Analisis transmisi volatilitas pasar valuta asing global terhadap nilai tukar rupiah

Adri, Amran (2015) Analisis transmisi volatilitas pasar valuta asing global terhadap nilai tukar rupiah. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R49-01-Amran-Cover.pdf - Published Version

Download (449kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R49-02-Amran-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R49-03-Amran-Summary.pdf - Published Version

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R49-04-Amran-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R49-05-Amran-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (504kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.sb.ipb.ac.id

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi memungkinkan pemerintah, perusahaan, dan investor untuk menggunakan valuta asing. Globalisasi di satu sisi memberikan manfaat, yaitu mempermudah aliran modal dan aliran barang dari satu negara ke negara lain. Tapi di sisi lain, globalisasi menyebabkan semakin mudahnya volatilitas pada pasar tertentu menular pada pasar-pasar lainnya, yang dikenal dengan istilah transmisi volatilitas. Dengan demikian, guncangan dari pasar valuta asing di satu negara dapat berdampak terhadap nilai tukar mata uang lain. Rupiah Indonesia menempati posisi pertama yang paling rawan terhadap guncangan eksternal. Rawannya Rupiah Indonesia terhadap guncangan eksternal dapat dilihat dari dampak krisis Amerika Serikat tahun 2007-2009. Pada tanggal 11 November 2008, Indonesia tercatat mengalami depresiasi mata uang yang cukup besar, yaitu sebesar 16.88%. Selanjutnya, hanya dalam waktu 17 hari berikutnya, yaitu pada tanggal 28 November 2008 rupiah telah terdepresiasi hingga 25%. Nilai tukar rupiah merosot dengan cepat sehingga merupakan mata uang kedua yang mengalami depresiasi terbesar di Asia Pasifik. Pada periode inilah kita saksikan nilai tukar rupiah terjun bebas dari sekitar Rp 9300 per USD menjadi lebih dari Rp 12000 per USD. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis transmisi volatilitas masing-masing nilai tukar. Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian. Pertama, menganalisis volatilitas nilai tukar mata uang utama dunia dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar yang diamati antara lain USD/SDR, EURO/USD, GBP/USD, JPY/USD, AUD/USD, CHF/USD, SGD/USD, HKD/USD, KRW/USD dan IDR/USD. Kedua, menganalisis transmisi volatilitas dengan melihat speed response dan dekomposisi varians masing-masing nilai tukar utama dunia terhadap nilai tukar rupiah (IDR/USD). Penelitian ini mengkombinasikan Exponential Generalize Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (EGARCH) dan Vector Auto Regressive (VAR) untuk menganalisis transmisi volatilitas masing-masing nilai tukar utama dunia terhadap nilai tukar rupiah. Hasil penelitian pada bagian pertama menunjukkan bahwa semua nilai tukar memiliki volatilitas asimetris negatif. Pada bagian kedua, hasil impulse response menunjukkan bahwa guncangan nilai tukar AUD/USD memberikan dampak yang paling besar, sedangkan guncangan SGD/USD memberikan dampak kedua yang paling besar terhadap volatilitas nilai tukar IDR/USD. Sementara itu, hasil dekomposisi varians menunjukkan bahwa volatilitas nilai tukar IDR/USD dominan dipengaruhi oleh faktor internal yakni nilai tukar IDR/USD itu sendiri. Untuk pengaruh eksternal, nilai tukar IDR/USD paling besar dipengaruhi oleh AUD/USD dan SGD/USD. Hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam mengantisipasi dampak parah dari terjadinya krisis global adalah dengan diversifikasi ekspor. Artinya Indonesia tidak boleh terfokus pada satu negara tujuan ekspor. Selain itu juga, pemerintah harus memonitor aliran modal portofolio (utang, saham, obligasi), khususnya yang berasal dari Australia dan Singapura. Hal ini dikarenakan berdasarkan hasil IRF dan FEVD, volatilitas nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh nilai tukar ke dua negara tersebut. Dengan demikian, pemerintah bisa menjadikan nilai tukar AUD/USD dan SGD/USD sebagai Early Warning System.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 24(49)Adr a
Uncontrolled Keywords: EGARCH, Globalisasi, Nilai Tukar, Transmisi Volatilitas, VAR. EGARCH, Exchange Rate, Globalization, Volatility Transmision,VAR.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 21 Apr 2016 06:24
Last Modified: 29 Oct 2019 07:42
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2261

Actions (login required)

View Item View Item