Kajian motivasi dan partisipasi kader institusi masyarakat pedesaan (imp) dalam pengelolaan program keluarga berencana di kabupaten siak

Saifullah, - (2008) Kajian motivasi dan partisipasi kader institusi masyarakat pedesaan (imp) dalam pengelolaan program keluarga berencana di kabupaten siak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
6EK-01-Saifullah-Cover.pdf - Published Version

Download (554kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-02-Saifullah-Abstract.pdf - Published Version

Download (386kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-03-Saifullah-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (385kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-04-Saifullah-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (454kB)
[img]
Preview
PDF
6EK-05-Saifullah-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (435kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Pembangunan Program Keluarga Berencana (KB) yang telah dilaksanakan semenjak Tahun 1970-an, telah memberikan konstribusi positif bagi bangsa Indonesia. Program Keluarga Berencana sesungguhnya bukan bertujuan untuk mengurangi jumlah penduduk. Tujuan yang sebenarnya adalah mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan keluarga kecil berkualitas sehingga bermanfaat bagi kesehatan Ibu dan Anak. Seiring dengan semangat Otonomi daerah, perkembangan program KB menjadi suatu dilema. Berbagai macam program yang selama ini dilakukan, semenjak otonomi daerah sulit untuk diwujudkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya tenaga petugas lapangan. Oleh karena itu peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KB diberikan kesempatan yang lebih luas melalui Lembaga Swadaya dan Organisasi Masyarakat sebagai pengelola dan pelaksana program. Sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KB, telah dilakukan upaya berupa mereposisi peran petugas lapangan. Perubahan tersebut pada intinya menyangkut pergeseran peran PLKB yang selama ini bertindak sebagai manager dan pelaksana program ke arah peran yang lebih menonjolkan sebagai pemimpin dan pengarah program di lapangan. Dengan adanya pergeseran tugas tersebut berarti lebih memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pengelolaan program KB melalui Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP). Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KB, telah dilakukan berbagai upaya penumbuhan, pembinaan dan pengembangan IMP. Hal itu dilakukan sebagai wadah peran serta masyarakat sekaligus sebagai mitra petugas lapangan melalui pembentukan kelompok IMP di tingkat Desa, tingkat Dusun/RW serta tingkat RT. IMP di tingkat Desa dinamakan dengan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), di tingkat Dusun/RW dinamakan Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD), dan di tingkat RT dinamakan dengan Kelompok Akseptor (KA). Perkembangan IMP yang ada di Kabupaten Siak cukup baik karena PPKBD sudah terbentuk ditiap Desa/Kelurahan. Namun bila ditelaah dari segi Klasifikasi, Institusi berada pada tingkat Dasar. Begitu juga halnya dengan Sub PPKBD sudah terbentuk sebanyak 56,98% dari jumlah RW yang ada di Kabupaten Siak, namun tingkat Klasifikasinya juga berada pada tingkat Dasar. Kelompok Akseptor baru terbentuk pada 4.04% dari jumlah RT yang ada, dengan tingkat klasifikasi Dasar. Keadaan seperti ini menunjukkan Motivasi Kader IMP rendah atau memang ada faktor lain yang mempengaruhinya, sehingga terjadi hal yang demikian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat Motivasi dan partisipasi kader IMP dalam pengelolaan program KB; (2) menganalisis faktor-faktor yang mempunyai keterkaitan dengan Motivasi dan Partisipasi Kader IMP; (3) menganalisis hubungan Motivasi dan Partisipasi Kader IMP dalam pengelolaan program KB dan; (4) merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi kader IMP. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Siak Propinsi Riau, yang difokuskan pada kader IMP yang meliputi Kader PPKBD, Kader Sub PPKBD, dan Kader Kelompok Akseptor dalam pengelolaan program KB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan metode survey. Melalui pengkajian deskriptif dikaji hubungan antara beberapa variabel yang merupakan karakteristik individu kader IMP dan faktor eksternal dengan Motivasi dan Partisipasi kader IMP. Pemilihan responden pada kader IMP yang terdiri dari 3 (tiga) kelompok responden tersebut menggunakan teknik pengambilan contoh (sampel) dengan menggunakan cara purposive sampling, yaitu memilih dengan sengaja Kader IMP per kelompok responden. Pengumpulan pendapat responden dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan sebelumnya. Kuesioner yang digunakan memuat tingkat kesetujuan responden terhadap pernyataan berisi tentang hal-hal yang diperkirakan mempengaruhi motivasi dan partisipasi kader IMP. Data yang terkumpul terlebih dahulu ditabulasi, kemudian dianalisis. Analisis yang digunakan adalah Uji Koefisiensi Korelasi Spearman dan Uji Kruskall-Wallis. Hasil penelitian mengenai motivasi dan partisipasi kader IMP dalam pengelolaan program KB adalah : (1) Tingkat motivasi kader IMP termasuk dalam kategori sedang. Dari ketiga kelompok Kader IMP tersebut, Kader Kelompok Akseptor lebih tinggi tingkat Motivasinya dibandingkan dengan kelompok lain, dalam hal ini adalah PPKBD dan Sub PPKBD. (2) Tingkat Partisipasi kader IMP dalam pengelolaan program KB dikategorikan ke dalam kategori sedang. Kelompok Sub PPKBD lebih tinggi tingkat partisipasinya dibandingkan dengan kelompok lain yaitu PPKBD dan Kelompok Akseptor. Walaupun demikian, perbedaan tingkat motivasi dan partisipasi kader IMP tersebut tidak terlalu jauh berbeda antara satu dengan yang lainnya. Faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi kader dalam pengelolaan program KB adalah status keluarga, tingkat pendidikan, pengalaman sebagai kader, persepsi terhadap program KB, serta intensitas penyuluhan. Pada kelompok Kader PPKBD, faktor yang sangat terkait dengan motivasi adalah status keluarga, tingkat pendidikan, pengalaman, persepsi dan intensitas penyuluhan. Pada kelompok sub PPKBD, faktor yang mempunyai keterkaitan dengan motivasi adalah persepsi dan intensitas penyuluhan, sedangkan pada Kelompok Akseptor, faktor yang mempunyai keterkaitan dengan motivasi adalah pengalaman, persepsi dan intensitas penyuluhan. Faktor yang mempunyai keterkaitan dengan Partisipasi Kader dalam pengelolaan program KB adalah status keluarga, tingkat kebutuhan, pengalaman sebagai Kader, persepsi dan intensitas penyuluhan. Pada kelompok Kader PPKBD, faktor yang mempunyai keterkaitan dengan Partisipasi adalah Status keluarga, pengalaman sebagai kader, persepsi dan intensitas penyuluhan. Pada kelompok Kader Sub PPKBD, faktor yang mempunyai keterkaitan dengan Partisipasi adalah persepsi dan intensitas penyuluhan, sedangkan pada kelompok Kader Kelompok Akseptor, faktor yang mempunyai keterkaitan dengan peningkatan Partisipasi adalah tingkat kebutuhan, persepsi dan intensitas penyuluhan. Hasil Uji Kruskall-Wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata antara tingkat motivasi dan partisipasi Kader IMP dalam pengelolaan program KB. Hasil analisis koefisiensi korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dan partisipasi Kader IMP dalam pengelolaan program KB, baik pada tiga kelompok kader IMP (PPKBD, Sub PPKBD dan Kelompok Akseptor) maupun pada masing-masing kelompok Kader IMP. Untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi kader IMP dalam pengelolaan program KB, upaya yang harus dilakukan oleh instansi terkait atau penanggung jawab program KB di tingkat Kabupaten adalah : memberikan insentif kepada kader, memberikan pendidikan pelatihan bagi Kader, meningkatkan kontinyuitas penyuluhan dengan melibatkan berbagai lintas sektoral seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat, menyediakan sarana dan prasarana penyuluhan, menambah tenaga penyuluh lapangan KB, meringankan pembiayaan bagi kader dalam urusan pemerintahan dan Kesehatan dasar, melibatkan kader dalam bentuk usulan penyusunan program lapangan serta memberikan pendidikan dan pelatihan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Motivasi, Partisipasi, Kader IMP, Program KB, Uji Kruskall-Wallis, Uji Rank Spearman.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 04 Dec 2014 09:17
Last Modified: 04 Dec 2014 09:17
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2111

Actions (login required)

View Item View Item