Perancangan pengukuran kinerja dinas pertanian kabupaten bulungan dengan pendekatan balanced scorecard

Mohtari, . (2007) Perancangan pengukuran kinerja dinas pertanian kabupaten bulungan dengan pendekatan balanced scorecard. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R34-01-Mohtari-Cover.pdf - Published Version

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R34-02-Mohtari-Abstract.pdf - Published Version

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R34-03-Mohtari-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R34-04-Mohtari-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R34-05-Mohtari-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (336kB) | Preview

Abstract

Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan memiliki tugas pokok melaksanakan kewenangan daerah otonom Kabupaten Bulungan pada sektor pertanian, yang meliputi sub sektor tanaman pangan dan holtikultura, sub sektor peternakan, dan sub sektor perkebunan. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan membutuhkan rancangan pengukuran kinerja yang dapat membantu aparat dinas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Untuk sampai kepada perancangan ukuran kinerja dimaksud, manajemen dinas perlu menetapkan komponen-komponen strategik Dinas, berupa visi, misi, sasaran strategik dan inisiatif strategik. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah : (a) Bagaimanakah menjabarkan komponen-komponen strategik (visi, misi, tujuan strategik, dan strategi dinas) ke dalam sasaran-sasaran strategik? (b) Bagaimana bentuk strategy map Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan? (c) Faktor-faktor apa saja yang menjadi Key Performance Indicators dalam pengukuran kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan ? dan (d) Bagaimana rancangan pengukuran kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan ? Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk : (a) Menganalisis komponen strategik dinas ke dalam sasaran-sasaran strategik pada keempat perspektif balanced scorecard, (b) Menyusun bentuk strategy map Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, (c) Menganalisis faktor-faktor yang menjadi Key Performance Indicators dalam evaluasi kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, dan (d) Menyusun rancangan pengukuran kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini melibatkan unsur manajemen, pelanggan dan stakeholder Dinas, seperti petani, pengusaha, LSM, dinas terkait, unsur pimpinan Sekretariat Kabupaten dan anggota DPRD. Penelitian yang dilaksanakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur, pada bulan Januari sampai dengan April 2007, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari focused group discussion (FGD) dan wawancara terstruktur dengan alat bantu kuesioner. Data sekunder diperoleh dengan cara studi literatur. Analisis kualitatif dilakukan untuk menjabarkan visi dan misi dinas ke dalam tujuan dan strategi, termasuk melakukan redefinisi visi Dinas. Analisis kuantitatif dilakukan dalam pembobotan perspektif dan KPI dengan metode paired comparison. Penelitian ini diawali dengan wawancara terstruktur untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman responden terhadap Renstra yang dimiliki dan dijalankan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Kemudian dilakukan FGD untuk mengkaji Visi dan misi Dinas dan dijabarkan ke dalam tujuan dan strategi dinas pada keempat perspektif BSC, kemudian dihasilkan sasaran-sasaran strategik dan inisiatif strategik. Pada setiap sasaran strategik ditetapkan ukuran kinerja yang akan dicapai dinas, kemudian dilanjutkan dengan penentuan hubungan sebab-akibat dari masing-masing sasaran strategik. Hubungan sebab-akibat dari sasaran-sasaran strategik membentuk strategy map dinas. Target ditentukan berdasarkan lag indicators pada ukuran kinerja dari setiap sasaran strategik, sedangkan inisiatif strategik ditentukan berdasarkan sasaran strategik dan lead indicators. Balanced Scorecard dinas disusun dari komponen-komponen strategik yang dihasilkan FGD. Kemudian dilakukan pembobotan keempat perspektif BSC dan key performance indicator (KPI) pada setiap perspektif. Pembobotan dilakukan oleh responden yang mewakili pelanggan dan stakeholder dinas. Pembobotan tersebut dimaksudkan untuk memperoleh tingkat kepentingan pelanggan dan stakeholder terhadap keempat perspektif dan KPI dari setiap perspektif yang telah ditentukan dalam FGD. Hasil yang diperoleh dari pembobotan adalah bahwa pelanggan dan stakeholder dinas lebih mementingkan perspektif pelanggan dan stakeholder (30,59%), kemudian perspektif proses bisnis internal (26,02%), perspektif kapasitas karyawan dan organisasi (25,71%) dan perspektif keuangan (17,68%). Sedangkan hasil pembobotan dari 10 (sepuluh) KPI yang disimpulkan dalam FGD, berdasarkan urutan tingkat kepentingannya adalah sebagai berikut : a) efisiensi penggunaan anggaran (17,68%), b) Income per Capita petani (11,19%), c) lama waktu pelayanan (10,68%), d) kepuasan pelayanan (9,95%), e) Jumlah pegawai yang tugas belajar ke pendidikan lebih tinggi dan yang ikut pelatihan teknis, fungsional dan struktural (9,56%), f) Jumlah kemitraan antara petani dengan pelaku agribisnis (9,45%), g) Kecukupan prasarana dan sarana yang diperlukan aparat dalam menunjang pelayanan (9,41%), h) Tanggapan pegawai (9,20%), i) Kehadiran pegawai (6,74), dan j) Jumlah komoditas unggulan daerah yang disertifikasi (6,13%). Hal-hal yang disarankan dari penelitian ini adalah sebelum dilakukan implementasi terhadap penggunaan rancangan Balanced Scorecard tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan agar konsep yang disusun dapat dipahami, diterima dan mendapatkan dukungan sepenuhnya. Hal tersebut menjadi kunci pertama agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya setelah rancangan tersebut dipahami, diterima dan mendapatkan dukungan, maka langkah selanjutnya adalah membuat rencana implementasi yang di dalamnya terdapat beberapa tahap yang perlu dilakukan. Langkah-langkah implementasi dituangkan dalam rencana tindak lanjut (Action Plan).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Balanced Scorecard, Kinerja, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Key Performance Indicator, Strategy Map, Paired Comparison.
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 28 Jun 2016 01:44
Last Modified: 28 Jun 2016 01:44
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2445

Actions (login required)

View Item View Item