Strategi peningkatan efektivitas program bantuan keuangan kepada pemerintah kecamatan (bkkpk) di kabupaten siak

Kurniawan, Irwan (2008) Strategi peningkatan efektivitas program bantuan keuangan kepada pemerintah kecamatan (bkkpk) di kabupaten siak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
6EK-01-Irwan-Cover.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Irwan-Abstract.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-03-Irwan-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (374kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-04-Irwan-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-05-Irwan-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (319kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Pemerintah Kabupaten Siak mengeluarkan berbagai program pembangunan kemasyarakatan, salah satunya adalah kebijakan program Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Kecamatan (BKKPK). Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan program bertumpu kepada masyarakat yaitu community based development. Sebagai bagian dari kebijakan publik, maka setiap program publik perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasinya. Untuk mengetahui baik atau tidaknya implementasi program perlu dilakukan evaluasi kinerja implementasi. Agar program dapat mencapai tujuannya, maka diperlukan strategi yang menganalisis kekuatan internal dan eksternal untuk dapat meningkatkan efektifitas program mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas program Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Kecamatan (BKKPK) dan menemukan strategi dalam rangka meningkatkan kinerja program. Penelitian strategi peningkatan efektivitas program BKKPK di Kabupaten Siak bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi program BKKPK di Kabupaten Siak; (2) menganalisis efektivitas implementasi Program BKKPK di Kabupaten Siak; dan (3) merumuskan strategi peningkatan efektifitas pelaksanaan Program BKKPK di Kabupaten Siak. Penelitian ini mengunakan metode evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Penilaian terhadap kinerja program dilakukan secara partisipatif melibatkan semua stakeholder terkait yakni masyarakat dan pemerintah. Indikator yang digunakan merupakan indikator pencapaian kinerja program. Kuesioner digunakan untuk memperoleh informasi secara umum yaitu memberikan pertanyaan tertutup terhadap responden. Responden yang digunakan adalah masyarakat dan aparat pemerintah. Penentuan responden untuk aparat pemerintah dilakukan secara purposive sampling yaitu memilih staf pemda, camat, dan lurah yang memiliki tugas berkaitan dengan program BKKPK di Kabupaten Siak. Jumlah responden pemerintah adalah 20 orang. Penentuan responden masyarakat dilakukan secara proporsional cluster random sampling. Cluster yang digunakan adalah jumlah pokmas pada setiap kelurahan. Indikator yang digunakan untuk efektivitas program BKKPK di Kabupaten Siak dibagi kedalam empat aspek yakni input, proses, output, dan outcome. Pengukuran terhadap aspek dilakukan secara partisipatif. Kalkukasi dilakukan untuk setiap aspek. Penilaian efektivitas aspek menggunakan kategori tidak efektif (< 75% dari skor maksimum) dan efektif (≥ 75% dari skor maksimum). Penentuan strategi peningkatan efektivitas pelaksanaan program BKKPK dilakukan dengan analisis SWOT (strengths, weaknesess, opportunities, treaths) secara partisipatif. Strategi yang telah dirumuskan berdasarkan analisis SWOT dipilih menurut prioritas untuk diimplementasikan. Pemilihan prioritas strategi dilakukan dengan analisis perbandingan berpasangan. Strategi yang memiliki nilai skor terbesar dipilih sebagai strategi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanan program BKKPK sebagian telah mencapai tujuan yang diinginkan. Peranserta masyarakat dalam pembangunan mengalami peningkatan. Hal ini karena program yang diusulkan oleh masyarakat dan disetujui oleh RT/RW dapat langsung dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan akses pemasaran dan atau mengurangi isolasi daerah. Hal ini karena yang dibangun adalah fasilitas jalan dan prasarana pendukungnya. Dampak meningkatnya aksesibilitas ini adalah mempercepat dan menyebarluaskan pembangunan serta menyelesaikan permasalahan pembangunan di setiap desa/kelurahan dalam wilayah kecamatan yang bersangkutan. Beberapa kelemahan dari program BKKPK adalah: (1) )Program ini tidak sesuai dengan waktu yang direncanakan; (2) Standar mutu yang rendah karena program pembangunan dilaksanakan oleh masyarakat yang belum berpengalaman; dan (3) partisipasi masyarakat masih secara prosedur saja. Efektivitas program BKKPK di Kabupaten Siak dikaji dari aspek input, proses, output dan outcome. Aspek input program BKKPK tergolong efektif. Faktor pendukung efektivitas program BKKPK adalah komitmen pemerintah dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan fisik. Aspek proses program BKKPK tergolong tidak efektif. Faktor penghambat kinerja aspek proses tersebut adalah sebagian besar kegiatan dilakukan oleh pemerintah daerah dan kurang melibatkan masyarakat. Aspek output program BKKPK tergolong tidak efektif. Faktor penghambat kinerja aspek output tersebut adalah partisipasi masyarakat yang rendah, namun mulai mengalami peningkatan kemampuan berorganisasi. Aspek outcome program BKKPK tergolong kurang efektif. Faktor penghambat kinerja aspek outcome tersebut adalah adalah input, proses, dan output program belum optimal. Selain itu masa program yang baru dua tahun belum dapat memberikan kinerja outcome yang diharapkan. Secara keseluruhan, program BKKPK di Kabupaten Siak tergolong tidak efektif. Hal ini berdasarkan hasil penilaian gabungan faktor input, proses, output, dan outcome. Strategi peningkatan efektivitas program BKKPK di Kabupsaten Siak dirumuskan berdasarkan faktor SWOT. Hasil penilaian menunjukkan bahwa strategi yang memiliki bobot tertinggi adalah peningkatan kualitas tenaga kerja lokal untuk pembangunan infrastruktur melalui pendidikan dan pelatihan dan diikuti dengan strategi penguatan kelembagaan pemerintah daerah dan komitmen pemerintah daerah untuk membuat program secara terpadu. Kedua strategi ini perlu dikedepankan untuk mewujudkan program BKKPK yang efektif di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis SWOT, BKKPK, efektivitas, partisipasi, Kabupaten Siak
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 02 Dec 2014 02:37
Last Modified: 02 Dec 2014 02:37
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2096

Actions (login required)

View Item View Item