Model pengembangan employee engagement pada unit operasional pt.bumitama gunajaya agro

Prihutami, Nurul Dwi (2015) Model pengembangan employee engagement pada unit operasional pt.bumitama gunajaya agro. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E43-01-Nurul-Cover.pdf

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E43-02-Nurul-Ringkasan.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E43-03-Nurul-Summary.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E43-04-Nurul-Daftarisi.pdf

Download (365kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E43-05-Nurul-Pendahuluan.pdf

Download (410kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.sb.ipb.ac.id

Abstract

Employee engagement telah menjadi topik terhangat dan menjadi prioritas pertumbuhan pada sejumlah organisasi. Mayoritas organisasi saat menyadari bahwa karyawan yang puas, belum tentu menjadi karyawan terbaik dalam hal loyalitas dan produktivitas. Karyawan yang terlibat secara intelektual dan emosional akan terikat dengan organisasi yang tercermin dari antusiasme karyawan dalam bekerja. Antusiasme ini terbentuk karena karyawan merasa engaged sehingga berpotensi untuk menampilkan perilaku yang engaged. Perilaku engaged memberikan dampak positif bagi organisasi, baik dari segi pertumbuhan, perkembangan dan keuntungan organisasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang berfokus kepada manusia, mengkaji tingkat engagement karyawan pada unit operasional serta memformulasikan model pengembangan dari alternatif-alternatif strategi terbaik yang selaras dengan visi dan misi perusahaan. Teknik pengambilan contoh yang digunakan adalah contoh acak secara proporsional menurut stratifikasi, diberikan kepada 529 responden. Terdapat tiga tahapan yang digunakan untuk mengidentifikasi strategi. Pertama, matiks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor kunci dari faktor internal dan eksternal. Kedua, faktor-faktor kunci tersebut dikombinasikan menggunakan matriks Strenghts, Weaknesses, Oppotunities, dan Threats (SWOT). Setelah semua tahapan tersebut, Quantitative Strategic Planning Matix (QSPM) dipilih untuk menghasilkan prioritas strategi yang dapat diaplikasikan pada perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan karyawan operasional sudah berada pada kategori “engaged”. Hasil penelitian menggunakan pendekatan teori Gallup dan Aon Hewitt menunjukkan karyawan dengan kategori “engaged” (72%), kategori “not-engaged” (12%) dan kategori “actively-disengaged” (16%). Dimensi tertinggi pembentuk employee engagement pada unit operasional secara keseluruhan adalah komunikasi (76%) dan terendah pada dimensi pengalaman kerja sehari-hari (64%). Faktor terkuat yang dimiliki perusahaan adalah sistem Human Capital (HC) terstruktur dan aplikatif, sedangkan faktor terlemah adalah leadership rendah. Peluang terbesar yang dimiliki perusahaan adalah komoditas kelapa sawit memiliki produktivitas/ha tinggi, sedangkan yang menjadi ancaman terbesar adalah adanya pengaruh dari pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Identifikasi yang dilakukan terhadap faktor-faktor internal dan eksternal menunjukkan alternatif strategi utama yang cocok untuk diimplementasikan dalam kurun waktu dekat ini pada unit operasional adalah berfokus kepada career path dan succession planning.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 5(E43)Pri m
Uncontrolled Keywords: Employee Engagement, Model Pengembangan, Unit Operasional. Employee Engagement, Development Model, Operational Unit
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 21 Apr 2016 02:53
Last Modified: 01 Nov 2019 03:48
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2247

Actions (login required)

View Item View Item