Analisis penentuan biaya pendidikan dengan pendekatan activity based costing di institut pertanian bogor

Widyastuti, Niken (2015) Analisis penentuan biaya pendidikan dengan pendekatan activity based costing di institut pertanian bogor. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
13EK-01-Niken-Cover.pdf

Download (427kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13EK-03-Niken-Summary.pdf

Download (449kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13EK-02-Niken-Ringkasan.pdf

Download (398kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13EK-04-Niken-Daftarisi.pdf

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13EK-05-Niken-Pendahuluan.pdf

Download (508kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.sb.ipb.ac.id

Abstract

Menghadapi persaingan yang semakin kompetitif, mengharuskan perguruan tinggi senantiasa memberikan layanan berkualitas sebagai usaha menjaga eksistensinya yang salah satunya dalam penyelenggaraan pendidikan. Untuk dapat menyelenggarakan pendidikan berkualitas tentu saja tidak dapat lepas dari ketersediaan dana yang cukup yang diperlukan dalam rangka membiayai aktivitas-aktivitas yang dilakukan. Salah satu sumber pendanaan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi adalah biaya pendidikan yang dibayarkan oleh mahasiswa yang biasa disebut SPP. Sejak tahun akademik 2012/2013 IPB memberlakukan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). BKT merupakan biaya pendidikan pada program studi di perguruan tinggi negeri yang nilai besarannya ditentukan oleh pemerintah dengan perhitungan tertentu. UKT merupakan sebagian BKT yang ditanggung setiap mahasiswa berdasarkan kemampuan ekonominy. Penentuan biaya pendidikan penting diangkat menjadi topik karena ditetapkannya BKT oleh pemerintah menjadi tantangan bagi manajemen IPB untuk mengetahui besaran biaya pendidikan yang ditetapkan pemerintah tersebut telah sesuai dengan biaya penyelenggaraan pendidikan yang sesungguhnya terjadi di IPB. Untuk dapat menentukan besaran biaya pendidikan yang sesuai dengan biaya yang sesungguhnya terjadi, manajemen perguruan tinggi memerlukan informasi biaya yang dapat menggambaran kebutuhan dana yang diperlukan untuk membiayai aktivitas-aktivitas penyelenggaraan pendidikan. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan melakukan analisa penentuan biaya pendidikan dengan pendekatan Activity Based Costing (ABC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penentuan biaya pendidikan yang ada, menentukan biaya pendidikan dengan pendekatan ABC kemudian membandingkannya dengan biaya pendidikan yang berlaku saat ini yaitu BKT.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Perhitungan dilakukan menggunakan metode ABC yaitu membebankan biaya sumber daya ke obyek biaya berdasarkan aktivitas yang dilakukan untuk obyek biaya. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari beberapa unit di IPB. Untuk melengkapi data yang diperoleh, dilakukan wawancara dengan pihak-pihak yang dianggap mampu memberikan informasi yang diperlukan. Teknik wawancara yang dilakukan tidak terstruktur karena penggalian informasi dimaksudkan sebagai tambahan untuk memperoleh gambaran lebih jelas tentang data yang diperoleh. Dari identifikasi yang dilakukan, dapat diketahui bahwa biaya pendidikan di departemen IPB ditentukan berdasarkan proporsi alokasi komponen pendapatan SPP mahasiswa yang terdiri BPMP dan BPMK. Alokasi BPMP untuk departemen dan fakultas ditetapkan untuk setiap komponen biaya berdasarkan jumlah mahasiswa/bulan/semester atau umur bangunan dan luas areal khusus untuk biaya pemeliharaan dan kebersihan. Sedangkan BPMK dialokasikan seluruhnya ke departemen dan fakultas sebagai pengampu atau penyelenggara mata kuliah. Besarnya alokasi BPMK ke departemen dan fakultas sesuai dengan jumlah mahasiswa program sarjana yang mengikuti mata kuliah yang diselenggarakan. Perhitungan biaya dengan pendekatan ABC menghasilkan rata-rata biaya pendidikan departemen TMB sebesar Rp12.559.492, departemen ITP sebesar Rp11.606.604 dan departemen SIL sebesar Rp. 11.560.376 . Hasil peneltian ini menunjukkan adanya persamaan urutan besaran biaya pendidikan antara hasil perhitungan dalam penelitian ini dengan yang ditetapkan saat ini yaitu biaya pendidikan terbesar adalah departemen TMB berikutnya adalah departemen ITP dan terkecil adalah departemen SIL. Biaya pendidikan di ketiga departemen tersebut tidak berbeda nyata. Sedangkan perbandingan besaran biaya pendidikan antara hasil perhitungan dalam penelitian ini dengan yang ditetapkan saat ini menunjukkan adanya selisih yaitu pada departemen TMB terjadi selisih lebih kecil Rp.60.501, pada departemen ITP terjadi selisih lebih besar Rp1.089.943 dan pada departemen SIL terjadi selisih lebih besar Rp1.196.520.. Implikasi manajerial yang dapat disampaikan kepada unit terkait sebagai masukan berdasarkan hasil penelitian antara lain (1) menindaklanjuti adanya perbedaan besaran biaya pendidikan antara yang ditetapkan saat ini dengan hasil dalam penelitian, pemerintah dalam hal ini adalah Direktorat Pendidikan Tinggi perlu untuk mempertimbangkan penetapan biaya pendidikan secara spesifik untuk masing-masing perguruan tinuasi bagi mengingat setiap perguruan tinggi memiliki karakteristik, (2) IPB sebagai organisasi nirlaba dihadapkan pada keterbatan sumber daya namun demikian dilain pihak dituntut untuk senantiasa memberikan layanan dan kinerja yang baik. Sejalan dengan diberlakukannya BKT yang tidak ada lagi pemisahan komponen biaya pendidikan IPB, enerapan ABC dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen IPB sebagai salah satu alternatif alat manajemen yang mampu menghasilkan informasi yang untuk mendukung pengambilan keputusan strategis antara lain dalam pemanfaatan sumber daya maupun perbaikan proses. Informasi yang dihasilkan ABC dapat dimanfaatkan Direktorat Perencanaan dan Pengembangan IPB dalam mengalokasikan sumber daya IPB yang diwujudkan dalam bentuk anggaran bagi setiap departemen. Demikian pula bagi departemen dan fakultas, informasi biaya dari setiap aktivitas dalam penyelenggaraan pendidikan dapat menjadi gambaran bagi fakultas dan departemen tentang kebutuhan sumber daya yang diperlukan untuk penyelenggaraan pendidikan maupun sebagai umpan balik dalam perbaikan rencana strategisnya

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 4(13EK)Wid a
Uncontrolled Keywords: Activity Based Costing, Biaya Kuliah Tunggal (BKT), Biaya Pendidikan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Activity Based Costing, Bogor Agricultural University, Single cost of education, Single tuition fee.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 21 Apr 2016 02:26
Last Modified: 12 Nov 2019 04:31
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2242

Actions (login required)

View Item View Item