpinan dan motivasi kerja sedangkan variabel terikat yaitu kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak, dengan latar belakang pegawai mencakup golongan/pangkat, jabatan, masa kerja, umur, dan jenis kelamin. Teknik pengukuran yang digunakan untuk mengukur ketiga variabel tersebut di atas adalah menggunakan skala likert dengan ukuran skala, satu untuk nilai terendah dan lima untuk nilai tertinggi. Data yang diperoleh pegawai dalam bentuk data kualitatif diproses menjadi data kuantitatif dengan menggunakan skala likert yang dimodifikasi menjadi lima skala pengukuran. Analisis data digunakan analisis statistik deskriptif dengan Anova. Korelasi Rank Spearman digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang berskala ordinal (non parametrik). Adapun pengolahan datanya menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16. Secara umum kondisi atau tingkat kepemimpinan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak sudah baik, ini terlihat dari rentang kriteria yang rata-rata tinggi. Begitu juga dengan tingkat motivasi kerja pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak juga berada pada kriteria yang tinggi, yang berarti tingkat motivasi kerja pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak dengan menggunakan indikator teori dari Herzberg sudah pada kondisi yang baik, atau anggota merasa puas dengan penghasilan, harapan, berusaha sukses, mencapai tujuan organisasi, kebanggaan, dan meningkatkan keterampilan. Dari segi kinerja, juga dapat dilihat bahwa secara umum kinerja anggota Dinas Kehutanan Kabupaten Siak adalah tinggi, baik dari indikator kemampuan pegawai dan hasil kerja. Setelah dilakukannya penelitian ini, diketahui bahwa tingkat kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Siak tinggi. Berdasarkan analisis-analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Siak berada pada rentang kriteria yang tinggi. Artinya kondisi kepemimpinan, motivasi kerja dan kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak tersebut sudah pada kondisi yang baik. Dari analisis hubungan yang dilakukan, diketahui bahwa kepemimpinan, motivasi kerja mempunyai hubungan positif yang kuat dan signifikan dengan kinerja. Begitu juga hubungan indikator-indikator kepemimpinan mempunyai hubungan positif yang kuat dan signifikan sedangkan untuk indikator motivasi kerja ada tiga indikator yang mempunyai hubungan positif yang kuat dan signifikan dengan kinerja yaitu indikator penghasilan, harapan, dan kebanggaan, sedangkan indikator berusaha sukses/ keunggulan pribadi, mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan pengetahuan/ keterampilan mempunyai hubungan positif dengan kinerja, dan keterkaitannya cukup kuat. Hasil analisis korelasi indikator variabel kepemimpinan yang terdiri dari kemampuan atasan, memotivasi, memberi petunjuk, pengawasan, kepribadian dan hubungan sosial/kekeluargaan dengan kinerja pegawai diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan indikator variabel kepemimpinan dengan kinerja pegawai. Hubungan yang kuat ini mengidentifikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kemampuan atasan, memotivasi, memberi petunjuk, pengawasan, kepribadian dan hubungan sosial/kekeluargaan maka akan berhubungan dengan meningkatnya kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak. Hasil analisis korelasi indikator variabel motivasi kerja yang terdiri dari penghasilan, harapan, dan kebanggaan dengan kinerja pegawai diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan indikator variabel motivasi kerja dengan kinerja. Hubungan yang kuat ini mengidentifikasikan bahwa semakin tinggi penghasilan, harapan dan kebanggaan akan berhubungan dengan meningkatnya kinerja pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Siak. Sedangkan hasil analisis korelasi indikator variabel motivasi kerja yang terdiri dari berusaha sukses/keunggulan pribadi, mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan pengetahuan/keterampilan dengan kinerja pegawai diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif indikator variabel motivasi kerja tersebut dengan kinerja, dan keterkaitannya cukup kuat. Dari dua variabel independen dalam penelitian ini yang paling kuat keterkaitannya dengan peningkatan kinerja pegawai adalah variabel kepemimpinan, ini berarti pada Dinas Kehutanan Kabupaten Siak kepemimpinan mempunyai hubungan yang kuat dalam dan memotivasi pegawainya untuk meningkatkan kinerjanya dibandingkan dengan motivasi kerja pegawai itu sendiri. Dalam penelitian ini indikator variabel motivasi kerja yang terdiri dari penghasilan, harapan, dan kebanggaan sebaiknya dipertahankan dan ditingkatkan karena mempunyai korelasi yang kuat dengan kinerja pegawai Dinas Kehutanan Kabupaten Siak sedangkan untuk indikator variabel motivasi kerja yang terdiri dari berusaha sukses/keunggulan pribadi, mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan pengetahuan/keterampilan tidak menjadi prioritas utama untuk diperbaiki dan ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Dinas Kehutanan, Kabupaten Siak, Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai, Rentang Kriteria, Korelasi, Rank Spearman.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 27 Nov 2014 04:39
Last Modified: 22 Jun 2016 05:09
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2083

Actions (login required)

View Item View Item