Analisis motivasi, budaya organisasi dan kompetensi dalam pencapaian kinerja pegawai dinas pertanian dan perkebunan kabupaten siak

Mirawati, - (2008) Analisis motivasi, budaya organisasi dan kompetensi dalam pencapaian kinerja pegawai dinas pertanian dan perkebunan kabupaten siak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
6EK-01-Mirawati-Cover.pdf - Published Version

Download (345kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Mirawati-Abstract.pdf - Published Version

Download (314kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-03-Mirawati-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (321kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-04-Mirawati-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-05-Mirawati-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (321kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Siak Nomor: 24 Tahun 2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Siak menyatakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak merupakan salah satu Dinas daerah yang diserahi tugas dan fungsi serta tanggung jawab melaksanakan tugas-tugas di bidang pertanian dan perkebunan. Kinerja Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak mendapat perhatian publik. Berhasil atau gagalnya penyelenggaraan pemerintahan daerah pada sektor pertanian dan perkebunan akan dipengaruhi oleh baik atau buruknya kinerja organisasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Namun, dalam pelaksanaan tugas dan wewenang tersebut Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak menghadapai permasalahan pokok, yaitu masih banyak penafsiran berbeda dari stakeholders di daerah terhadap peraturan, personil yang belum paham dengan visi dan misi organisasi, kurangnya peran pimpinan dalam membangkitkan motivasi aparatur, budaya organisasi yang tidak mendukung mencapaikan tujuan organisasi, juga lemahnya kualitas sumberdaya manusia aparatur pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Adapun permasalahan yang sering dihadapi mengenai pengaturan jam kerja, waktu istirahat serta waktu pelaksanaan apel pagi bagi pegawai. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengurangi komitmen dan keinginan pegawai negeri sipil di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak untuk berkinerja dengan baik serta tidak mendukung upaya pemerintah membangun Indonesia baru di era otonomi daerah dimana diperlukan upaya maksimal dari aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan publik secara efektif dan efisien. Atas dasar latar belakang dan pernyataan tersebut, maka penulis berupaya mengangkat suatu judul penelitian yaitu “Analisis Motivasi, Budaya Organisasi, dan Kompetensi dalam Pencapaian Kinerja Pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh motivasi, budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak dan (2) merumuskan upaya untuk meningkatkan motivasi, budaya organisasi dan kompetensi dalam peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Dalam menentukan keputusan dilakukan uji hipotesis antara lain H1 : Motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak, H2 : Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak, H3 : Kompetensi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak, dan H4 : Motivasi, budaya organisasi dan Kompetensi berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Siak, obyek penelitiannya adalah pegawai pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan responden secara sensus. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer mengenai motivasi, budaya organisasi dan kompetensi yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder adalah data penunjang berupa kajian terhadap studi literatur, referensi yang berkaitan dengan topik penelitian. Untuk mengetahui pengaruh dan hubungan antara motivasi, budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai dilakukan dengan pengujian regresi dan korelasi dengan menggunakan Software Statistical Product and Service Solution (SPSS) 13.0. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara variabel dilakukan dengan menghitung Koefisien Determinasi (KD) :KD = r2 x 100%, besar kecilnya angka korelasi menunjukkan kuat atau lemahnya hubungan kedua variabel (Sarwono, 2006) dengan ketentuan 0 – 0,25 = Korelasi sangat lemah, 0,25 – 0,5 = Korelasi cukup, 0,5 – 0,75 = Korelasi Kuat dan 0,75 – 1 = Korelasi sangat kuat. Kriteria uji hipotesis dengan melihat uji t. Jika t penelitian > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, sedangkan kriteria uji hipotesis untuk regresi berganda dengan melihat nilai F penelitian. Jika F penelitian > F tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, sebaliknya Jika F penelitian < F tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak. Dari pengujian regresi dan korelasi diperoleh hasil : (1) Terdapat hubungan yang signifikan dan berpengaruh positif antara motivasi pegawai dengan kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak, sebesar 68,70%. Semakin baik motivasi, semakin tinggi kinerja pegawai dan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dan kinerja pegawai berarti H1 diterima, (2) faktor budaya organisasi memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja pegawai sebesar 69,20 %, dengan hubungan yang signifikan. H2 diterima dan H0 ditolak. (3) Terdapat pengaruh positif antara Kompetensi pegawai dengan Kinerja Pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak dengan pengaruh sebesar 61,30 %. Semakin baik Kompetensi, semakin tinggi Kinerja Pegawai, H3 diterima dan H0 ditolak, (4) Motivasi, budaya organisasi dan kompetensi berpengaruh sebesar 50,5 % terhadap kinerja pegawai, dan faktor lainnya 49,5%, artinya H4 diterima dan H0 ditolak. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka dapat diuraikan upaya-upaya yang dapat meningkatkan kinerja pegawai antara lain : dengan menciptakan kondisi kerja yang yang kondusif, pemberian fasilitas dan jaminan kesejahteraan yang memadai, memberi perhatian terhadap peningkatan kompetensi pegawai dengan pelatihan singkat maupun penugasan untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang masih mempunyai beberapa kelemahan yakni kinerja pegawai dalam penelitian ini hanya ditinjau dari tiga faktor : motivasi, budaya organisasi dan kompetensi, sebenarnya jika ditinjau lebih dalam masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja seperti kepemimpinan, kualitas kepribadian, masa kerja, tingkat kepuasan dll. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang motivasi dengan menggunakan alat analisis yang lain karena hasil penelitian ini bersifat tidak tetap, artinya dapat berubah pada waktu tertentu. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan tidak terbatas hanya pada PNS struktural, karena selain PNS struktural masih ada pegawai dengan status honor. Dan data yang digunakan dalam analisis penelitian ini menggunakan instrumen yang berdasarkan pada persepsi jawaban responden. Hal ini akan menghasilkan temuan yang berbeda jika persepsi responden berbeda dengan keadaan sesungguhnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Motivasi, Budaya Organisasi, Kompetensi, Kinerja Pegawai Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak, Koefisien Determinasi
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 02 Dec 2014 01:51
Last Modified: 02 Dec 2014 01:51
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2094

Actions (login required)

View Item View Item