Analisis pemilihan lokasi dan manajemen strategis pengembangan pelabuhan laut di provinsi riau

Rionaldi, . (2014) Analisis pemilihan lokasi dan manajemen strategis pengembangan pelabuhan laut di provinsi riau. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
12EK-01-Rionaldi-Cover.pdf - Published Version

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12EK-02-Rionaldi-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12EK-03-Rionaldi-Summary.pdf - Published Version

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12EK-04-Rionaldi-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12EK-05-Rionaldi-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (783kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://elibrary.sb.ipb.ac.id

Abstract

Pelabuhan dalam aktivitasnya mempunyai peran penting dan strategis untuk pertumbuhan industri dan perdagangan serta merupakan segmen usaha yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan. Hal ini membawa konsekuensi terhadap pengelolaan segmen usaha pelabuhan tersebut agar pengoperasiannya dapat dilakukan secara efektif, efisien dan profesional sehingga pelayanan pelabuhan menjadi lancar, aman, dan cepat dengan biaya yang terjangkau. Sebagai negara kepulauan, peranan pelabuhan sangat vital dalam perekonomian Indonesia pada umumnya dan Provinsi Riau pada khususnya. Pelabuhan menjadi sarana paling penting untuk menghubungkan antar pulau maupun antar negara. Namun, ironisnya, kondisi pelabuhan di Riau sangat memprihatinkan. Hampir semua pelabuhan yang ada di Riau saat ini sudah ketinggalan zaman ditambah lagi dengan dibangunnya jembatan yang melintasi alur sungai Siak yang mengakibatkan kapal-kapal yang mempunyai ketinggian diatas 17 meter tidak dapat melintasi alur sungai Siak. Akibatnya semua kapal yang berukuran besar melakukan aktivitas bongkar muat ke pelabuhan Dumai sehingga semakin memperparah waktu tunggu kapal di pelabuhan Dumai. Pengembangan pelabuhan sudah sangat penting dilakukan di Provinsi Riau. Dari pelabuhan laut yang ada di Provinsi Riau hanya tiga pelabuhan yang layak untuk dikembangkan ditinjau dari kriteria teknis, kriteria ekonomi, dan kriteria lingkungan yaitu pelabuhan Dumai, pelabuhan Tanjung Buton, dan pelabuhan Tembilahan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas lokasi pelabuhan yang akan dikembangan dengan menggunakan metode MCDM dengan teknik SMART kemudian merumuskan strategi terhadap lokasi pelabuhan terpilih dengan menggunakan analisis TOWS dan menggunakan matriks QSPM untuk menetapkan prioritas strategi. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Dimana data primer dilakukan dengan metode survei, yaitu metode yang bertujuan untuk meminta tanggapan responden. Beberapa pendekatan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah diskusi dan wawancara dengan panduan kuesioner serta pengamatan langsung terhadap kegiatan di pelabuhan Dumai, pelabuhan Tanjung Buton, pelabuhan Tembilahan. Data sekunder akan dikumpulkan berdasarkan sumber-sumber yang terkait seperti hasil penelitian sebelumnya, hasil studi pustaka, berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan, laporan serta dokumen berbagai instansi yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan lokasi dengan menggunakan analisis SMART menunjukan kriteria teknis mempunyai bobot 0.401 selanjutnya kriteria ekonomi dengan bobot 0.304, dan terakhir kriteria lingkungan dengan bobot sebesar 0.295. Hasil akhir dari pengolahan data dengan menggunakan teknik SMART Decision score menunjukkan prioritas lokasi pelabuhan dengan nilai tertinggi yaitu pelabuhan Tanjung Buton dengan nilai 0.913, berikutnya adalah pelabuhan Dumai dengan nilai 0.867, dan yang terakhir adalah pelabuhan Tembilahan dengan nilai 0.7. Setelah didapat prioritas lokasi pelabuhan yang akan dikembangkan kemudian pelabuhan tersebut dirumuskan strategi dengan menggunakan analisis TOWS. Dari hasil analisis TOWS didapat 4 macam strategi yaitu mengoptimalkan kawasan pelabuhan, meningkatkan pelayanan agar dapat memiliki daya saing, pembenahan sistem informasi dan peningkatan pengelolaan, Mengembangkan SDM dengan perekrutan dan program pelatihan. Setelah dirumuskan strategi dengan analisis TOWS kemudian akan dipilih prioritas strategi dengan menggunakan analisis QSPM. Hasil analisis QSPM menunjukkan keempat strategi tersebut mempunyai Total Attractiveness Score yang hampir sama sehingga sulit untuk memilih atau menentukan strategi yang terbaik diantara keempat strategi tersebut. Oleh karenanya keempat strategi tersebut dapat dikombinasikan dan dikembangkan bersama.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis QSPM, Analisis SMART, Analisis TOWS QSPM Analysis, SMART Analysis, TOWS Analysis
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 10 Jun 2016 01:53
Last Modified: 19 Nov 2019 08:06
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2403

Actions (login required)

View Item View Item