Analisis kepuasan kerja dan hubungannya dengan kinerja perawat di rumah sakit umum daerah ciawi

Inlaurizen, . (2015) Analisis kepuasan kerja dan hubungannya dengan kinerja perawat di rumah sakit umum daerah ciawi. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
E44-01-Inlaurizen-Cover.pdf - Published Version

Download (597kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E44-02-Inlaurizen-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E44-03-Inlaurizen-Summary.pdf - Published Version

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E44-04-Inlaurizen-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text
E44-05-Inlaurizen-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (859kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.sb.ipb.ac.id

Abstract

Kepuasan kerja perawat dalam organisasi seperti rumah sakit menjadi salah satu kunci yang sangat perlu diperhatikan. Hal ini disebabkan kepuasan pelanggan dan kenyamanan pelanggan dalam menerima pelayanan sangat dipengaruhi oleh kondisi suka atau senangnya perawat dalam memberi tindakan perawatan kepada pasien. Tindakan perawatan adalah bentuk perhatian, tanggung jawab, keramahan, ketrampilan, kedisiplinan dan kejujuran dalam mewujudkan fungsi perawatan dipelayanan kesehatan. Pelaksanaan fungsi keperawatan yang optimal ini akan menghasilkan kerja tinggi bagi perawatnya. Sebaliknya keluhan perawat terhadap pekerjaan keperawatan dan lingkungan perawat berkaitan dengan keinginan dan kebutuhan perawat memengaruhi timbulnya kepuasan bagi perawat. Dan kepuasan kerja yang timbul akan berhubungan dengan hasil kerja yang seharusnya dicapai seorang perawat. Berlatar belakang kepuasan kerja, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pekerjaan keperawatan dan faktor-faktor yang memengaruhi lingkungan pekerjaan keperawatan. Dengan metode analisis regresi berganda terbukti adanya hubungan antara faktor-faktor kepuasan pekerjaan keperawatan (faktor satisfies) dengan kinerja dan faktor kepuasan lingkungan pekerjaan keperawatan (faktor dissatisfies) dengan kinerja. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor kepuasan kerja (faktor satisfies dan dissatisfies) memengaruhi peningkatan kinerja perawat dan rumah sakit. Tingkat kepuasan kerja berdasarkan sepuluh variabel kepuasan kerja, saat ini cenderung cukup puas, sedangkan kinerja yang dicapai bernilai sangat baik. Hasil uji regresi dengan menggunakan software SPSS, variabel kepuasan kerja berdasarkan pekerjaan keperawatan (faktor satisfies) yaitu prestasi, promosi, tanggung jawab dan pekerjaan mempunyai hubungan signifikan dengan kinerja perawat (p= 0.00). Variabel kepuasan kerja berdasarkan lingkungan kerja keperawatan (faktor dissatisfies) meliputi kebijakan, supervisi, gaji, kondisi kerja, hubungan kerja dan status mempunyai hubungan signifikan dengan kinerja perawat. Secara bersama sepuluh faktor kepuasan kerja meliputi prestasi, promosi, tanggung jawab, pekerjaan, kebijakan, supervisi, gaji, kondisi kerja, hubungan kerja dan status juga mempunyai hubungan signifikan dengan kinerja. Secara parsial variabel prestasi dan promosi mempunyai hubungan yang tidak signifikan dengan kinerja. Pengelola rumah sakit harus menetapkan aturan penilaian hasil kerja yang dipahami perawat sehingga penilaian prestasi akan memberi pengaruh pada peningkatan kinerja. Dan sistem penghargaan atau kenaikan jenjang kewenangan serta tanggung jawab perawatan yang sesuai dengan keinginan dan harapan perawat. Perawat tidak merasa dirugikan dengan pemberian promosi yang sesuai dengan profesionalnya. Kebijakan penetapan pendapatan (gaji/insentif) harus tepat bagi perawat honor dan PNS, sehingga kecemburuan sosial tidak berakibat pada kinerja yang sebaliknya. Pada variabel status manajemen harus menetapkan kebijakan yang tepat agar kondisi kepuasan saat ini tidak berdampak sebaliknya nantinya pada kinerja. Variabel-variabel kepuasan pekerjaan, kebijakan, supervisi, kondisi kerja dan hubungan kerja secara parsial memberikan pengaruh pada kepuasan dan kinerja perawat. Uji perbedaan nilai kepuasan kerja pada ketujuh instalasi pelayanan medik ternyata hanya pada instalasi Hemodialisa nilai kepuasan kerjanya paling rendah, hal ini berkaitan erat dengan tanggung jawab, resiko dan pendapatan kerjanya. Meskipun kepuasan kerja pada instalasi pelayanan medik lainnya menunjukkan kepuasan kerja yang tidak berbeda, akan tetapi kinerja seluruh instalasi pelayanan medik tersebut, seluruhnya berhasil baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 16(E44)Inl a
Uncontrolled Keywords: kepuasan kerja, kinerja perawat, SPSS. job satisfaction, nurse performance.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 08 Jun 2016 06:44
Last Modified: 31 Oct 2019 04:38
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2400

Actions (login required)

View Item View Item