Pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada badab pengelola air bersih di kecamatan siak

Wibawa, Sandra (2008) Pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja karyawan pada badab pengelola air bersih di kecamatan siak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
6EK-01-Sandra-Cover.pdf - Published Version

Download (333kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Sandra-Abstract.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-03-Sandra-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (324kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-04-Sandra-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-05-Sandra-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (323kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Badan Pengelola Air Bersih (BPAB) merupakan institusi usaha yang perlu dikelola secara baik dan berkelanjutan agar pada proses transisi pertumbuhannya tidak dalam proses menurun. Motivasi kerja karyawan dapat ditingkatkan dengan peningkatan kompensasi baik finansial dan non finansial yang diterima oleh karyawan dan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Di BPAB Kecamatan Siak kompensasi finansial yang diterima oleh karyawannya masih belum memadai jika dibandingkan dengan yang diterima oleh karyawan PDAM di Lingkungan Pemerintah Propinsi Riau maupun dengan kompensasi finansial yang diterima oleh karyawan honorer di kantor dan Dinas yang ada di Kabupaten Siak. Berdasarkan observasi pendahuluan ditemui indikasi rendahnya motivasi kerja karyawan yang dapat dilihat dari pelaksanaan tugas yang tidak optimal, sebagai contoh adalah karyawan bagian pencatatan meteran yang seharusnya mencatat pemakaian air pelanggan setiap bulannya tetapi tidak melaksanakannya. Pencatatan hanya dilakukan beberapa bulan sekali sehingga jumlah yang harus dibayarkan pelanggan ke BPAB Kecamatan Siak tidak menggambarkan jumlah pemakaian air yang sebenarnya perbulannya. Selain itu jika ada laporan dari pelanggan mengenai kebocoran pipa air juga lambat ditanggapi dan diperbaiki, sehingga secara tidak langsung akan merugikan BPAB Kecamatan Siak karena banyaknya air yang terbuang. Selain itu tidak ada perbedaan yang mencolok antara karyawan yang rajin dan berprestasi dengan yang karyawan yang tidak rajin dalam hal penghargaan dan pengakuan yang disediakan oleh BPAB Kecamatan Siak. Berdasarkan pada masalah-masalah tersebut di atas, penilaian terhadap motivasi karyawan pada BPAB Kecamatan Siak dapat dilihat dari sudut organisasi yang dikaitkan dengan kebijaksanaan penggajian, kebijaksanaan pemberian tunjangan serta penghargaan dan pengakuan yang disediakan oleh organisasi perusahaan tersebut. Walaupun tidak selamanya imbalan yang tinggi selalu memberikan motivasi kerja yang tinggi pula, tetapi kepuasan kerja karyawan menjadi alasan untuk berprestasi tinggi, sedang atau rendah. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis tingkat persepsi karyawan BPAB Kecamatan Siak terhadap kompensasi finansial, kompensasi non-finansial dan motivasi kerja karyawan, (2) Menganalisis pengaruh persepsi atas kompensasi finansial terhadap motivasi kerja karyawan pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak, (3) Menganalisis pengaruh persepsi atas kompensasi non-finansial terhadap motivasi kerja karyawan pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak, (4) Merumuskan strategi meningkatkan motivasi kerja melalui perbaikan kompensasi finansial dan kompensasi non-finansial. Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Pengelola Air Bersih (BPAB) Kecamatan Siak, yang berlokasi di Jalan Suak Lanjut Kecamatan Siak dan yang menjadi obyek penelitian adalah seluruh karyawan di BPAB Kecamatan Siak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung, baik yang menggunakan instrumen kuisioner maupun hasil diskusi dan wawancara terhadap obyek penelitian berupa pertanyaan yang berhubungan dengan kompensasi finansial dan kompensasi non-finansial serta motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak. Metode pengambilan contoh yang digunakan adalah sensus karena karyawan di BPAB Kecamatan Siak hanya berjumlah 27 orang dan seluruhnya berada di Kota Siak Sri Indrapura sehingga memungkinkan untuk dilakukan secara sensus. Ada tiga variabel yang diukur dari sumber data yang sama, variabel bebas (X) yaitu kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non-finansial (X2) serta variabel terikat (Y) yaitu motivasi kerja (Y) karyawan pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak. Teknik pengukuran yang digunakan untuk mengukur ketiga variabel tersebut di atas adalah menggunakan skala likert dengan ukuran skala, satu untuk nilai terendah dan lima untuk nilai tertinggi. Untuk analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menampilkan hasil observasi dan wawancara secara langsung dalam sebuah tabel. Data penelitian yang terkumpul melalui pengisian kuisioner, observasi, wawancara dan studi literatur selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan program Microsoft Excel dan Program Statistik SPSS 16. Kondisi atau persepsi karyawan terhadap tingkat kompensasi non-finansial pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak sudah baik, ini terlihat dari rentang kriteria yang rata-rata tinggi, sedangkan tingkat motivasi kerja karyawan Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak sudah cukup baik, terlihat dari rentang kriteria yang sedang. Tetapi tingkat kompensasi finansial pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak dalam kondisi yang kurang baik ini terlihat dari rentang kriteria yang rata-rata rendah. Tingkat motivasi kerja pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak mempunyai rata-rata rentang kriteria yang sedang. Ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi kerja pada Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak sudah baik. Dari hasil penelitian ini Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak sudah cukup menerapkan dan memperhatikan hal-hal yang dapat memengaruhi kompensasi non-finansial dan motivasi kerja dengan cukup baik. Untuk itu, diharapkan Badan Pengelola Air Bersih Kecamatan Siak dapat memelihara dan lebih meningkatkan lagi kondisi kompensasi non-finansial yang sudah tinggi sehingga motivasi kerja karyawannya menjadi lebih meningkat. Dan yang paling menjadi prioritas utama adalah meningkatkan kompensasi finansial yang diterima karyawannya untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan karena kompensasi finansial berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi kerja sedangkan rentang krirerianya rendah. Tingkat kompensasi finansial yang diterima karyawan BPAB kecamatan Siak masih rendah, hal ini dapat dilihat dari rendah rataan skor jawaban karyawan mengenai tingkat kompensasi finansial, sedangkan tingkat kompensasi non finansialnya tinggi hal ini dapat dilihat dari tingginya rataan skor jawaban karyawan mengenai tingkat kompensasi non finansial yang diterimanya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pendahuluan dengan karyawan diketahui kisaran gaji dan tunjangan yang diterima karyawan saat ini adalah antara Rp 500.000 sampai dengan Rp 900.000, dengan masa kerja rata- rata 6 tahun. Terdapat pengaruh yang signifikan kompensasi finansial terhadap motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak, hal ini berarti jika kompensasi yang diterima oleh karyawan BPAB tinggi maka akan lebih meningkatkan motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak, dan sebaliknya jika kompensasi yang diterima oleh karyawan BPAB rendah maka motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak juga akan menurun. Terdapat pengaruh yang signifikan kompensasi non-finansial terhadap motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak, hal ini berarti jika kompensasi non-finansial yang diterima karyawan BPAB tinggi maka motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak akan tinggi, dan sebaliknya jika kompensasi non-finansial rendah maka motivasi kerja karyawan BPAB Kecamatan Siak juga akan rendah. Upaya atau strategi yang harus dilakukan oleh pimpinan BPAB Kecamatan Siak dalam meningkatkan motivasi kerja karyawannya adalah dengan dengan meningkatkan kompensasi finansial yang diberikan kepada karyawannya dengan cara meningkatkan gaji karyawannya minimal setara dengan UMP, memberikan tunjangan-tunjangan seperti tunjangan transport, mengusahakan THR yang diberikan kepada Karyawan minimal setara dengan yang diterima oleh karyawan honorer PEMDA Siak, dan mengikut sertakan karyawan dalam program asuransi kesehatan, selain itu pimpinan BPAB Kecamatan Siak juga disarankan untuk meningkatkan status karyawannya dari karywan honorer Badan menjadi karyawan honorer PEMDA Siak, dengan demikian secara tidak langsung dapat meningkatkan kompensasi finansial yang akan diterima karyawannya, karena BPAB masih berada dilingkungan PEMDA Siak, khususnya Dinas PU dan Kimpraswil.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kompensasi, Motivasi Kerja, Badan Pengelola Air Bersih (BPAB), Kecamatan Siak, Siak Sri Indrapura
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 28 Nov 2014 01:22
Last Modified: 28 Nov 2014 01:22
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2088

Actions (login required)

View Item View Item