Analisis pengaruh computer self efficacy (cse) terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer di inspektorat jenderal departemen pertanian

Saripudin, Ridwan Arif (2007) Analisis pengaruh computer self efficacy (cse) terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer di inspektorat jenderal departemen pertanian. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R33-01-Ridwan-Cover.pdf - Published Version

Download (487kB)
[img]
Preview
PDF
R33-02-Ridwan-Abstract.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img]
Preview
PDF
R33-03-Ridwan-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (394kB)
[img]
Preview
PDF
R33-04-Ridwan-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (443kB)
[img]
Preview
PDF
R33-05-Ridwan-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (431kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

Penerapan teknologi informasi baik di instansi pemerintah maupun swasta sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Di instansi pemerintah, teknologi informasi sangat diperlukan tidak saja untuk meningkatkan kinerja pegawai tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian sebagai salah satu institusi pemerintah memandang perlu penerapan teknologi informasi. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung kinerja organisasi. Salah satu bentuk teknologi informasi yang banyak digunakan di kantor Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian adalah komputer. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan untuk mengoptimalkan penggunaan komputer termasuk salah satunya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi para pegawai. Optimalisasi penggunaan komputer di Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian dapat dilihat dari sisi penggunanya yaitu pegawai. Organisasi perlu mengetahui pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan yang dimiliki pegawai dalam menggunakan komputer. Organisasi juga perlu mengetahui seberapa besar pengaruh keempat faktor tersebut terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. Berdasarkan identifikasi permasalahan di atas dapat disusun perumusan masalah yang melandasi penelitian ini. Perumasan masalah tersebut adalah sebagai berikut : (1). Bagaimana gambaran computer self efficacy (CSE) yang dimiliki pegawai berdasarkan dimensi-dimensi CSE (pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan). (2). Bagaimana pengaruh dimensi-dimensi CSE terhadap CSE dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. (3). Usaha-usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan CSE dan kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam perumusan masalah di atas maka dilakukan penelitian di Kantor Inspektorat Jendral Departemen Pertanian yang bertujuan : (1). Menganalisis kondisi dimensi-dimensi CSE yang dimiliki pegawai. (2). Menganalisis pengaruh dimensi-dimensi CSE terhadap CSE dan menganalisis pengaruh CSE terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. (3). Memberikan solusi untuk meningkatkan CSE dan kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. Penelitian dilakukan di Kantor Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian yang terletak di Gedung B Kantor Pusat Departemen Pertanian, Jalan Harsono R.M. No. 3. Ragunan, Jakarta Selatan pada bulan Oktober hingga Desember 2006. Jumlah responden (sampel) yang terlibat dalam penelitian ini adalah 100 orang. Teknis pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportional stratified convenience sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis teknik rentang kriteria dan structural equation model (SEM). Teknik rentang kriteria digunakan untuk mengukur persepsi pegawai terhadap dimensi-dimensi CSE. Sedangkan analisis SEM digunakan untuk melihat pengaruh CSE terhadap kinerja serta mengidentifikasi dimensi yang paling dominan diantara dimensi-dimensi yang mempengaruhi CSE. Pengolahan data SEM dilakukan dengan menggunakan software Lisrel 8.51. Atribut yang dianalisis terdiri dari 13 peubah indikator yang dikelompokkan ke dalam empat peubah laten eksogen (dimensi CSE), yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), sikap (atitude), dan kemampuan (abilities). Peubah laten eksogen pengetahuan terdiri dari tiga peubah indikator yaitu : pengetahuan tentang hardware (X1), pengetahuan tentang software (X2), dan pengetahuan tentang jaringan komputer (internet)(X3). Peubah laten eksogen keterampilan terdiri dari lima peubah indikator yaitu : keterampilan memasukan data (input data) (X4), keterampilan mengolah data menjadi informasi(X5), keterampilan menyajikan data dan informasi(X6), keterampilan menyimpan data dan informasi(X7), dan keterampilan menggunakan internet (X8). Peubah laten eksogen sikap terdiri dari tiga peubah indikator yaitu: computer confidence (X9), computer anxiety (X10), dan computer liking/affect (X11). Dan peubah laten eksogen kemampuan terdiri dari dua peubah indikator yaitu : kemampuan fisik (X12) dan kemampuan intelektual (X13). Hasil penelitian menunjukkan, tingkat penggunaan komputer di kantor Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian cukup tinggi. Dari 100 responden, 30 diantaranya menyatakan bahwa 100% dari pekerjaannya menggunakan komputer dan 59 responden menyatakan bahwa 80% dari pekerjaannya menggunakan komputer. Hanya 11 responden yang menyatakan bahwa < 60% dari pekerjaannya menggunakan komputer. Hasil penelitian juga menunjukkan, 84 responden (84%) menyatakan bahwa internet sangat penting dalam pekerjaan. Sedangkan 12 orang (12%) menyatakan tidak penting. Sisanya, empat orang (4%) tidak memberikan jawaban. Hasil ini menunjukkan bahwa, penggunaan internet sangat diperlukan dalam pekerjaan di kantor Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian. Berdasarkan hasil analisis teknik rentang kriteria, sebagian besar pegawai menyatakan setuju terhadap pernyataan-pernyataan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai sudah memiliki dimensi-dimensi CSE yang dapat mendukung kinerjanya dalam menggunakan komputer. Pegawai sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan dalam menggunakan komputer yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Hasil pengolahan data dengan menggunakan program Lisrel 8.51 menunjukkan standar-standar yang sesuai dengan aturan kecocokan model, sehingga tidak diperlukan lagi berbagai modifikasi. Dalam evaluasi kriteria goodness of fit, tedapat beberapa indeks kesesuaian dan cut of value yang digunakan untuk menguji kecocokan model dengan data yang disajikan. Indeks-indeks yang digunakan antara lain : Degre of Freedom (DF), Chi Square (λ2), P- value dan Root Mean of Square Eror of Approximation (RMSEA). Berdasarkan uji kecocokan model mengindikasikan bahwa terdapat kecocokan yang baik antara model dan data-data di lapangan. Nilai Chi Square (λ2) yang relatif kecil terhadap Degre of Freedom (DF) menunjukkan bahwa model yang diajukan didukung oleh data-data empiris di lapangan. Selain itu, Nilai RMSEA = 0.000 dan P-value = 1.000 menunjukkan adanya kedekatan suatu model dengan populasinya dan model didukung oleh data empiris. Berdasarkan path diagram dari model SEM hasil pengolahan data dengan menggunakan program Lisrel 8.51 menunjukkan bahwa dimensi keterampilan memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap CSE jika dibandingkan dengan dimensi pengetahuan, sikap, dan kemampuan. Dimensi keterampilan berpengaruh positif terhadap CSE dengan loading factor sebesar 1.54, sedangkan dimensi pengetahuan, sikap, dan kemampuan masing-masing memiliki loading factor sebesar 0.28, 0.06, dan 0.32. Hasil uji t pada path diagram menunjukkan bahwa hanya dimensi keterampilan yang berpengaruh secara signifikan terhadap CSE, sedangkan dimensi pengetahuan, sikap, dan kemampuan memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap CSE. Dimensi dikatakan berpengaruh secara signifikan jika nilai t value > 1.96 (α = 0.05). Nilai t value pengaruh dimensi pengetahuan, keterampilan sikap, dan kemampuan terhadap CSE masing-masing adalah 1.75, 5.12, 0.25, dan 0.65. Pengaruh CSE terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer dilihat pada loading factor yaitu sebesar 0.91. Hal ini menunjukkan pengaruh CSE terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer cukup besar. Jika dilihat berdasarkan nilai t value sebesar 4.73 maka pengaruh CSE terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer sangat signifikan pada taraf nyata 95% (α = 0.05). Berdasarkan hasil analisis SEM menunjukkan bahwa keterampilan pegawai dalam menggunakan komputer di kantor Inspektorat Jenderal Departemen Pertanian menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan sebelumnya diperoleh beberapa kesimpulan antara lain : (1). Sebagian besar pegawai sudah memiliki dimensi-dimensi CSE yang dapat mendukung kinerjanya dalam menggunakan komputer. Pegawai sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan dalam menggunakan komputer yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. (2). Dimensi keterampilan memiliki pengaruh yang paling dominan dan signifikan terhadap CSE jika dibandingkan dengan tiga dimensi CSE lainnya yaitu : pengetahuan, sikap, dan kemampuan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa CSE berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan pegawai dalam menggunakan komputer menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam menggunakan komputer. (3). Untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam menggunakan komputer, maka organisasi harus terus meningkatkan keterampilan pegawai dalam menggunakan komputer dalam pekerjaan. Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian terdapat beberapa saran yang dapat diajukan antara lain : (1). Keterampilan pegawai dalam menggunakan komputer harus terus ditingkatkan terutama melalui pelatihan-pelatihan yang berkaitan langsung dengan penggunaan komputer. (2). Keterampilan yang harus ditingkatkan ditekankan pada keterampilan mengolah data menjadi informasi, keterampilan menyajikan data dan informasi, dan keterampilan berkomunikasi melalui jaringan komputer. (3). Pelaksanan pelatihan harus benar-benar dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan pelatihan sehingga terdapat kesesuian antara kebutuhan keterampilan dalam pekerjaan dengan keterampilan yang dimiliki pegawai.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Komputer, Teknologi Informasi, Inspektorat Jenderal, Departemen Pertanian, Computer Self Efficacy, CSE, Teknik Rentang Kriteria, Structural Equation Model, SEM.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 09 Jan 2015 04:07
Last Modified: 09 Jan 2015 04:07
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2193

Actions (login required)

View Item View Item