Analisis faktor-faktor yang mempertimbangkan konsumen dalam memilih layanan seluler cdma prabayar di kota bogor

Barus, Muhammad Ichsan Iriady (2007) Analisis faktor-faktor yang mempertimbangkan konsumen dalam memilih layanan seluler cdma prabayar di kota bogor. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R33-01-Ichsan-Cover.pdf - Published Version

Download (328kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R33-02-Ichsan-Abstract.pdf - Published Version

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R33-03-Ichsan-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R33-04-Ichsan-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R33-05-Ichsan-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (510kB) | Preview

Abstract

Dalam waktu kurang dari 5 tahun sejak diluncurkannya pada tahun 1996, jumlah satuan sambungan seluler telah mencapai angka 6,2 juta SST (satuan sambungan telepon) pada 2001, mendekati populasi satuan sambungan telepon tetap (fixed) yang tercatat hanya 7 juta SST pada periode yang sama. Pada tahun 2003 jumlah pelanggan seluler telah melambung ke angka 18,5 juta pelanggan, jauh lebih besar dari populasi pelanggan telepon tetap. Persaingan CDMA tidak terbatas hanya pada teknologi sejenis namun juga bersaing langsung dengan teknologi seluler berlainan jenis yaitu GSM. Semakin baik dan handalnya teknologi yang digunakan oleh masing-masing operator baik yang menggunakan GSM maupun CDMA memungkinkan semakin cepatnya pertukaran data. Para operator GSM telah meningkatkan kemampuan kecepatan pertukaran datanya hingga memungkinkan seorang pelanggan dapat berkomunikasi dengan cara melihat langsung lawan bicaranya pada handset. Hambatan lain dari penetrasi pasar yang dilakukan oleh operator CDMA adalah masih minimnya informasi yang didapat oleh pelanggan dan calon pelanggan mengenai teknologi CDMA tersebut. CDMA diasumsikan oleh pelanggan sebagai telepon yang hanya menawarkan tarif murah namun minim akan berbagai fasilitas. Sebagai contoh layanan 3G yang diadopsi oleh layanan seluler berbasis GSM dapat juga diterapkan pada operator CDMA, bahkan standar 3G sendiri pada awalnya ditujukan kepada layanan seluler berbasis CDMA. Meskipun tarif murah telah menjadi kunci komunikasi yang handal bagi para operator CDMA namun masih banyak konsumen yang sulit beralih menggunakan CDMA atau setidak-tidaknya menggunakan dua layanan sekaligus yakni CDMA dan GSM. Hal ini terlihat dari penjualan handset GSM yang masih tetap besar jika dibandingkan dengan penjualan handset CDMA sendiri. Selain itu banyak konsumen yang hanya memposisikan CDMA sebagai telepon yang murah namun terbatas kepada sesamanya. Kurangnya pemahaman konsumen terhadap produk CDMA sendiri tidak ditanggapi secara benar oleh para operator. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi konsumen beralih dan memilih layanan CDMA. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut, maka dapat dirumuskan permasalahan pada penelitian ini, yaitu : (1) Faktor-faktor apakah yang dapat mempengaruhi konsumen dalam memilih layanan CDMA, khususnya untuk layanan prabayar? (2) Bagaimanakah segmentasi pelanggan CDMA khususnya layanan prabayar dilihat dari aspek psikografis dan demografis? (3) Segmen manakah yang akan menjadi target potensial ? (4)Bagaimanakah persepsi pasar terhadap layanan telekomunikasi seluler prabayar? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut : (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memilih layanan CDMA. (2) Mengidentifikasi segmentasi pelanggan layanan telekomunikasi berbasis CDMA berdasarkan aspek demografis dan psikografis serta kaitannya dengan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memilih layanan komunikasi berbasis CDMA prabayar. (3) Menentukan target pasar potensial dari segmen yang terbentuk. (4) Memetakan persepsi pasar terhadap layanan seluler berbasis teknologi CDMA. (5) Merumuskan rekomendasi strategi pemasaran dan pengembangan produk yang dapat dilakukan oleh operator CDMA di Kota Bogor. Ruang lingkup penelitian hanya dibatasi pada layanan seluler CDMA prabayar serta persaingannya terhadap layanan GSM di Kota Bogor. Penelitian tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Memilih Layanan Seluler CDMA prabayar di Kota Bogor dilakukan di Kota Bogor dan dimulai pada bulan Desember 2006. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Data dan informasi yang diperoleh dari hasil penelitian dideskripsikan berdasarkan tahapan dari tujuan penelitian. Penelitian ini sendiri mengambil tempat di Kota Bogor. Penelitian ini ditujukan pada responden yang menggunakan layanan seluler prabayar di Kota Bogor. Data-data mengenai informasi kuantitatif dikumpulkan untuk mendukung hasil pengukuran melalui beberapa alat analisis dalam penelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Cluster, analisis CHAID yang bertujuan untuk melakukan pengelompokkan dan mengidentifikasi ciri dari masing-masing kelompok, analisis Korespondensi yang digunakan untuk mengidentifikasi persespi responden, dan analisis Logit digunakan untuk mengetahui potensi relatif responden yang dikaitkan dengan beberapa karakteristik demografi maupun respondennya. Melalui hal ini diharapkan infomasi yang diperoleh dapat digunakan sebagai pedoman dalam menentukan segmen potensial. Atribut yang dianalisa adalah produk, informasi, promosi, distribusi, harga, fasilitas, inovasi dan gaya hidup. Berdasarkan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memilih layanan seluler teridentifikasi bahwa faktor yang paling mempengaruhi adalah jangkauan, kualitas suara, dan kekuatan sinyal. Sedangkan berdasarkan teknologi yang digunakan, pengguna GSM mementingkan atribut kualitas suara, jangkuan, tarif pulsa. Pengguna CDMA mementingkan atribut jangkauan, kualitas suara, dan kekeuatan sinyal, sedangkan pengguna GSM dan CDMA mementingkan atribut jangkauan, kekeuatan sinyal, dan kulitas suara. Iklan yang menjadi daya tarik layanan seluler masih ditempati oleh operator GSM yaitu Simpati. Iklan yang pernah dilihat oleh responden adalah Simpati, yang mana hal ini menunjukkan bahwa opeartro GSM lebih banyak memeunculkan promosi iklan dibandingkan operator CDMA. Fasilitas yang digunakanoleh pengguna GSM adalah layanan suara dan SMS. Alasan Responden menggunakan layanan seluler CDMA disebabkan oleh tarif yang murah dan layanan lain yang murah. Hal ini juga seseuai dengan persepsi responden yang menjadikan layanan seluler CDMA hanya sebagai layanan seluler yang menawarkan tarif murah. Banyak kelemahan yang masih dialami oleh pengguna CDMA yang diantaranya adalah seringnya terjadi putusnya percakapan secara tiba-tiba (drop call), sinyal yang lemah dan suara yang kurang bersih selain juga mobilitas yang terkotak. Hal ini berimbas terhadap kepuasan pengguna CDMA terhadap layanannya. Jika dibandingkan, pengguna GSM relatif lebih puas dari pengguna CDMA terhadap layanan selulernya. Kepuasan ini juga menyebabkan loyalitas responden pengguna GSM yang lebih besar jika dibandingkan pengguna CDMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 2 kelompok yang dibedakan berdasarkan pkografinya yaitu kelompok strivers dan kelompok experiencers.Hasil targeting menunjukkan bahwa target yang potensial adalah segmen yang cenderung entry level terhadap penggunaan layanan seluler. Jika hasil targeting dikaitkan dengan segmen yang terbentuk maka dari hasil analisis logit tersebut segmen yang potensial untuk dijadikan target pemasaran adalah segmen strivers. Persepsi responden menjadikan kartu seluler yang berbasis GSM sebagai kartu seluler yang memiliki layanan yang lengkap, serta kartu seluler berbasis CDMA sebagai kartu yang menawarkan tarif murah. Implikasi manajerial yang dapat disarankan kepada operator CDMA adalah memperbaiki infrastruktur layanan, mengembangkan dan mengoptimalkan layanan mobile multimedia, membuat promosi iklan yang ditujukan kepada segmenyang terbentuk selain juga meningkatkan promosi, melakukan edukasi produk seluler CDMA kepada konsumen.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Seluler, CDMA, GSM, Analisis Cluster, Analisis CHAID, Analisis Korespondensi, Analisis Logit,
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 24 Jun 2016 08:23
Last Modified: 24 Jun 2016 08:23
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2436

Actions (login required)

View Item View Item