Analisis pengaruh variabel makro ekonomi terhadap return saham indeks lq45

Muthia, Vanya Amalia (2014) Analisis pengaruh variabel makro ekonomi terhadap return saham indeks lq45. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R49-01-Vanya-Cover.pdf - Published Version

Download (426kB)
[img]
Preview
Text
R49-02-Vanya-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (335kB)
[img]
Preview
Text
R49-03-Vanya-Summary.pdf - Published Version

Download (415kB)
[img]
Preview
Text
R49-04-Vanya-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (448kB)
[img]
Preview
Text
R49-05-Vanya-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (549kB)
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Perkembangan transaksi di pasar modal yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menjadikan pasar modal sebagai tempat yang menjanjikan untuk berinvestasi. Salah satu instrumen pasar modal yang menjadi alternatif untuk investasi adalah saham. Apabila seorang investor berinvestasi dalam bentuk saham maka sebaiknya harus selalu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham yang akan dibelinya. Faktor faktor tersebut adalah risk dan return. Return saham adalah keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya, sedangkan risiko (risk) merupakan perbedaan return yang diharapkan dengan return aktual yang terjadi. Return dan risiko secara teoritis pada berbagai sekuritas mempunyai hubungan yang positif. Salah satu kelompok saham yang menjadi fokus perhatian investor adalah kelompok saham LQ45, hal ini dikarenakan saham LQ45 terdiri dari saham-saham blue chips, memiliki likuiditas yang tinggi, kapitalisasi pasar yang besar, frekuensi perdagangan yang tinggi dan memiliki prospek pertumbuhan serta kondisi keuangan yang cukup baik. Saham yang tergabung dalam kelompok indeks LQ45 terdiri dari perusahaan yang berasal dari sembilan sektor. Perusahaan yang tergabung dan tetap bertahan dalam indeks LQ45 selama kurun waktu penelitian terdiri dari 21 perusahaan. Sektor pertanian, pertambangan dan keuangan memiliki prospek yang baik dan diyakini sebagai sektor yang diminati oleh investor untuk berinvestasi. Oleh sebab itu dalam penelitian ini akan dibagi indeks LQ45 berdasarkan sektor yaitu indeks LQ45_tani, indeks LQ45_tambang, dan indeks LQ45_bank. Pada saat perdagangannya di bursa efek Indonesia, kelompok saham indeks LQ45 akan mengalami pergerakan return saham. Pergerakan return saham LQ45 disebabkan oleh berbagai macam faktor baik internal maupun eksternal. Dinamika yang terjadi di pasar modal dapat mempengaruhi return saham LQ45. Penelitian terkini terkait dengan pengaruh variabel makroekonomi terhadap return saham LQ45 penting untuk dilakukan karena saham LQ45 merupakan alternatif investasi yang menarik bagi investor dan tidak bisa terlepas dari pengaruh variabel makroekonomi sehingga calon investor bisa memperoleh informasi penting dalam mengambil keputusan dalam menentukan langkah saat akan berinvestasi di saham LQ45. Tujuan dari penelitian ini adalah ; menganalisis variabel makroekomomi yang mempengaruhi pergerakan return saham indeks LQ45 dan saham LQ45 sektoral, menganalisis respon dari return saham LQ45 dan LQ45 sektoral apabila terjadi guncangan variabel makroekonomi, menganalisis variabel makroekonomi yang memberi kontribusi dalam mempengaruhi return saham LQ45 dan LQ45 sektoral. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif ekonometrika menggunakan data sekunder. Jenis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data bulanan runtun waktu (time series) periode Januari 2009 sampai dengan Desember 2013. Untuk mendukung penelitian ini, maka digunakan berbagai metode analisis data dengan bantuan software Eviews 6 dan Microsoft Excel 2007. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode VAR/VECM. Model yang menggunakan metode VAR/VECM memerlukan beberapa tahapan pengujian yaitu uji pra estimasi yang terdiri dari uji stasioneritas data, pengujian kestabilan VAR, penentuan selang atau lag optimal, pengujian hubungan kointegrasi, pengujian kausalitas Granger. Selanjutnya dilakukan analisis Impuls Response Function (IRF) dimana analisis ini dapat menunjukkan bagaimana respon dari setiap variabel endogen terhadap shock dari variabel itu sendiri dan variabel endogen lainnya. Analisis terakhir yang dilakukan adalah Forecast Error Decomposition of Variance (FEDV) dimana analisis ini dapat memberikan informasi mengenai kekuatan dan kelemahan dari masing-masing variabel dalam mempengaruhi variabel lainnya pada kurun waktu yang panjang. Berdasarkan kajian pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga BI rate berpengaruh positif dan signifikan dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap return saham LQ45, LQ45 sektor tani, LQ45 sektor tambang, LQ45 sektor bank. Jumlah Uang Beredar (M2) tidak berpengaruh terhadap return indeks dalam jangka pendek dan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham LQ45, LQ45 sektor tani, LQ45 sektor tambang, LQ45 sektor bank dalam jangka panjang. Tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap return saham LQ45 dan LQ45 sektor bank. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar yang terdepresiasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham LQ45, LQ45 sektor tani, LQ45 sektor tambang, LQ45 sektor bank baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. IPI berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham LQ45 sektor tani dalam jangka panjang Berdasarkan analisis IRF diketahui bahwa guncangan pada variabel makroekonomi memberikan respon yang berbeda terhadap pergerakan return. Model return yang paling rentan ketika adanya guncangan variabel makroekonomi yaitu return LQ45_tambang dan LQ45_bank. Hal ini dikarenakan adanya keterkaitan erat antara return tersebut dengan variabel makroekonomi, sehingga ketika terjadi guncangan akan mempengaruhi fluktuasi return. Sementara, model return saham LQ45_tani lebih cepat mencapai kestabilan akibat guncangan variabel makroekonomi. Hasil FEVD menunjukkan bahwa kontribusi variabilitas dari return saham LQ45, LQ45 sektoral berbeda sesuai dengan karakterisktik sektor. Namun secara garis besar kontribusi dari varians yaitu dari return saham itu sendiri, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar. Hal ini mengindikasikan adanya kontribusi dari variabel makroekonomi terhadap model return saham LQ45, LQ45_tani, LQ45_tambang, LQ45_bank. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi para investor untuk dapat mengantisipasi resiko flutuasi return dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi return saham. Saran bagi penelitian selanjutnya yaitu dapat menambah periode penelitian terbaru, mengganti objek penelitian pada sektor lain, menambah variabel makroekonomi, serta menggunakan metode lain untuk melihat pengaruh variabel makroekonomi terhadap return indeks LQ45.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Return saham, Indeks LQ45, Variabel makroekonomi, VECM Stock return, LQ45 Index, Macroeconomic variables, VECM
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 16 Dec 2014 08:36
Last Modified: 27 Nov 2019 06:05
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2162

Actions (login required)

View Item View Item