Perancangan pengukuran kinerja pt bank perkreditan rakyat (bpr) parasahabat dengan pendekatan balanced scorecard

Yulianti, Dyah Retno (2007) Perancangan pengukuran kinerja pt bank perkreditan rakyat (bpr) parasahabat dengan pendekatan balanced scorecard. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R35-01-Dyah-Cover.pdf - Published Version

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R35-02-Dyah-Abstract.pdf - Published Version

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R35-03-Dyah-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (325kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R35-04-Dyah-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R35-05-Dyah-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (383kB) | Preview

Abstract

Lingkungan bisnis perbankan yang semakin kompetitif dan dinamis menuntut perusahaan perbankan untuk semakin efektif dan efisien dalam mengelola sumberdaya yang dimiliki. Untuk berhasil dan tumbuh dalam persaingan yang ketat, perusahaan harus menggunakan manajemen yang diturunkan dari strategi dan kapabilitas perusahaan. Perusahaan perbankan harus bekerja keras untuk meningkatkan kinerjanya agar dapat bersaing dengan perusahaan perbankan lainnya. PT. BPR Parasahabat merupakan salah satu perusahaan perbankan yang melakukan kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit kepada masyarakat pedesaan dan pinggiran kota yang berpotensi meningkatkan usahanya serta para pelaku keuangan mikro. Namun perusahaan selama ini belum pernah melakukan pengukuran kinerja secara keseluruhan. Perusahaan masih terfokus pada tolok ukur keuangan yang bersifat jangka pendek dan mengabaikan tujuan jangka panjang seperti kepuasan pelanggan, proses bisnis internal maupun pembelajaran dan pertumbuhan. Keberhasilan yang dilihat dari kinerja keuangannya saja tidaklah memberikan gambaran secara utuh mengenai kemampuan perusahaan dalam bersaing dan terus menghasilkan profit baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Menghadapi kondisi demikian, PT. BPR Parasahabat harus lebih meningkatkan kinerja manajemennya di setiap bidang dengan memperhatikan faktor internal dan eksternal yang dimiliki. PT. BPR Parasahabat menggunakan metode pengukuran balanced scorecard sebagai suatu sistem pengukuran kinerja manajemen yang mengkaji kinerja dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan. Balanced scorecard menjadikan tahap perencanaan strategik menghasilkan sasaran strategik dan inisiatif strategik yang komprehensif, sehingga rencana strategik yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghadapi lingkungan bisnis yang kompleks. Bertitik tolak dari uraian tersebut, rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana jabaran komponen-komponen strategik (visi, misi, dan tujuan strategik) ke dalam sasaran-sasaran strategik pada keempat perspektif balanced scorecard? (2) Bagaimana strategi PT. BPR Parasahabat untuk meningkatkan kinerjanya berdasarkan perspektif balanced scorecard? (3) Apakah yang menjadi tolok ukur kinerja (key performance indicator/KPI), target dan inisiatif strategik dalam rancangan balanced scorecard PT. BPR Parasahabat? (4) Bagaimana bobot dari masing- masing perspektif dan key performance indicator (KPI) dari setiap sasaran strategik? (5) Bagaimana rancangan peta strategi PT. BPR Parasahabat?.Berdasarkan perumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah (1) Menjabarkan komponen-komponen strategik (visi, misi, dan tujuan strategik) ke dalam sasaran-sasaran strategik pada keempat perspektif balanced scorecard, (2) Merancang strategi PT. BPR Parasahabat untuk meningkatkan kinerjanya berdasarkan perspektif balanced scorecard, (3) Menentukan indikator kinerja kunci (key performance indicator/ KPI), target dan inisiatif strategik dalam rancangan balanced scorecard PT. BPR Parasahabat, (4) Menentukan bobot dari masing- masing perspektif dan key performance indicator (KPI) dari setiap sasaran strategik, serta (5) Merancang peta strategi PT. BPR Parasahabat. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah: (1) Bagi PT. BPR Parasahabat mendapatkan masukan berupa rumusan parameter-parameter kinerja yang diperlukan dalam mendukung strategi bisnis perusahaan serta memberi arahan bagi manajemen dan anggota perusahaan dalam menerjemahkan visi, misi, dan strategi perusahaan ke dalam tindakan-tindakan yang terukur dan terencana dengan baik dan (2) Bagi penulis sebagai sarana untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh dalam perkuliahan dan memberi wawasan baru mengenai perancangan balanced scorecard dalam suatu perusahaan. Penelitian dilakukan di PT. BPR Parasahabat yang berlokasi di Jl Raya Puncak 402 RT 001/06, Seuseupan, Ciawi, Bogor. Waktu penelitian adalah pada bulan Mei sampai Juli 2007. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam proses perancangan pengukuran kinerja dengan pendekatan Balanced Scorecard, analisis kualitatif dilakukan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal (SWOT analysis) dan indikator kinerja kunci (Key Performance Indicator). Analisis kuantitatif dilakukan dalam penghitungan bobot (scoring criteria) terhadap keempat perspektif dan indikator kinerja kunci serta penetapan skala penilaian kinerja. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dengan diskusi, wawancara dan penyebaran kuesioner dengan pihak manajemen dan pihak pengawas BPR dari Bank Indonesia. Sementara data sekunder diperoleh dari studi literatur ataupun dari laporan tahunan PT. BPR Parasahabat. Pemilihan responden digunakan teknik purposive sampling method, sedangkan teknik pengolahan dan analisis data menggunakan Metode Balanced Scorecard, Metode Pembobotan Paired Comparison dan Teknik Rentang Kriteria. Hasil yang diperoleh dari perancangan pengukuran kinerja dengan pendekatan Balanced Scorecard PT. BPR Parasahabat adalah sebagai berikut: 1. Diperoleh rancangan pengukuran kinerja yang terdiri dari komponenkomponen berikut: a. Visi, Misi dan Tujuan Strategik PT. BPR Parasahabat yang dijabarkan ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard b. Strategi yang ditetapkan berdasarkan faktor eksternal dan internal yang dimiliki dan dengan menggunakan metode SWOT c. Sasaran Strategik, Key Performance Indicator/KPI, Target dan Inisiatif Strategik yang diperoleh berdasarkan diskusi dengan pihak manajemen untuk mencapai tujuan PT. BPR Parasahabat d. Peta strategi (Strategy Map) perusahaan, yang disusun untuk memperjelas keterkaitan antara sasaran strategik PT. BPR Parasahabat yang telah ditetapkan. 2. Diperoleh bobot untuk setiap perspektif dan key erformance indicator/KPI dengan cara membandingkan peran antar komponen dengan menggunakan metode Paired Comparison. Pembandingan dibuat untuk menentukan seberapa kuat suatu komponen menunjang, mendominasi, mempengaruhi, atau memenuhi suatu kriteria dibanding komponen yang lain. Dari penelitian ini didapatkan hasil KPI dan bobotnya yaitu net profit before tax dengan bobot 18,02% dan tingkat NPL dengan bobot 14,01% sehingga pada perspektif keuangan bobotnya adalah 32,03%. Kesetiaan pelanggan memiliki bobot 11,96%, kepuasan pelanggan memiliki bobot 10,31% dan akuisisi pelanggan dengan bobot sebesar 7,42% sehingga perspektif pelanggan berkontribusi sebesar 29,69%. Kecepatan pencairan kredit dengan bobot sebesar 12,30%, produktivitas karyawan memiliki bobot sebesar 9,57% sehingga secara keseluruhan perspektif proses bisnis internal berkontribusi sebesar 21,87%. Pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang menjadi KPI adalah indeks kaderisasi dengan bobot 8,72% dan indeks kepuasan karyawan dengan bobot 7,69% sehingga bobot keseluruhan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran adalah 16,41%. Dengan demikian dari hasil pembobotan terhadap keempat perspektif Balanced Scorecard, manajemen memilih perspektif keuangan sebagai perspektif yang paling penting, kemudian diikuti oleh perspektif pelanggan, proses bisnis internal, dan yang terakhir adalah perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. 3. Diperoleh lima golongan kriteria keberhasilan Key Performance Indicator dengan menggunakan rumus rentang skala yaitu sebagai berikut: nilai indeks kurang dari 40% termasuk golongan capaian tidak baik dan ditunjukkan dengan warna merah. Nilai indeks 40%-60% tergolong kurang baik dengan warna kuning. Warna abu-abu menunjukkan nilai indeks di atas 60% sampai 80% dengan golongan capaian cukup baik, sedangkan warna biru menunjukkan golongan capaian baik dengan nilai indeks di atas 80% sampai 100%. Nilai indeks di atas 100% menunjukkan golongan capaian sangat baik dengan warna hijau. Penggolongan keberhasilan KPI di atas akan mempermudah PT. BPR Parasahabat dalam mengetahui hasil dari pengukuran kinerja strategiknya secara deskriptif. Penetapan warna untuk masing-masing ukuran hasil dimaksudkan untuk memudahkan pihak manajemen mengidentifikasi kinerja dari setiap KPI dan mengevaluasi pencapaian target. Dari hasil penghitungan diperoleh total indeks kinerja PT. BPR Parasahabat adalah 88,36% atau golongan capaian baik. Hal-hal yang disarankan dari penelitian ini terhadap PT. BPR Parasahabat adalah: (a) Dalam mencapai visi perusahaan, PT. BPR Parasahabat sebaiknya segera menerapkan rancangan pengukuran kinerja berdasar metode Balanced Scorecard yang telah disusun agar kemampuan dan peningkatan kinerja dari berbagai perspektif dapat diketahui dan diukur, (b) Untuk membangun Balanced Scorecard yang berhasil diperlukan dukungan yang kuat dari pihak manajemen dan konsensus dari seluruh karyawan. Untuk itu pihak manajemen PT. BPR Parasahabat perlu mensosialisasikan kegunaan dan penggunaan Balanced Scorecard kepada semua karyawan agar para karyawan menyadari bahwa penerapan Balanced Scorecard baik bagi kinerja perusahaan dan kinerja masingmasing karyawan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bank Perkreditan Rakyat, PT. BPR Parasahabat, Balanced Scorecard, Perancangan Pengukuran Kinerja.
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 24 Jun 2016 03:17
Last Modified: 24 Jun 2016 03:17
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2431

Actions (login required)

View Item View Item